KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MEMBANGUN TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA
Keywords:
komunikasi interpersonal, toleransi beragama, hambatan komunikasi, Puja MandalaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk komunikasi interpersonal serta hambatan yang dihadapi antarumat beragama di Puja Mandala, Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal di Puja Mandala terjalin secara terbuka, harmonis, dan saling menghargai, baik melalui komunikasi verbal seperti dialog dan koordinasi kegiatan, maupun nonverbal seperti sikap saling menyapa dan bekerja sama dalam kegiatan sosial. Hambatan yang muncul lebih disebabkan oleh perbedaan persepsi dan kesalahpahaman pesan, bukan oleh perbedaan keyakinan. Berdasarkan teori komunikasi interpersonal Joseph A. DeVito (2016), komunikasi yang efektif menuntut kejelasan, empati, dan umpan balik yang baik. Dengan demikian, komunikasi interpersonal yang terjalin di Puja Mandala berperan penting dalam menumbuhkan toleransi, saling pengertian, dan keharmonisan antarumat beragama.
Downloads
References
Apulina, S. S. (2021). Pola Komunikasi Umat Beragama Untuk Mempererat Persaudaraan di Desa Samura Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo. 0105172179, 1–81.
Ath-Thariq. (2020). Institut Agama Islam Negeri. Excutive Summary, 02(23), 57168.
DeVito, J. (2001). The interpersonal communication book / Joseph A. DeVito, Hunter College of the City University of New York. 3(1), 1–20.
Nediari, A. (2014). Sebagai Upaya Konservasi Budaya Bangsa Khususnya pada Perancangan Interior hasil dan pembahasan Provinsi Bali. Humaniora, 5(1), 521–540.
Wanesari, S. K., Prayitno, J., & Widaswara, R. Y. (2023). Komunikasi Sosial Dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama di Kelurahan Cakranegara Selatan Baru. Samvada : Jurnal Riset Komunikasi, Media, Dan Public Relation, 2(2), 181–193. https://doi.org/10.53977/jsv.v2i2.1315

