Abstract
Penelitian ini membahas bagaimana pengelolaan pelatihan dakwah mampu mendorong pelaksanaan program pembinaan keagamaan di Majelis Taklim Baiturrahman menjadi lebih terarah dan efektif. Fokus kajian terletak pada cara perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pelatihan diterapkan untuk meningkatkan kapasitas para pengajar serta kualitas kegiatan keagamaan yang rutin diselenggarakan. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggambarkan bagaimana manajemen pelatihan yang tertata mampu memperkuat penyampaian materi, memperbaiki metode penyampaian dakwah, serta menciptakan suasana belajar yang lebih hidup bagi jamaah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin baik manajemen pelatihan yang dijalankan, semakin optimal pula keberlangsungan program pembinaan keagamaan, baik dari sisi kedisiplinan, keberlanjutan materi, maupun partisipasi jamaah. Dengan demikian, manajemen pelatihan dakwah yang sistematis memegang peran penting dalam meningkatkan mutu pembinaan keagamaan di Majelis Taklim Baiturrahman.
References
Afandi, A. (2019). Manajemen Pelatihan Dakwah di Lembaga Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Moleong, L.J (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Sugiyono (2020). Metode Penelitian Kualitatif: Untuk Penelitian yang Bersifat Eksploratif, Enterpretif, Interaktif, dan Konstruktif. Bandung: Alfabeta
Wayan Adi Pratama, S.Tr.Par., M.Par (2020). Pengantar Manajemen. Indramayu: Adanu Abimata
Nawawi, Hadari. (2005). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Bisnis yang Kompetitif. Gadjah Mada University Press.
Munir, M (2009). Manajemen Dakwah: Perspektif Ilmu Dakwah. Jakarta: Kencana
Rivai, Veithzal (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
Kirkpatrick, D.L,. & Kirkpatrick, J.D (2006). Evaluating Training Programs: The Four Levels. San Francisco: Berrett Koehler Publishers