PENGEMBANGAN WISATA BUDAYA KAMPUNG ADAT LAMAHELAN KABUPATEN FLORES TIMUR
Keywords:
Wisata Budaya; Kampung Adat Lamahelan; 6A BuhalisAbstract
Kampung Adat Lamahelan di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur,
memiliki potensi wisata budaya yang unik dengan tradisi adat,tarian
tarian tradisional, dan arsitektur tradisional yang masih terjaga.
Pengembangan pariwisata budaya di kampung ini dianalisis
menggunakan kerangka 6A Buhalis yang menonjolkan aspek atraksi
budaya, aksesibilitas, fasilitas, aktivitas, kelembagaan, dan
dukungan masyarakat. Meskipun daya tarik budaya dan partisipasi
masyarakat sangat kuat, keterbatasan fasilitas pendukung, akses
digital, dan kapasitas sumber daya manusia menjadi hambatan
pengembangan. Studi ini menekankan perlunya penguatan
infrastruktur, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan strategi
pemasaran digital untuk mewujudkan pembangunan pariwisata
budaya yang berkelanjutan serta memberikan manfaat sosial
ekonomi bagi masyarakat setempat.
Downloads
References
Amarullah, R. (2021). Pengaruh aksesibilitas digital terhadap minat kunjungan wisatawan.
Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Amarullah, R. (2023). Budaya lokal sebagai daya tarik wisata budaya di Yogyakarta. Jurnal
Pariwisata dan Budaya, 12(2), 101–115.
Aripradana, A., & Widayaningsih, N. (2006). Peran budaya lokal dalam meningkatkan kunjungan
wisatawan di Kabupaten Banyumas. Jurnal Pembangunan Daerah, 4(1), 45–56.
Buhalis, D. (2000). Marketing the competitive destination of the future. Tourism Management,
21(1), 97–116.
Nasution, A. (2023). Metodologi penelitian grounded theory. Jakarta: Rineka Cipta.
Papalangi, M. (2024). Autentisitas budaya dalam praktik pariwisata Toraja. Jurnal Antropologi
Nusantara, 9(1), 55–72.
Pemerintah Kabupaten Flores Timur. (2020). Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2020 tentang
Penyelenggaraan Kebudayaan. Larantuka: Pemerintah Kabupaten Flores Timur.
Pemerintah Kabupaten Flores Timur. (2013). Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2013 tentang
Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah. Larantuka: Pemerintah Kabupaten
Flores Timur.
Rahmani, S., Widodo, A., & Lestari, Y. (2023). Kesenjangan fasilitas dasar pada destinasi pesisir:
Studi kasus Gili Gede. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 5(3), 210–223.
Reportase NTT. (2025). Kunjungan wisatawan mancanegara di Kampung Adat Lamaholot
meningkat. Diakses 19 Agustus 2025.

