ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KORUPSI DI SEKTOR PUBLIK INDONESIA

Authors

  • Rara Ameliona Saputri Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh Author
  • Afrijal Afrijal Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh Author

Keywords:

korupsi, tata kelola pemerintahan, audit internal, budaya organisasi, digital governance

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat korupsi di sektor publik Indonesia melalui pendekatan kajian literatur sistematis terhadap publikasi ilmiah tahun 2021–2025. Pendekatan ini memanfaatkan teori keagenan serta perspektif tata kelola pemerintahan untuk menelaah keterkaitan antara kontrol internal, audit internal, tata kelola pemerintahan, budaya organisasi, serta penerapan transparansi digital terhadap tingkat korupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas sistem pengendalian internal dan peran audit internal berkontribusi signifikan dalam menekan praktik korupsi, sementara pengeluaran modal dan keleluasaan (discretion) yang berlebihan cenderung meningkatkan risiko korupsi. Selain itu, budaya organisasi dengan jarak kekuasaan tinggi memperkuat kerentanan terhadap korupsi, terutama bila tidak diimbangi dengan akuntabilitas publik dan partisipasi masyarakat. Faktor eksternal seperti digitalisasi, e-government, dan keterlibatan masyarakat turut menjadi elemen penting dalam memperkuat integritas sektor publik. Penelitian ini menegaskan perlunya reformasi kelembagaan yang terintegrasi antara pengawasan internal, transformasi budaya birokrasi, dan penguatan tata kelola digital guna menekan korupsi secara sistematis dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Rara Ameliona Saputri, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

    Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

  • Afrijal Afrijal, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

    Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

References

Alif, M. dan Solihin, O. (2023) “Kajian Tinjauan Literatur dalam Penelitian Sosial,” Journal Signal, 11(2), hlm. 277–297.

Assanti, W.K. (2024) “Discretion leads to corruption in Indonesian Public Service Agency Hospitals: Governance challenges and control mechanisms,” Jurnal Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara, 10(2), hlm. 215–230. Tersedia pada: https://doi.org/10.28986/jtaken.v10i2.1632.

Badan Pusat Statistik (2023) Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) 2023.

Hadmar, A.M. dan Madamang, I. (2025) “Analysis of E-Government Implementation as an Effort to Reduce Corruption in Indonesia,” Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH), 5(2), hlm. 3036–3045. Tersedia pada: http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajshhttps://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh.

Mabel, S.N.M., Payamta, P. dan Winarna, J. (2025) “The development of fraud prevention policies in the public sector: A bibliometric analysis,” Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 29(1), hlm. 119–133. Tersedia pada: https://doi.org/10.20885/jaai.vol29.i.

Malizal, Z.Z. dan Pratama, M.A. (2025) “Digital Bureaucracy and Public Trust in Indonesia: A Governance Analysis of EGDI Trends and Regional Disparities,” Politeia : Journal of Public Administration and Political Science and International Relations, 3(2), hlm. 100–113. Tersedia pada: https://journal.idscipub.com/politeia.

Maria, E. dan Halim, A. (2021) “Public Governance dan Korupsi: Bukti Pengujian dari Indonesia Menggunakan Perspektif Teori Keagenan,” Jurnal Akuntansi, 11(3), hlm. 223–234. Tersedia pada: https://doi.org/10.33369/j.akuntansi.11.3.223-234.

Maulidi, A. Girindratama, M. W., Soeherman, B., dan Andono, F. A. (2024) “Organizational culture, power distance and corruption: The mediating role of religiosity,” The Indonesian Accounting Review, 14(2), hlm. 203–221. Tersedia pada: https://doi.org/10.14414/tiar.v14i2.4795.

Maulidi, A., Soeherman, B. dan Andono, F.A. (2025) “Corruption Risk Management: Power Distance, Organisational Culture and Corruption,” AKRUAL: Jurnal Akuntansi, 17(1), hlm. 152–168. Tersedia pada: https://doi.org/10.26740/jaj.v17n1.p.152-168.

Nurmalasari, D., Priyarsono, D.S. dan Sari, L.K. (2025) “Do internal controls improve integrity? A comparative study of central and regional governments,” Jurnal Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara, 11(1), hlm. 139–156. Tersedia pada: https://doi.org/10.28986/jtaken.v11i1.2038.

Rahmafillah, R., Putri, R.Y.A. dan Sartika, R. (2025) “The Effectives of Anti-corruption Policies in the Digital Age: A Literature Review on the Use of Technology in the Eradication of Corruption,” HERMENEUTIKA : Jurnal Ilmu Hukum, 9(2), hlm. 146–150. Tersedia pada: https://doi.org/10.33603/hermeneutika.v9i2.10043.

Shidqi, F. dan Arfiansyah, Z. (2025) “Good governance and corruption in local governments: The role of internal control and audit,” Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 29(1), hlm. 1–11. Tersedia pada: https://doi.org/10.20885/jaai.vol29.i.

Utomo, W.S., Hayat, A. dan Respati, N.W. (2025) “Efektivitas Pengendalian Internal, Peran Audit Internal, Kompleksitas Instansi Dan Opini Audit Terhadap Kasus Korupsi (Studi Empiris Pada Kementerian/Lembaga Di Indonesia),” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(6.A), hlm. 264–276.

Yudiantari, I.G.A.N. dan Yasa, G.W. (2023) “Pengungkapan Corporate Social Responsibility dan Nilai Perusahaan dengan Good Corporate Governance sebagai Pemoderasi,” E-Jurnal Akuntansi, 33(12), hlm. 3202–3219. Tersedia pada: https://doi.org/10.24843/eja.2023.v33.i12.p07.

Yusuf, G.C. Din, M. Jurana, dan Furqan A. C. (2025) “Corruption Prevention Strategies Through Improving the Quality of Financial Reports and Strengthening Human Recources in Local Goverments in Indonesia,” The Indonesian Journal of Management and Accounting, 13(1), hlm. 49–58.

Downloads

Published

2025-12-13

How to Cite

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KORUPSI DI SEKTOR PUBLIK INDONESIA. (2025). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(9), 1461-1470. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/3654

Similar Articles

51-60 of 409

You may also start an advanced similarity search for this article.