EVALUASI KEBERLANJUTAN REKLAMASI DAN REVEGETASI LAHAN PASCATAMBANG BATUBARA DI INDONESIA DALAM MENDUKUNG TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (SDGS)

Authors

  • Rizhard A. Ndolu Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana Author
  • Frengky S. Banunaek Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana Author
  • Henda V.R. Taopan Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana Author

Keywords:

Post-Mining Reclamation, Land Revegetation, Environmental Sustainability, Indonesian Coal, Sustainable Development Goals (SDGs)

Abstract

Coal mining contributes significantly to the national economy, but has negative impacts on the environment, particularly in the form of land degradation and a decline in ecosystem quality. This study aims to assess the effectiveness of reclamation and post-mining land revegetation policies for coal mines in Indonesia and their relationship with the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). The method used is qualitative descriptive through literature studies and content analysis of policies, technical reports, and previous research findings. The results show that East Kalimantan has the highest reclamation sustainability level (83.3%), followed by South Sumatra (77.7%), while other regions such as Jambi, South Kalimantan, and Bangka Belitung are still below 70%. The national average of 71.2% indicates that most regions have not yet met sustainability standards. The best performance was achieved by large companies with strong financial support and oversight, while community-based mining operations faced technical and social constraints. Reclamation activities have been proven to support SDG 13 (Climate Action) and SDG 15 (Life on Land) through enhanced carbon sequestration, restoration of biodiversity, and improvement of soil structure. Thus, post-mining reclamation plays a crucial role as a green development strategy and for national environmental sustainability.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifin, S., & Handayani, T. (2020). Kajian Dampak Aktivitas Tambang Batubara terhadap Kondisi Tanah dan Stabilitas Lahan di Kalimantan Selatan. Jurnal Rekayasa dan Pengelolaan Lingkungan, 15(2), 87–98.

Bappenas. (2019). Strategi Pembangunan Energi Nasional untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan. Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas.

Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara. (2020). Panduan Teknis Reklamasi serta Pascatambang bagi Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.

Kementerian ESDM. (2011). Statistik Pertambangan Batubara Nasional Tahun 2011. Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Kementerian ESDM. (2020). Petunjuk Teknis Reklamasi dan Rehabilitasi Lahan Pascatambang Batubara. Jakarta: Direktorat Jenderal Minerba.

Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM. (2022). Audit Nasional terhadap Pelaksanaan Reklamasi dan Revegetasi Tambang Batubara di Indonesia. Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.

Kementerian ESDM. (2014). Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 7 Tahun 2014 tentang Reklamasi dan Pascatambang Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. Jakarta: Kementerian ESDM.

Kusrini, D., Rahardjo, S., & Lestari, E. (2021). Pengaruh Penambangan Batubara terhadap Kualitas Air dan Udara di Wilayah Kalimantan Timur. Jurnal Teknologi dan Lingkungan Hidup, 18(1), 33–45.

Moleong, L. J. (2017). Pendekatan Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Pambudi, A., Hidayat, R., & Sari, D. (2020). Penilaian Implementasi Kebijakan Reklamasi pada Pertambangan Batubara di Kalimantan Timur. Jurnal Kebijakan dan Energi Pertambangan, 4(1), 45–59.

Rahman, A., Yuliani, D., & Santoso, B. (2020). Rekayasa Ekologi untuk Pemulihan dan Revegetasi Lahan Bekas Tambang Batubara. Jurnal Ekosains dan Rehabilitasi Lahan, 12(3), 121–134.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Pengembangan (R&D). Bandung: Alfabeta.

Suharto, R., & Widiastuti, M. (2021). Penilaian Efektivitas Program Reklamasi dalam Pemulihan Ekosistem Tambang Batubara. Jurnal Sumber Daya Alam dan Lingkungan Berkelanjutan, 8(2), 145–158.

Susanto, E. (2021). Evaluasi Kinerja Reklamasi serta Pengelolaan Lingkungan pada Tambang Batubara di Indonesia. Jurnal Kajian Pembangunan Lingkungan, 6(2), 67–80.

UNDP. (2021). Laporan SDGs 2021: Pemulihan dan Pembangunan untuk Semua. New York: United Nations Development Programme.

Wibowo, D., Prasetyo, A., & Nurfadilah, H. (2021). Perbandingan Pelaksanaan Reklamasi antara Pertambangan Skala Besar dan Kecil di Indonesia. Jurnal Pertambangan Berkelanjutan Indonesia, 3(2), 101–112.

Widyastuti, N., & Fathurrahman, M. (2022). Pemanfaatan Spesies Tanaman Lokal untuk Revegetasi Lahan Pascatambang Batubara di Kalimantan Timur. Jurnal Bioteknologi dan Reklamasi Lahan Tropis, 5(1), 25–37.

Yusuf, A. (2021). Kajian Keberhasilan Revegetasi dan Stabilitas Lereng pada Lahan Pascatambang Batubara. Jurnal Reklamasi dan Restorasi Ekosistem Tambang, 2(2), 55–70.

Downloads

Published

2025-12-03

How to Cite

EVALUASI KEBERLANJUTAN REKLAMASI DAN REVEGETASI LAHAN PASCATAMBANG BATUBARA DI INDONESIA DALAM MENDUKUNG TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (SDGS). (2025). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(9), 171-180. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/2669

Similar Articles

51-60 of 78

You may also start an advanced similarity search for this article.