PERAN KONTEN INSTAGRAM REELS DP3AK BERSAMA IBU OJOL DALAM MENGKOMUNIKASIKAN ISU KESETARAAN GENDER DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI

Authors

  • Eka Nur Fadhilah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Author
  • Dziany Salsabilla D. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Author

Keywords:

komunikasi digital, kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, Instagram Reels, DP3AK

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya komunikasi digital dalam mendukung isu kesetaraan gender melalui studi pada konten Instagram Reels Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga (DP3AK) Provinsi Jawa Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dan efektivitas pesan visual Reels DP3AK dalam mengkomunikasikan isu kesetaraan gender dan pemberdayaan ekonomi bagi ibu-ibu pengemudi ojek online (ibu ojol).Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan analisis konten media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Reels DP3AK mampu menarik perhatian publik dan meningkatkan awareness masyarakat tentang peran perempuan dalam sektor informal. Pesan visual yang dikemas secara naratif, positif, dan autentik memperkuat citra perempuan sebagai sosok mandiri dan berdaya. Penelitian ini melibatkan 5 informan, terdiri dari dua pembimbing lapangan DP3AK dan tiga anggota komunitas ibu ojol yang aktif mengikuti pelatihan. Hasil penelitian juga memberikan rekomendasi strategi komunikasi digital yang dapat diterapkan oleh lembaga pemerintah lain dalam menyebarkan pesan pemberdayaan.Kesimpulannya, komunikasi digital melalui Instagram Reels efektif menjadi media kampanye sosial pemerintah untuk memperkuat kesadaran publik akan kesetaraan gender dan pemberdayaan ekonomi perempuan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Gender Indonesia 2023. Jakarta: BPS.

DP3AK Provinsi Jawa Timur. (2025). Laporan Program Pemberdayaan Perempuan Sektor Informal Tahun 2025. Surabaya: Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga.

Entman, R. M. (1993). Framing: Toward clarification of a fractured paradigm. Journal of Communication, 43(4), 51–58.

Mardikanto, T. (2013). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.

Nasrullah, R. (2020). Komunikasi Digital: Perspektif, Media, dan Praktik di Indonesia. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. New York: Simon & Schuster.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). New York: Free Press.

Servaes, J. (1999). Communication for Development: One World, Multiple Cultures. Cresskill, NJ: Hampton Press.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Fajar, B. (2025, 13 September). Wawancara tentang strategi komunikasi DP3AK dalam pemberdayaan perempuan. DP3AK Provinsi Jawa Timur. (Data wawancara pribadi).

Hana, H. (2025, 14 September). Wawancara mengenai pelatihan ibu ojol di DP3AK. (Data wawancara pribadi).

Observasi lapangan. (2025, September). Kegiatan pelatihan DP3AK bersama komunitas ibu ojol di Surabaya. (Catatan lapangan peneliti).

Yuni. (2025, 19 September). Wawancara mengenai pengalaman mengikuti pelatihan memasak DP3AK. [Wawancara pribadi].

Lilis. (2025, 20 September). Wawancara mengenai dampak pelatihan kecantikan terhadap peningkatan ekonomi keluarga. [Wawancara pribadi].

Downloads

Published

2025-11-13

How to Cite

PERAN KONTEN INSTAGRAM REELS DP3AK BERSAMA IBU OJOL DALAM MENGKOMUNIKASIKAN ISU KESETARAAN GENDER DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI. (2025). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(8), 231-240. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/1437

Similar Articles

11-20 of 370

You may also start an advanced similarity search for this article.