FENOMENA MARRIAGE IS SCARY PADA GENERASI Z: ANALISIS PERSEPSI, MEDIA SOSIAL, DAN KESIAPAN MENIKAH

Authors

  • Utari Kamila Dewi Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri, Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Aisyah Zafrina Aini Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri, Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Annisa Wahyuningtyas Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri, Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Nadine Haqqi Nurul Atsar Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri, Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Yani Achdiani Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri, Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Gina Indah Permata Nastia Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri, Universitas Pendidikan Indonesia Author

Keywords:

Marriage is Scary; Generasi Z; Media Sosial; Kesiapan Menikah; Budaya Digital; Literasi Pranikah

Abstract

Fenomena meningkatnya narasi “marriage is scary” pada generasi muda menjadi isu sosial yang berkaitan dengan perubahan budaya, perkembangan teknologi digital, serta dinamika relasi interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola, faktor pendorong, dan dampak persepsi negatif terhadap pernikahan melalui tinjauan literatur dari dua puluh artikel nasional yang terbit antara tahun 2022–2025. Metode yang digunakan adalah literature review dengan analisis tematik terhadap temuan tiap artikel, meliputi isu media sosial, kesehatan mental, kualitas hubungan, kesiapan menikah, dan perspektif sosiologi-hukum Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial, terutama TikTok, berperan signifikan dalam membentuk standar ideal pasangan, memperkuat narasi ketakutan terhadap komitmen, serta memicu fenomena fear of missing out. Selain itu, pengalaman relasi yang buruk, trust issues, ketidaksetaraan gender, dan stigma kegagalan rumah tangga turut memperkuat penundaan menikah. Fenomena ini berdampak pada perubahan sikap, meningkatnya individualisme, dan pergeseran nilai keluarga pada generasi Z. Secara keseluruhan, literatur menunjukkan perlunya penguatan literasi media, edukasi pranikah, kesiapan emosional, serta revitalisasi nilai pernikahan yang relevan dengan konteks modern. Temuan ini penting untuk memahami perubahan sosial di era digital dan memberikan dasar bagi intervensi kebijakan dan pendidikan keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alitha, R., Santoso, W. M. M., & Siscawati, M. (2023). Tinjauan budaya atas pandangan perempuan Generasi Z tentang perkawinan: Menilik fenomena ‘Marriage is Scary’. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 8(2), 403–421. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/endogami/article/view/72439

Annisa, N. M., Widhyastuti, C., Hermawan, C. F., Amos., & Nahrudin, M. N. R. (2024). Marriage readiness dan fear of commitment pada dewasa awal yang belum menikah. Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI), 6(2), 134–140. https://jurnalunibi.unibi.ac.id/ojs/index.php/JIPSI/article/view/999

Azizah, M., Aini, N. N., Sari, S., & Hamzah, M. A. (2025). Pengaruh fenomena “Marriage is Scary” terhadap stigma pernikahan dan perilaku seksual pra-nikah pada generasi muda. Etnoreflika, 14(2), 247–264. https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v14i2.3026

Daniswara, R. A., & Faristiana, A. R. (2023). Transformasi Peran dan Dinamika Keluarga di Era Digital Menjaga Keluarga dalam Revolusi Industri 4.0: Tantangan dalam Perubahan Sosial. JISPENDIORA: Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan dan Humaniora, 2(2), 29–43. https://jurnal-stiepari.ac.id/index.php/jispendiora/article/view/637

Deswinta, D., Putri, R. S., & Fauzi, M. Y. (2025). Kriteria memilih pasangan menikah bagi Gen Z berdasar standarisasi TikTok perspektif maslahah mursalah. AL-SYAKHSHIYYAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan, 7(2), 232–233. https://jurnal.iain-bone.ac.id/index.php/alsyakhshiyyah/article/view/10478

Dewi, N. A., Syahriawan, Z. Z., Musi, S., Putra, A. U., & Mashurin, F. (2025). Dampak pemanfaatan media baru terhadap interaksi komunikasi mahasiswa KPI UIN Alauddin Makassar di era Society 5.0. Jurnal Keilmuan dan Keislaman, 4(4), 664–671. https://doi.org/10.23917/jkk.v4i4.755

