ANALISIS SOSIAL IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENURUNAN STUNTING MELALUI PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) DI KECAMATAN ALAK, KOTA KUPANG
Keywords:
Stunting, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Implementasi Kebijakan, Teori Partisipasi Sosial, Posyandu, Perspektif sosialAbstract
Stunting tetap menjadi isu kesehatan strategis di Kota Kupang, NTT, meskipun angka prevalensinya telah menurun menjadi 17,2% pada 2023. Kecamatan Alak tercatat sebagai wilayah dengan kasus stunting tertinggi. Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Posyandu menjadi intervensi utama penurunan stunting, namun implementasinya menghadapi kendala distribusi, keterbatasan sumber daya, dan keberagaman persepsi masyarakat. Penelitian kualitatif deskriptif ini menganalisis implementasi kebijakan PMT melalui perspektif sosial masyarakat, faktor pendorong-penghambat, dan dampaknya terhadap penurunan stunting di Kecamatan Alak. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan Informan yang ditentukan dengan teknik purposive sampling berjumlah lima orang. Lalu di analisis menggunakan Teori Partisipasi Sosial David Midgley. Hasil penelitian menunjukkan: (1) implementasi PMT berjalan melalui keterlibatan kader, petugas kesehatan, dan orang tua, namun terkendala ketidakkonsistenan jadwal dan keterbatasan dana; (2) perspektif sosial masyarakat umumnya positif namun terdapat kekhawatiran keberlanjutan program; (3) faktor pendorong meliputi komitmen pemerintah dan dedikasi kader, sementara faktor penghambat mencakup keterbatasan anggaran dan fasilitas; (4) PMT terbukti efektif menurunkan stunting dan meningkatkan kesadaran gizi orang tua. Rekomendasi mencakup penguatan kapasitas kader, optimalisasi bahan pangan lokal, peningkatan alokasi dana, dan kolaborasi lintas sektor untuk keberlanjutan program berbasis komunitas.
Downloads
References
Aprilliani, F., Sari, N., & Putri, H. (2024). Program Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan pada Balita Stunting. Indonesian Journal of Public Health Nutrition, 3(2), 12–19.
https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/download/46887/20496/
Arnstein, S. R. (1969). A Ladder of Citizen Participation. Journal of the American Planning Association, 35(4), 216–224.
https://doi.org/10.1080/01944366908977225
Dewi, I. B., et al. (2024). Tinjauan Pelaksanaan Program Pencegahan Stunting di Posyandu. Jurnal Sehat Rakyat, 10(1), 1–13.
https://journal.yp3a.org/index.php/sehatrakyat/article/download/4292/1435/18252
Dinkes Malut. (2025). Menguatkan Partisipasi Masyarakat dalam Implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Artikel Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara.
https://dinkes.malutprov.go.id/artikel/35
DPPKB Kota Kupang. (2023). Penanganan Stunting di Kota Kupang Lampaui Target.
https://dppkb.kupangkota.go.id/?p=273
Edward III, G. C. (1980). Implementing Public Policy. Congressional Quarterly Press.
Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Lokal terhadap Status Gizi Balita. Jurnal Poltekkes Aceh.
https://ejournal.poltekkesaceh.ac.id/index.php/gikes/article/download/2345/869
Edukasi dan Pendampingan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Jurnal AMSI.
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/1908
Gambaran Perkembangan Balita Stunting di Wilayah Kerja Kota Kupang. Fakultas Keperawatan, Poltekkes Kupang.
https://jurnal.poltekkeskupang.ac.id/index.php/fnj/article/download/1437/735/9381
Herlina, Raudah, S., & Husaini, M. (2025). Partisipasi Masyarakat dalam Program Penurunan Stunting di Desa Mungkur Uyam Kecamatan Juai Kabupaten Balangan. Jurnal Administrasi Publik STIA Amuntai, 12(1), 1–15.
https://ejurnal.stiaamuntai.ac.id/index.php/JMSDM/article/download/1045/833
Hutagalung, N. S., et al. (2023). Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Lokal dalam Pencegahan Stunting. Jurnal Sosmaniora, 9(1), 45–53.
