STRATEGI KOMUNIKASI PAMERAN ARSIP KKL “SAMA RASA” DALAM MENARIK MINAT PENGUNJUNG MELALUI INSTAGRAM
Keywords:
Strategi Komunikasi, Instagram, Pameran Arsip, Media Sosial, Communication Strategy, Instagram, Archive Exhibition, Social MediaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan pada pameran arsip KKL “Sama Rasa” dalam menarik minat pengunjung melalui Instagram. Pameran ini diselenggarakan oleh mahasiswa Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri Jakarta pada 21–27 April 2025 di Galeri Emiria Soenassa, Taman Ismail Marzuki. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi digital, dan wawancara mendalam dengan panitia. Analisis mengacu pada teori Groundswell Strategy (Li & Bernoff, 2020) dengan pendekatan POST (People, Objectives, Strategy, Technology). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Instagram sebagai media komunikasi utama efektif dalam membangun hubungan emosional dengan audiens, meningkatkan interaksi dua arah, dan memperluas jangkauan informasi pameran. Strategi komunikasi visual yang konsisten dan storytelling yang emosional terbukti mampu menarik minat pengunjung baik secara daring maupun luring. Dengan demikian, pemanfaatan media sosial berbasis visual seperti Instagram terbukti menjadi strategi efektif dalam promosi kegiatan pameran arsip digital.
This study aims to analyze the communication strategies applied in the “Sama Rasa” archive exhibition in attracting visitors through Instagram. The exhibition was organized by Visual Arts Education students of Universitas Negeri Jakarta and held on April 21–27, 2025, at Galeri Emiria Soenassa, Taman Ismail Marzuki. The research method used was descriptive qualitative, with data collected through observation, digital documentation, and in-depth interviews with the organizing committee. The analysis refers to the Groundswell Strategy theory (Li & Bernoff, 2020) with the POST framework (People, Objectives, Strategy, Technology). The findings reveal that using Instagram as the main communication medium is effective in building emotional engagement with the audience, enhancing two-way interactions, and expanding the exhibition’s visibility. Consistent visual communication and emotional storytelling have proven successful in attracting audiences both online and offline. Thus, visual-based social media platforms like Instagram are effective strategies for promoting digital archive exhibitions.
Downloads
References
Amalia, N., & Amalia, S. P. (2022). Media sosial sebagai media pergeseran interaksi sosial remaja. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Asia, 81–92.
Candra, A. K. (2022). Strategi Komunikasi Promosi Pariwisata Daerah oleh Duta Wisata Ikon Cak dan Ning Surabaya. DIGICOM: Jurnal Komunikasi dan Media, 94–100.
Effendy, O. U. (2018). Strategi Komunikasi dalam Interaksi dengan Mahasiswa Pertukaran Asing. Jurnal Gama Societa, 2(1), 9–16.
Helaluddin. (2019). Analisis Data Kualitatif: Sebuah Tinjauan Teori dan Praktik. Makassar: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.
Li, C., & Bernoff, J. (2020). Groundswell: Building Engagement and Growth in a Social World. Boston: Harvard Business Review Press.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wheeler, A. (2017). Designing Brand Identity. New Jersey: Wiley.
Zulkarnain. (2022). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktik. Jakarta: Komunika Press.

