FAKTOR PEMBENTUK KEPERCAYAAN DIRI DAN KEMAMPUAN MENYESUAIKAN DIRI REMAJA DARI KELUARGA BROKEN HOME DI RT 03 RW 01 DESA JIMBARAN WETAN KECAMATAN WONOAYU KABUPATEN SIDOARJO

Authors

  • Nadia Putri Damayanti Universitas Negeri Surabaya Author
  • Raden Roro Nanik Setyowati Universitas Negeri Surabaya Author

Keywords:

kepercayaan diri , penyesuaian diri, broken home , pendidikan keluarga

Abstract

Broken home adalah keluarga yang tidak harmonis ditandai dengan seringnya terjadi konflik, atau masalah dalam keluarga. Kondisi keluarga broken home dapat memberikan dampak terhadap perilaku sosial anak dalam keluarga tersebut. Perilaku sosial merupakan tingkah laku atau perbuatan seseorang yang ditunjukkan melalui perasaan, tindakan dan sikap. Dalam penelitian ini menyoroti perilaku sosial percaya diri dan mampu menyesuaikan diri pada remaja dari keluarga broken home. Dalam penelitian ini, digunakan teori faktor pembentuk perilaku sosial menurut Baron dan Byrne (2003). Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor pembentuk perilaku sosial percaya diri dan mampu menyesuaikan diri pada remaja dari keluarga broken home di RT 03 RW 01 Desa Jimbaran Wetan Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, setiap subjek menunjukkan bahwa mereka membentuk kepercayaan diri dan kemampuan menyesuaikan diri berdasarkan kelima faktor pembentuk perilaku sosial, yakni faktor perilaku dan karakter orang lain, faktor proses kognitif, faktor lingkungan fisik, faktor budaya, dan faktor biologis. Namun demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan fisik tidak memberikan pengaruh terhadap rasa percaya diri subjek, meskipun berpengaruh terhadap kemampuan menyesuaikan diri mereka.

Kata Kunci: Broken home, Remaja, Percaya Diri, Mampu Menyesuaikan Diri

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfaruqi, M. M. D., & Laksmawati, H. (2023). Penyesuaian diri pada remaja pasca perceraian orang tua. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 10(03), 511-530.

Anggraeni, N. A., & Budisiwi, H. (2024). Analisis Dampak Perceraian Orang Tua terhadap Perilaku Negatif Remaja Di Desa Cibelok Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang. Prosiding Seminar Nasional Literasi dan Pedagogi (SRADA). 80-87.

Angraini, M. (2022). Perilaku Sosial Remaja Dari Keluarga Broken home di Kelurahan Bentiring Kota Bengkulu (Doctoral dissertation, Uin Fatmawati Sukarno Bengkulu). 1-77.

Aprilyani, Ratnasartika. (2023). Psikologi Keluarga. Padang:Get Press Indonesia.

Ariyanto, K. (2023). Dampak Keluarga Broken home Terhadap Anak. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 3(1), 15-23.

Awaru, A. O. T. (2021). Sosiologi Keluarga. Bandung:Media Sains Indonesia.

Baron, R. A. & Byrne, D. 2003. Psikologi Sosial Jilid 1 (Terjemahan). Jakarta:Erlangga.

Batubara, U. K. (2022). Analisis Dampak Perceraian Orang Tua terhadap Kepercayaan Diri Remaja. (Doctoral Dissertation, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat). 1-58.

Bulan, Y. E., Zahra, Z., & Nisa, I. K. (2022). Pengaruh Lingkungan Sosial terhadap Perkembangan Mental Remaja. TAUJIHAT: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 99-115.

Diyah, H., & Afrizal, S. (2021). Peran Keluarga dalam Pembelajaran Online Pada Masa Pandemi Covid-19. Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, & Antropologi, 5(1). 21-36.

Dokumen Kelurahan Jimbaran Wetan

Fikri, M. (2022). Keberagamaan Dan Perilaku Sosial Remaja Akibat Perceraian Orang Tua (Studi Kasus di Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjung Balai). (Doctoral Dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara). 1-62.

Harahap, A. C. P., Yasri, A., Mahyani, A., Syahputri, E., Aufa, N. B., Siregar, N. S. B., & Hidayati, S. (2024). Studi Literatur Dampak Perceraian Orangtua terhadap Hubungan Sosial dan Sikap Egois Anak di SMK Swasta Mandiri. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2). 653-658.

Hurlock, E. B. (1989). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Terjemahan). Jakarta:Erlangga.