Fahsya, N. K. P. A., & Junaidi, A. (2025). Fenomena fear of missing out (FOMO) pada Generasi Z dalam mengikuti trend TikTok. Jurnal Kiwari, 4(1), 61–70. https://journal.untar.ac.id/index.php/Kiwari/article/view/33735

Hadiansyah, A., & Machmud, A. (2023). Strategi Penanganan Kesehatan Mental dalam Dampak Pernikahan Dini. IKRA-ITH Humaniora, 7(3), 347–356. https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/3501

Karimah, K. (2025). Literasi Pendidikan PraNikah di tengah Kecenderungan “Married is Scary”: Kajian Netizen TikTok. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 2(2), 96–106. https://ejournal.stdiis.ac.id/index.php/al-usariyah/article/download/952/461

Karinta, A. (2022). Negative Effects of Social Media Use On Mental Health In Adolescents. Media Gizi Kesmas, 11(1), 307–312. https://doi.org/10.20473/mgk.v11i1.2022.307-312

Khoirum Maslukha, N. T. P., & Arifiana, I. Y. (2022). Kecanduan Media Sosial pada Remaja. JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(1), ... https://doi.org/10.30996/jiwa.v2i1.10446

Mariska, R. N., & Sumardjijati. (2025). Pengaruh terpaan konten “Marriage Is Scary” terhadap sikap Generasi Z mengenai pernikahan. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(8), 9648–9652. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i8.8961

Mutiasari, A. I., & Sahrani, R. (2024). Hubungan kualitas berpacaran dan kecemasan menikah pada Generasi Z. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 8(3), 420–430. https://journal.untar.ac.id/index.php/jmishumsen/article/view/27346

Nafisa, S., & Kusuma Salim, I. (2022). Hubungan Media Sosial dengan Kecanduan Penggunaan Media Digital. Journal of Islamic and Contemporary Psychology, 2(1), 41–48. https://doi.org/10.25299/jicop.v2i1.9406

Oktaviani, D., & Krismono. (2025). Analysis of the Marriage Is Scary Phenomenon Among Generation Z: A Perspective of Islamic Law Sociology. Sahaja: Journal Sharia and Humanities, 4(1), 422–439. https://doi.org/10.61159/sahaja.v4i1.403

Pakarti, M. H. A., Fathiah, I., & Ulpah, G. (2023). Dampak Teknologi dan Media Sosial Terhadap Tingkat Perceraian di Era Digital: Studi Kasus pada Pasangan Milenial. As-Sakinah: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 1(2), 162–174. https://scholar.google.com.ru/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=XR78XJQAAAAJ&citation_for_view=XR78XJQAAAAJ:u-x6o8ySG0sC

Putra, A. H., Ardi, Z., Mudjiran, & Rahmaini, I. S. (2024). Analisis faktor yang memengaruhi kesiapan menikah wanita dewasa awal yang mengalami trust issues dalam hubungan romansa. Jurnal Psikologi Sosial, 22(2), 101–113. https://doi.org/10.7454/jps.2024.12

Putri, H. (2025). Marriage is scary trend: Narratives of fear of marriage for women. Glocal Society, 2(1), 11–20. https://doi.org/10.31947/gs.v2i1.45155

Rahmawati, D., & Suryani, R. (2023). Budaya digital dalam transformasi digital menghadapi era Society 5.0. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat LPPM Universitas Samawa, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.58406/jpml.v5i1.922

Razania, S. N., & Muhtadin, S. (2025). Pengaruh Media Sosial Terhadap Penurunan Minat Menikah di Kalangan Generasi Muda (Studi Kasus Penggunaan Aplikasi Media Sosial TikTok). Hujjah: Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Penyiaran Islam, 9(1), 123–136. https://jurnal.unugha.ac.id/index.php/hjh/article/view/1689

Downloads

Published

2025-12-13

How to Cite

FENOMENA MARRIAGE IS SCARY PADA GENERASI Z: ANALISIS PERSEPSI, MEDIA SOSIAL, DAN KESIAPAN MENIKAH. (2025). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(9), 1391-1400. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/3599

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

41-50 of 509

You may also start an advanced similarity search for this article.