IMPLEMENTASI METODE CERITA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN SOSIAL ANAK USIA DINI

Authors
  • Rahma Anisa

    Institut Agama Islam Al-Qur'an Al-Ittifaqiah
    Author
  • Erin Dwi Puspita

    Institut Agama Islam Al-Qur'an Al-Ittifaqiah
    Author
  • Endang Rahayu

    Institut Agama Islam Al-Qur'an Al-Ittifaqiah
    Author
  • Novita Loka

    Institut Agama Islam Al-Qur'an Al-Ittifaqiah
    Author
Keywords:
metode cerita, kemampuan sosial, anak usia dini, storytelling, pembelajaran PAUD
Abstract

Perkembangan kemampuan sosial anak usia dini merupakan aspek fundamental yang menentukan keberhasilan interaksi dan adaptasi anak dalam lingkungan sosialnya, mencakup keterampilan berkomunikasi, berempati, bekerjasama, dan menjalin relasi positif dengan orang lain. Metode cerita atau storytelling telah lama dikenal sebagai media pembelajaran efektif dalam menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak, termasuk kemampuan sosial melalui proses identifikasi anak dengan tokoh dan situasi dalam cerita. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi metode cerita dalam mengembangkan kemampuan sosial anak usia dini di lembaga PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian 9 anak didik kelompok B (usia 5-6 tahun), 2 guru kelas, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode cerita terbukti sangat efektif dengan rata-rata penurunan kategori Mulai Berkembang (MB) sebesar 81,25%, peningkatan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 39,37%, dan peningkatan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 152,5%. Delapan aspek kemampuan sosial yang diukur menunjukkan perkembangan signifikan, dengan kemampuan berkomunikasi dan tolong-menolong mencapai kategori BSB tertinggi sebesar 48% dan 50%. Strategi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai sosial mencakup pemilihan tema relevan, penggunaan tokoh role model, dan menghubungkan cerita dengan pengalaman nyata anak. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi metode cerita melalui pengayaan variasi cerita berbasis kearifan lokal, peningkatan frekuensi kegiatan bercerita, dan pelibatan orang tua dalam program literasi cerita untuk menciptakan kesinambungan pembelajaran nilai sosial.

Downloads
Download data is not yet available.
References

Afifuddin, & Saebani, B. A. (2020). Metodologi penelitian kualitatif. Pustaka Setia.

Amelia, S., & Mulyani, N. (2022). Penerapan metode dongeng dalam menanamkan sikap menghargai perbedaan pada anak TK. Jurnal Obsesi: Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4567-4580.

Arikunto, S. (2020). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Emzir. (2021). Metodologi penelitian kualitatif: Analisis data. Rajawali Pers.

Fadli, M., & Nurjanah, S. (2022). Implementasi storytelling dalam menumbuhkan perilaku prososial anak taman kanak-kanak. Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal, 5(2), 134-148.

Fitriani, R. (2021). Pengaruh metode storytelling terhadap perilaku berbagi anak kelompok B di TK Negeri Pembina. Jurnal Ilmiah Potensia, 6(2), 156-167.

Goleman, D. (2020). Emotional intelligence. Gramedia Pustaka Utama.

Hayati, F., & Ananda, R. (2022). Storytelling sebagai media pembelajaran karakter sabar dan bergiliran pada anak usia dini. Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 78-90.

Kurniawati, D. (2023). Metode cerita untuk mengembangkan kemampuan resolusi konflik anak usia 5-6 tahun. Jurnal Golden Age, 6(3), 201-215.

Kusumawati, D. (2023). Penggunaan metode mendongeng dengan media boneka tangan untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak kelompok B. Jurnal PAUD Teratai, 9(1), 78-92.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2020). Analisis data kualitatif (T. R. Rohidi, Trans.). UI Press.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Ningrum, E. P. (2023). Metode bercerita untuk meningkatkan kemampuan komunikasi anak TK kelompok B. Jurnal PAUD Agapedia, 5(1), 112-125.

Rahmawati, N., & Latifah, S. (2022). Implementasi storytelling berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan perilaku prososial anak usia 5-6 tahun. Jurnal Obsesi: Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3245-3258.

Sari, Y., & Sopian, A. (2022). Implementasi metode bercerita dalam meningkatkan kemampuan kerjasama anak usia 5-6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 45-58.

Sugiyono. (2021a). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Sugiyono. (2021b). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2021). Metode penelitian pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.

Suryani, L., & Supriadi, D. (2021). Pengembangan empati anak usia dini melalui cerita bergambar. Jurnal Tunas Siliwangi, 7(2), 89-101.

Wulandari, S., & Purwanta, E. (2021). Efektivitas metode bercerita terhadap kemampuan berbicara dan interaksi sosial anak taman kanak-kanak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 145-156.

Cover Image
Downloads
Published
2026-01-03
Section
Articles

How to Cite

IMPLEMENTASI METODE CERITA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN SOSIAL ANAK USIA DINI. (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(3), 281-290. https://cibjournal.com/index.php/sindoro/article/view/5442

Similar Articles

1-10 of 784

You may also start an advanced similarity search for this article.