https://journal.literasisains.id/index.php/sosmaniora/article/download/5319/2390/29664
Implementasi Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal Bagi Balita. Skripsi Undana.
http://skripsi.undana.ac.id/index.php?p=show_detail&id=33745
Irawan, A., et al. (2025). Efektivitas Intervensi Keperawatan Komunitas dalam Menurunkan Prevalensi Stunting pada Balita. Ners Muda, 6(2), 155–163.
https://doi.org/10.26714/nm.v6i2.18261
Kurniasari, S., et al. (2025). Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) terhadap Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Sosmaniora, 9(1), 56–63.
https://journal.literasisains.id/index.php/sosmaniora/article/download/5319/2390/29664
Lestari, D. (2025). Persepsi Masyarakat terhadap Program Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 21(1), 83–90.
https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/jkki/article/download/15066/4140
Midgley, J. (2014). Social Development: Theory and Practice (2nd ed.). SAGE Publications.
Nenobais, Y. M. (2025). Faktor yang Berhubungan dengan Partisipasi Masyarakat pada Kegiatan Posyandu. Jurnal Kesehatan Universitas Yayasan Makassar, 8(2), 1–12.
https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/552
Ngguwa, M. M. B., et al. (2025). Edukasi dan Pendampingan Program PMT untuk Menurunkan Prevalensi Stunting. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(4), 1163–1172.
https://doi.org/10.54082/jamsi.1908
Pangestu, A. J., et al. (2025). Edukasi Gizi dengan Partisipasi Masyarakat untuk Pencegahan Stunting. Public Health Care Journal, 5(8), 1–10.
https://www.e-jurnal.iphorr.com/index.php/phc/article/view/1458
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Balita Kurang Gizi. Jurnal Bunda Delima.
https://journal.bundadelima.ac.id/index.php/jkbd/article/view/106
Penderita Stunting di Kota Kupang Capai 3.462. BPK NTT.
https://ntt.bpk.go.id/wp-content/uploads/2019/09/Penderita-Stunting-di-Kota-Kupang-Capai-3.pdf
Pressman, J. L., & Wildavsky, A. B. (1984). Implementation: How Great Expectations in Washington are Dashed in Oakland (3rd ed.). University of California Press.
Rahma, F. A. (2025). Hubungan PMT dengan Status Balita Gizi Kurang di Posyandu Sukadana. Jurnal PMT Poltekkes Pontianak, 6(3), 5–12.
https://ejournal.poltekkes-pontianak.ac.id/index.php/PNJ/article/view/2048
Rahayu, S. P. (2024). Efektivitas PMT Berbasis Masyarakat dalam Pencegahan Stunting. CHM-K Applied Scientific Journals, 12(2), 1–15.
https://cyber-chmk.net/ojs/index.php/sains/article/download/963/335
Rintoni. (2025). Implementasi Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal pada Anak Balita di Kecamatan Alak. Skripsi Universitas Nusa Cendana.
http://skripsi.undana.ac.id/index.php?p=show_detail&id=33745
Rizky, F. A., & Lestari, N. (2024). Efektivitas Program PMT terhadap Penurunan Stunting di Wilayah Binaan. Jurnal Sosmaniora, 9(2), 47–54.
https://journal.literasisains.id/index.php/sosmaniora/article/view/5319
Sari, I. N., et al. (2023). Efektivitas PMT Berbahan Lokal terhadap Status Gizi Balita. Jurnal Gikes, 14(2), 86–94.
https://ejournal.poltekkesaceh.ac.id/index.php/gikes/article/download/2345/869
Sugiyono, & Rahmawati, E. S. (2024). Pendekatan Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Kunjungan Ulang Pasien. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia, 3(12), 122–127.
https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/1536
Sunarto, T., & Winarti, E. (2025). Partisipasi dan Keterlibatan Masyarakat dalam Implementasi Program 1000 HPK. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1), 1–18.
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/download/25255/17914
Zulfikar. (2024). Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Balita Kurang Gizi. Jurnal Kesehatan Bunda Delima, 6(1), 1–8.
https://journal.bundadelima.ac.id/index.php/jkbd/article/view/106

