DIKOTOMI ANTARA PERSEPSI SOSIAL YANG TERKONSTRUKSI DAN REALITAS EKONOMI PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS)

Authors

  • Claudia Widiastuti Mo’i Universitas Nusa Cendana Author
  • Maria Meliarni Bunga Universitas Nusa Cendana Author
  • Maria Yosefina Surat Universitas Nusa Cendana Author
  • Patermus K. T. A. Bala Langobelen Universitas Nusa Cendana Author
  • Cicilia Dwi Dalin Naben Universitas Nusa Cendana Author
  • Avensius Tumur Universitas Nusa Cendana Author
  • Kaisar Josep Juan Universitas Nusa Cendana Author
  • Lasarus Jehamat Universitas Nusa Cendana Author
  • Petrus Salestinus Mite Universitas Nusa Cendana Author

Keywords:

PNS, konstruksi sosial, persepsi sosial, realitas ekonomi, peran sosial, labeling

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dikotomi antara persepsi sosial yang terbentuk dalam masyarakat mengenai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan realitas ekonomi yang secara faktual dialami oleh PNS, khususnya pada level golongan rendah. Persepsi mengenai kemapanan ekonomi PNS telah berkembang menjadi konstruksi sosial yang kuat melalui reproduksi budaya, narasi historis, simbol birokrasi, serta representasi media. Sementara itu, realitas ekonomi menunjukkan bahwa sebagian besar PNS menghadapi tekanan finansial berupa keterbatasan pendapatan, tingginya biaya hidup, dan tuntutan sosial masyarakat yang menempatkan mereka sebagai kelompok ekonomi stabil. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah teori konstruksi sosial, teori peran sosial, dan teori labeling, serta merangkum hasil 15 penelitian terdahulu terkait persepsi publik dan kondisi kesejahteraan PNS. Hasil sintesis menunjukkan adanya kesenjangan yang konsisten antara persepsi publik dan kondisi ekonomi riil, yang dipengaruhi oleh kuatnya stereotip sosial dan lemahnya pemahaman masyarakat terhadap struktur penghasilan PNS. Penelitian ini menegaskan bahwa dikotomi tersebut berdampak pada tekanan sosial, psikologis, dan ekonomi bagi PNS serta mengindikasikan perlunya edukasi publik dan pembenahan kebijakan yang lebih akurat dalam menggambarkan kondisi kesejahteraan PNS. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian lanjutan mengenai konstruksi sosial profesi dan dinamika kesejahteraan aparatur negara.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraini, M. (2023). Persepsi publik terhadap kesejahteraan Aparatur Sipil Negara. Universitas Negeri Yogyakarta.

Becker, H. S. (1963). Outsiders: Studies in the sociology of deviance. Free Press.

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Anchor Books

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik harga konsumen dan inflasi. Badan Pusat Statistik.

Dewi, R. (2021). Representasi profesi PNS dalam persepsi publik perkotaan. Universitas Airlangga.

Eagly, A. H., & Wood, W. (2012). Social role theory. In P. A. M. Van Lange, A. W. Kruglanski, & E. T. Higgins (Eds.), Handbook of theories of social psychology (pp. 458–476). Sage Publications.

Fadillah, A. (2021). Persepsi sosial terhadap profesi Pegawai Negeri Sipil di Indonesia. Universitas Indonesia

Firmansyah, D. (2021). Persepsi masyarakat terhadap status sosial keluarga PNS. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(2), 145–158.

Herlina, S. (2022). Stereotip dan persepsi publik terhadap PNS: Analisis sosial-budaya. Universitas Pendidikan Indonesia.

Indrawan, R. (2021). Interaksi sosial dan pembentukan persepsi terhadap Aparatur Sipil Negara. Universitas Diponegoro.

Johansyah, N. (2023). Tekanan sosial dan psikologis pada ASN di era modern. Universitas Lambung Mangkurat.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. (2024). Laporan tahunan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara.

Kurniawan, A. (2024). Kesenjangan antara persepsi publik dan realitas kesejahteraan PNS. Universitas Andalas.

Latif, M., & Rahmawati, S. (2019). Kesejahteraan PNS dalam perspektif administrasi publik: Studi di pemerintah daerah. Jurnal Administrasi Negara, 8(1), 22–34.

Lestari, W., & Putra, Y. (2023). Analisis daya beli dan kesejahteraan PNS golongan rendah. Jurnal Ekonomi Publik, 12(3), 101–119.

Magor, T., Putri, D., & Halim, S. (2024). Kebijakan remunerasi ASN dan tantangan kesejahteraan. Pusat Kajian Reformasi Birokrasi Indonesia.

Mandala, F. (2022). Ketimpangan tunjangan kinerja antara pusat dan daerah: Studi di IPDN. Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Prabowo, L. (2022). Variasi tunjangan kinerja antar instansi pemerintah: Implikasi terhadap kesejahteraan ASN. Jurnal Manajemen Publik, 6(2), 55–70.

Putri, A. (2021). Gaya hidup dan tekanan sosial dalam profesi ASN. Universitas Brawijaya.

Rahmawati, D. (2024). Simbolisme profesi PNS dalam budaya Indonesia. Universitas Padjadjaran.

Rinaldi, A. (2020). Reproduksi citra birokrasi dalam reformasi administrasi publik. Universitas Indonesia.

Setyawan, B. (2023). Reproduksi citra PNS dalam pemberitaan media. Jurnal Komunikasi Nusantara, 5(1), 70–83.

Suryadi, I. (2018). Konstruksi sosial tentang kemapanan PNS dalam masyarakat Jawa (Tesis). Universitas Gadjah Mada.

Syahrul, K., & Kibtiyah, F. (2020). Analisis kebijakan tunjangan ASN: Perspektif keadilan dan pemerataan. Jurnal Kebijakan Publik, 9(2), 89–104.

Umar, H. (2020). Media sosial dan reproduksi citra profesi PNS. Jurnal Media dan Masyarakat, 4(2), 115–127.

Wijaya, R. (2023). Persepsi kelas menengah terhadap profesi PNS di Indonesia. Universitas Sebelas Maret.

Wulandari, E. (2020). Beban kerja dan kesejahteraan PNS di daerah tertinggal. Universitas Nusa Cendana.

Downloads

Published

2025-12-13

How to Cite

DIKOTOMI ANTARA PERSEPSI SOSIAL YANG TERKONSTRUKSI DAN REALITAS EKONOMI PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS). (2025). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(9), 1431-1440. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/3629

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

51-60 of 480

You may also start an advanced similarity search for this article.