STUDI KASUS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM STERILISASI KUCING DI KECAMATAN MAYANGAN KOTA PROBOLINGGO

Authors

  • Evi Nur Aini Universitas Terbuka Author

Keywords:

Happy pet mart and vet care, Kesejahteraan hewan, Sterilisasi kucing

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak Peraturan Walikota Probolinggo Nomor 50 Tahun 2019 terhadap pertumbuhan populasi kucing melalui studi kasus sterilisasi di happy pet mart and vet care. Sterilisasi kucing merupakan praktik umum untuk mengurangi populasi kucing liar dan mencegah penyebaran penyakit berbahaya yang merugikan seperti penyebaran penyakit zoonosis dan stres akibat birahi. Perwali No. 50/2019 menekankan sterilisasi sebagai metode utama pengendalian, mengadopsi pendekatan kesejahteraan hewan sesuai rekomendasi WHO dan OIE. Studi ini mengevaluasi efektivitas Perwali menggunakan pendekatan campuran kualitatif dan kuantitatif, seperti analisis dokumen, wawancara staf dan pemilik kucing, serta observasi prosedur di klinik hewan. Hasil penelitian menunjukkan program sterilisasi di Happy Pet Mart memiliki tingkat keberhasilan 95% dan berkontribusi terhadap penurunan populasi kucing liar. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya, resistensi budaya, dan kurangnya edukasi masih perlu diatasi. Penelitian merekomendasikan penguatan peraturan, peningkatan sosialisasi, juga kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk meningkatkan regulasi dan implementasi kebijakan pengendalian populasi kucing yang lebih efektif dan berperikemanusiaan di masa yang akan datang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian KUALITATIF. Makassar: Syakir Media Press.

Azura, D., Nabila, M., & Damanik, A. S. H. (2023). Analisis dampak perilaku sterilisasi terhadap kesehatan kucing betina dan jantan. Jurnal Biologi, 1(1), 1–10

Flockhart, D. T. T., & Coel, J. B. (2018). Multistate matrix population model to assess the contributions and impacts on population abundance of domestic cats in urban areas including owned cats, unowned cats, and cats in shelters. PLOS ONE. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0192139

Irwanti, N. K. D. (2023). Upaya preventif dengan ergonomi partisipatori. Triatma Mulya Repository.

Junnur, R., & Kadarisman, Y. (2024). Analisis tindakan sosial dan etika lingkungan dalam praktik sterilisasi pada hewan peliharaan kucing di Kota Pekanbaru. Jurnal Istiqomah, 2(1), 267–274.

Kreisler, R. E., Cornell, H. N., & Levy, J. K. (2019). Decrease in population and increase in welfare of community cats in a twenty-three-year trap-neuter-return program in Key Largo, FL: The ORCAT Program. Frontiers in Veterinary Science, 6, Article 7. https://doi.org/10.3389/fvets.2019.00007

Kurniati, H., Marnita, M., & Apriliany, A. (2020). Upah jasa sterilisasi pada kucing dalam rangka menekan jumlah populasi kucing: Perspektif hukum Islam (Studi pada Klinik Hewan GRANDIA Pet Care Kota Bandar Lampung). ASAS, 12(2), 101–115.

McCarthy, R. J., Levine, S. H., & Reed, J. M. (2013). Estimation of effectiveness of three methods of feral cat population control by use of a simulation model. Journal of the American Veterinary Medical Association, 243(4), 502–511.

Muhammad, A. S., & Napitupulu, R. M. (2011). Panduan lengkap kucing (pp. 209–210).

Rahmiati, D. U., Wismandanu, O., & Anggaeni, T. K. (2020). Kontrol populasi dengan kegiatan sterilisasi kucing liar di lingkungan UNPAD.

Sulistiyarini, D. (2017). Perancangan kampanye sosial sterilisasi untuk hewan peliharaan di Jakarta (Skripsi sarjana). Universitas Telkom

Downloads

Published

2025-12-11

How to Cite

STUDI KASUS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM STERILISASI KUCING DI KECAMATAN MAYANGAN KOTA PROBOLINGGO. (2025). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(9), 1191-1200. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/3405

Similar Articles

21-30 of 76

You may also start an advanced similarity search for this article.