Indrawati, E., & Rahimi, S. (2019). Fungsi keluarga dan self control terhadap kenakalan remaja. Ikra-Ith Humaniora: Jurnal Sosial dan Humaniora, 3(2). 86-93.

Indriani, A. L. (2023). Kenakalan Remaja Akibat Perceraian Orang Tua (Doctoral dissertation, IAIN Ponorogo). 24-36.

Jamaluddin, J., & Nanda, A. (2016). Buku Ajar Hukum Perkawinan. Sulawesi:Unimal Press.

Krisphianti, Y. D., Setyaputri, N. Y., & Gumilang, G. S. (2021). Ground, Understand, Revise, Use (GURU) Untuk Percaya Diri REmaja SMK Bisa. Pasuruan:Penerbit Qiara Media.

Mulyani, RR, Belni, WP, & Andini, S. (2021). Gambaran Penyesuaian Diri Remaja yang Diasuh oleh Orangtua Single Mother dan Single Father. Jurnal Konseling Care , 4 (1), 1-6.

Murdiyanto, E. (2020). Penelitian Kualitatif (Teori dan Aplikasi disertai contoh proposal). Yogyakarta:UPN Veteran Yogyakarta.

Pemerintah Desa Jimbaran Wetan. (2024). Profil resmi Desa Jimbaran Wetan. Diakses pada 26 Juni 2025, dari https://jimbaranwetan.desa.id/

Rachmawati, Windi C. (2019). Promosi Kesehatan Dan Ilmu Perilaku. Malang:Wineka Media.

Rahmat, P. S. (2021). Perkembangan peserta didik. Jakarta:Bumi Aksara.

Ritzer, G. (1975). Sociology: A multiple paradigm science. The American Sociologist, 10(3), 156–167.

Riyanti, C., & Darwis, R. S. (2020). Meningkatkan kepercayaan diri pada remaja dengan metode cognitive restructuring. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 111-119.

Sarwono, Sarlito W. (2020). Psikologi Sosial Individu dan Teori-Teori Psikologi Sosial. Jakarta:Balai Pustaka.

Sarwono, Sarlito W. (2020). Psikologi sosial psikologi kelompok dan psikologi terapan. Jakarta:Balai Pustaka.

Setiawan, P. (2015). Perilaku Sosial Siswa Peserta Ekstrakurikuler Karate di Sekolah Dasar. 7.

Situmorang, M. (2023). Dampak keluarga broken home terhadap perilaku sosial remaja di Desa Terang Bulan Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara. (Doctoral dissertation, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan). 1-76.

Suandi, Sapri, & Muh Rapi. (2025). Teori Belajar Sosial Dan Implementasinya Dalam Pendidikan Islam. 1-14

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta:Alfabeta.

Suryani, A. I., Barus, A. P., Lubis, A. M., & Wirda, S. (2024). Dampak Perceraian Orang Tua terhadap Anak (Anak Broken home). AMI: Jurnal Pendidikan dan Riset, 2(1). 19-25.

Susanto, R. (2019). Perilaku sosial remaja di kelurahan lubuk durian kecamatan kerkap kabupaten bengkulu utara (Doctoral dissertation, IAIN Bengkulu). 1-80.

Syarfani, A. (2024). Dampak keluarga broken home terhadap perilaku sosial keagamaan anak di Desa Aikmel Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur (Doctoral dissertation, UIN Mataram).

Titalessy, A., & Kusumiati, R. Y. E. (2021). Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Perkembangan Sosial-Emosi Remaja. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 12(3). 362-369.

Ukoli, J. M., Mandang, J. H., & Kaumbur, G. E. (2020). Dinamika Psikologis Remaja Awal Korban Perceraian Orang Tua Yang Melakukan Kenakalan Remaja di Minahasa Utara. Psikopedia, 1(1). 45-51.

Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974.

Wardani, A. K., Suhariadi, F., & Sugiarti, R. (2022). Dampak Perceraian terhadap Perilaku Sosial Anak. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2). 2684-2690.

Willis, Sofyan S. (2021). Konseling Keluarga. Bandung:Alfabeta.

Downloads

Published

2025-12-09

How to Cite

FAKTOR PEMBENTUK KEPERCAYAAN DIRI DAN KEMAMPUAN MENYESUAIKAN DIRI REMAJA DARI KELUARGA BROKEN HOME DI RT 03 RW 01 DESA JIMBARAN WETAN KECAMATAN WONOAYU KABUPATEN SIDOARJO. (2025). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(9), 741-750. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/3140

Similar Articles

31-40 of 267

You may also start an advanced similarity search for this article.