REPRESENTASI PEREMPUAN DAN GAYA RIAS DALAM FILM DARI ERA KLASIK HINGGA DIGITAL
Keywords:
Representasi Perempuan, Estetika Tata Rias, Film Klasik, Era Digital, Wacana GenderAbstract
Penelitian ini mengkaji perubahan representasi perempuan dan estetika tata rias dalam film dari era klasik hingga zaman digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis visual, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana karakter perempuan dan gaya berdandan dikonstruksi dan mengalami perkembangan seiring transformasi sosial dan kemajuan teknologi perfilman. Analisis dilakukan pada film-film dari tiga periode berbeda untuk mengidentifikasi perubahan dalam peran, kepribadian, dan fungsi estetika rias perempuan dalam mendukung narasi serta mencerminkan norma budaya dan gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi perempuan dalam film mengalami diversifikasi yang signifikan, mencerminkan kemajuan sosial dan teknologi, serta pergeseran wacana gender yang semakin kompleks dan multidimensional. Temuan ini menegaskan peran penting media film dalam membentuk persepsi publik tentang perempuan dan kecantikan sepanjang perkembangan sejarah perfilman.
Downloads
References
Andriani, R. (2024). Representasi Perempuan dalam Film Indonesia. Harakat an-Nisa: Jurnal Studi Gender dan Anak, 9(2), 63-70.
Adlin, S. S., & Sani, A. (2023). Pergeseran Standar Kecantikan: Analisis Tata Rias dalam Film Indonesia Pasca-2010. Jurnal Seni Rupa, 12(1), 1–15.
G 3. Gill, R. (2007). Postfeminist media culture: Elements of a sensibility. European Journal of Cultural Studies, 10(2), 147–166. 4. Ginting, S., Sunarto, S.
Rahmiaji, L. R. (2022). Representasi Standardisasi Kecantikan Wanita dalam Film “I Feel Pretty (2018)”. Interaksi Online, 10(2), 91-101. 5.
Gunawan, R. (2021). Tata Rias sebagai Simbol Kelas Sosial dalam Film Drama Hollywood Modern. Jurnal Komunikasi Visual, 6(1), 22-35.
Kapur, J. (2012). Pengembangan karakter perempuan dalam sinema modern. Jurnal Kajian Film, 4(2), 101-115.
Mulvey, L. (1975). Visual pleasure and narrative cinema. Screen, 16(3), 6–18. https://doi.org/10.1093/screen/16.3.6.
Nugroho, D. Y., & Sutopo, D. (2020). Pengaruh Teknologi Digital pada Estetika Sinematografi dan Tata Rias Film Genre Fiksi Ilmiah. Jurnal Media dan Desain, 7(3), 150-165.
Pramesti, K. (2023). Peran Makeup Artist dalam Konstruksi Identitas Gender Karakter Film Animasi Digital. Jurnal Tata Kecantikan, 14(1), 5–18.
Rahmahani, A. I. (2020). Penerapan Tata Rias dan Busana sebagai Pendukung Status Sosial Karakter Utama dalam Film Fiksi “Rahim Puan” (Doctoral dissertation, ISI Yogyakarta).
Setyowati, D. (2022). Representasi Post-Feminism dalam Karakter Perempuan Film Aksi Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya, 11(2), 40-55. 12.
Smith, S. L., Choueiti, M., & Pieper, K. (2018). Diversifikasi representasi perempuan dalam film pada dekade 2000–2010-an. Jurnal Penelitian Komunikasi, 20(1), 30-45. 13.
Sudarsono, B. (2019). Sinema Klasik dan Standar Kecantikan: Analisis Film Bisu dan Transisi Suara. Jurnal Kajian Seni, 25(3), 190–205.
Triyani, F. (2021). Wacana Gender dan Pakaian Karakter Wanita dalam Film Indie Era Digital. Jurnal Studi Feminis, 8(2), 70-85.
Widodo, A. (2022). Evolusi Penggunaan Tata Rias CGI dan Digital Compositing dalam Pembentukan Karakter Film Fantasi. Jurnal Teknik Informatika, 15(1), 1-10.

