IBADAH PUASA RAMADHAN DALAM PRESPEKTIF ISLAM DAN KESEHATAN
pdf

Keywords

puasa
Ramadhan
Kesehatan

How to Cite

IBADAH PUASA RAMADHAN DALAM PRESPEKTIF ISLAM DAN KESEHATAN. (2026). Tashdiq: Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 18(1), 741-750. https://cibjournal.com/index.php/tashdiq/article/view/6301

Abstract

Puasa Ramadan merupakan rukun Islam keempat yang wajib bagi umat Muslim, dengan tujuan mencapai ketakwaan melalui pengendalian yang melibatkan makan, minum, dan tindakan yang menghentikan berbuka pada waktu fajar dan maghrib. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan analisis isi dan pendekatan deskriptif, mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti Al-Quran, hadis, kitab fiqih, serta literatur medis dan penelitian ilmiah yang membahas manfaat kesehatan dari puasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puasa Ramadan tidak hanya memiliki aspek spiritual sesuai dengan Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 183 dan hadis Sahih Bukhari, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan fisik seperti detoksifikasi tubuh, menurunkan risiko penyakit jantung, meningkatkan ketahanan mental, memperbaiki kualitas tidur, dan membantu mencegah stres serta depresi. Secara khusus, puasa juga bermanfaat bagi kesehatan mata dengan menurunkan tekanan di dalam mata, memperbaiki retinopati diabetik pada penderita diabetes, dan tidak memberikan dampak negatif pada ibu hamil yang sehat selama trimester pertama dan kedua. Namun, bagi pasien yang menderita sindrom metabolik dan diabetes tipe 2, puasa dapat membantu mengontrol kadar gula darah meskipun terdapat risiko hipoglikemia. Kesimpulannya, puasa Ramadan menawarkan manfaat spiritual dan kesehatan, asalkan dilakukan sesuai dengan aturan Islam dan dipantau oleh tenaga medis agar menghindari risiko bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan penderita diabetes tipe 1. Studi ini menyarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan guna validasi manfaat puasa dalam berbagai konteks budaya dan kesehatan.

pdf

References

Al-Arouj, M., Assaad-Khalil, S., Buse, J., Fahdil, I., Fahmy, M., Hafez, S., & Hassanein, M. (2017). Recommendations for management of diabetes during Ramadan. Diabetes Research and Clinical Practic. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0168822716300825

Al-Shaarawy. (2013). Effect of Ramadan fasting on intraocular pressure in patients with glaucoma. Journal of Glaucoma. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22982881/

Andy, S. (2018). Hakikat Puasa Ramadhan dalam Perspektif Tasawuf ( Tafsir Q . S Al-Baqarah : 183 ). 1–17.

ANGGRAINI, N. (2019). Nilai-nilai edukatif dalam ibadah puasa ramadhan menurut al-ghazali dan implikasinya terhadap pembentukan karakter. INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) CURUP.

Anwar, F. (2025). Pedoman puasa ramadhan. Kantor Kementerian Agama KABUPATEN BATU BARA.

Farooq, A., et al. (2010). Does Ramadan fasting affect intraocular pressure in glaucoma patients? International Ophthalmology.

Fauzi, I. (2023). Studi Takhrij dan Syarah Hadis tentang Puasa Ramadhan. Gunung Djati Conference Series, 24, 698–704. https://conferences.uinsgd.ac.id/gdcs

Firmansyah, M. A. (2015). Pengaruh Puasa Ramadhan pada Beberapa Kondisi Kesehatan. https://www.researchgate.net/profile/Mohammad-Adi-Firmansyah/publication/311810216_Pengaruh_Puasa_Ramadhan_pada_Beberapa_Kondisi_Kesehatan/links/585bcb2708ae8fce48fa7266/Pengaruh-Puasa-Ramadhan-pada-Beberapa-Kondisi-Kesehatan.pdf

Hilda, L. (2014). Puasa dalam Kajian Islam dan Kesehatan. IAIN Sumatera Utara, 53–62.

Kemenag. (2022). tafsir alquran ayat 183.

Mappaware, N. A., Syahril, E., Royani, I., Bamahry, A., Nurmadila, N., Hamsah, M., Nulanda, M., & Mursyid, M. (2020). Puasa pada Wanita Hamil dan Menyusui. UMI Medical Journal, 5(1), 38–49.

Moro. (2016). Effects of Eight Weeks of Time-Restricted Feeding (16/8) on Basal Metabolism, Maximal Strength, Body Composition, Inflammation, and Cardiovascular Risk Factors in Resistance-Trained Males. Journal of Translational Medicine. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/27501808

Ningrum, R. W. S., Nadiah, & Kunaenih. (2024). Tinjauan puasa dalam perspektif kesehatan menurut ibnu sina. JURNAL PENELITIAN DAN PEMIKIRAN KEISLAMAN, 11(4), 378–388.

Nurjanah, Cahyono, N. A. S., & Fathan, M. N. (2023). Pengaruh puasa terhadap kesehatan tubuh, kesehatan mental, dan prestasi belajar. Journal Islamic Education, 1, 71–84.

Patterson, & Sears. (2017). Metabolic Effects of Intermittent Fasting. Annual Review of Nutrition. https://doi.org/10.1146/annurev-nutr-082018-124211

Rachmanto, E. (2024). Ibadah Puasa Ramadhan Dalam Perspektif Islam dan Kesehatan. Global Islamika: Jurnal Studi Islam Dan Pemikiran Islam. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.10622888

RAHMI, A. (2015). PUASA DAN HIKMAHNYA TERHADAP KESEHATAN FISIK DAN MENTAL SPIRITUAL. Journal Studi Penelitian,Riset Dan Pengembangan Pendidikan Islam, 3, 89–106.

Salti, I., Benard, E., Detournay, B., M., B.-B., Le Brigand, C., Voinet, C., & Jabbar, A. (2014). A population-based study of diabetes and its characteristics during the fasting month of Ramadan in 13 countries: results of the epidemiology of diabetes and Ramadan. Journal of Diabetes and Its Complications,. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1056872716300029

Sarwat, A. (2018). PUASA :SYARAT,RUKUN,YANG MEMBATALKAN. Rumah Fiqih Publishing.

Subrata, S. A., & Dewi, M. V. (2017). PUASA RAMADHAN DALAM PERSPEKTIF KESEHATAN: LITERATUR REVIEW. Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, XV.

Downloads

Download data is not yet available.