HAK ASASI MANUSIA DALAM KEBEBASAN BERPENDAPAT DAN BERDEMOKRASI: ANALISIS KASUS PEMBUBARAN PEOPLE’S WATER FORUM DI BALI
Keywords:
HAM, People’s Water Forum, Lembaga Bantuan Hukum BaliAbstract
Tulisan ini menyajikan analisis mendalam tentang pembubaran People's Water Forum (PWF) di Bali, dengan mengeksplorasi dampaknya terhadap hak asasi manusia, kebebasan berekspresi, dan demokrasi. Pembubaran mendadak PWF oleh pemerintah daerah pada tahun 2024, dengan alasan mengancam ketertiban umum dan keamanan negara, merupakan ancaman serius terhadap hak asasi manusia yang dijamin oleh hukum internasional dan Indonesia. Meskipun upaya dilakukan oleh PWF dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali untuk mencari perlindungan hukum dan intervensi dari pihak berwenang, termasuk Polisi Bali dan Komnas HAM, tidak ada kemajuan signifikan dalam penyelidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, melalui kajian literatur dan wawancara mendalam dengan pihak yang terkait. Temuan menunjukkan bahwa insiden pembubaran PWF mencerminkan tren penurunan demokrasi di Indonesia, dengan kebebasan sipil yang ditekan.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. Indeks Demokrasi Provinsi Bali 2021-2023.
Charles Tilly, Democracy, New York: Cambridge University Press, 2007, hal 8.
Fadli, Muhammad Rijal. 2021. Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum.
Kusuma, dkk. 2023. Kebebasan Berpendapat dan Kaitannya Dengan Hak Asasi Manusia (HAM). Sanskara Hukum dan HAM.
Lexy J. Moleong, 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Pasal 19 ayat (2) Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik Tahun 1966.
Pratama, dkk. 2022. Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi di Media Sosial dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Qawanin Jurnal Ilmu Hukum Vol. 3, No. 1.
Wahyuni, Desiandri. 2024. Hak Asasi Manusia (HAM) Pada Kebebasan Berpendapat/Bereksperesi dalam Negara Demokrasi di Indonesia. Jurnal Sains dan Teknologi.

