TATA KELOLA MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DALAM MENGATASI KRISIS AIR DI KELURAHAN ALAK
Keywords:
Tata Kelola Air, Partisipasi Masyarakat, Krisis Air, Kolaborasi Pemerintah MasyarakatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola masyarakat dan peran pemerintah dalam mengatasi krisis air bersih di Kecamatan Alak, Kota Kupang. Krisis air yang terjadi dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya air, kondisi geografis, serta belum optimalnya pengelolaan dan distribusi air bersih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menggali secara mendalam dinamika partisipasi masyarakat, peran pemerintah, serta mekanisme kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan sumber daya air. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap aktor-aktor kunci yang terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat melalui musyawarah RT/RW, pemeliharaan sumur komunitas, serta pengelolaan distribusi air secara kolektif berkontribusi signifikan terhadap efektivitas dan keberlanjutan layanan air bersih. Pemerintah berperan sebagai fasilitator, regulator kebijakan, serta penyedia dukungan infrastruktur, sementara lembaga non-pemerintah mendukung penguatan kapasitas teknis dan edukasi masyarakat. Sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga pendukung membentuk sistem tata kelola air yang adaptif, responsif terhadap kondisi lokal, dan mampu meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi krisis air. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan partisipatif dan berbasis data dalam pengelolaan sumber daya air di tingkat komunitas
Downloads
References
Agatha, R. (2025). Collaborative governance dalam upaya peningkatan layanan air minum. Jurnal Hukum Administrasi Publik dan Negara, 2(4), 185–198. https://doi.org/10.62383/hukum.v2i4.427
Arianny, M., & Adisasmito, W. (2024). Collaborative governance in public health policy implementation: A literature review in the Southeast Asia region including Indonesia. Devotion Journal of Research and Community Service, 5(7), 803–810. https://doi.org/10.59188/devotion.v5i7.760
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Corsita, L., Marganingrum, D., & Iriyanto, S. (2024). Participatory action research method of drinking water supply framework innovation for local indigenous community in Indonesia. E3S Web of Conferences, 485, 04014. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202448504014
Cotler, H., Cuevas, M., Landa, R., & Frausto, J. (2022). Environmental governance in urban watersheds: The role of civil society organizations in Mexico. Sustainability, 14(2), 988. https://doi.org/10.3390/su14020988
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Dita, O., Liawati, L., Mayasari, R., Rahma, R., Jaman, J., & Putra, R. (2021). Implementasi sistem informasi masyarakat cerdas berbasis data spatial untuk pengelolaan data kependudukan di kelurahan karangpawitan kecamatan karawang barat kabupaten karawang. Jurnal Abdimas Mandiri, 5(2). https://doi.org/10.36982/jam.v5i2.1891
Hafeez, M., Ahmed, M., Bukhari, S., Rehman, L., Faridi, M., Tooba, H., … & Fatima, M. (2025). A synergistic imperative: an integrated policy and education framework for navigating the climate nexus. IJSS, 4(2), 118-124. https://doi.org/10.63544/ijss.v4i2.135
Hakim, M., Qurbani, I., Kamal, M., W., M., & Utomo, M. (2023). Collaborative governance to strengthen synergy of village governance planning in the management of peatland based on green economy in Jambi Province. Proceedings, 26–32. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-140-1_4
Junaeny, F. (2025). Policy evaluation of the community-based water and sanitation program (pamsimas) in tana tidung, north kalimantan: a qualitative study. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 24(3), 338-350. https://doi.org/10.14710/jkli.74125
Kennedy, Ü., Bacaller, S., Moody, L., Hannah, S., Dahanayake, Y., & Third, A. (2024). “the earth is dying, bro”. M/C Journal, 27(5). https://doi.org/10.5204/mcj.3085
Kosat, M., Taus, W., & Fritantus, Y. (2025). Collaborative governance dalam penanganan krisis air bersih di Desa Fafinesu B Kecamatan Insana Fafinesu Kabupaten Timor Tengah Utara. Kajian, 2(1), 185–201. https://doi.org/10.62383/kajian.v2i1.206
Matlala, L. (2025). The role of citizen-based monitoring practices in improving public service delivery in Africa: A review. Edelweiss Applied Science and Technology, 9(11), 1–17. https://doi.org/10.55214/2576-8484.v9i11.10753
Mustofa, A., Haryati, E., Syahadiyanti, L., & Kamariyah, S. (2024). Institutional development of village-owned enterprises in managing water resources and tourism villages through a stakeholder collaboration approach. Nawala Education, 1(3), 27–41. https://doi.org/10.62872/xc0tjt52
Rudi, S. (2023). Public policy in the concept of blue economy for anticipating disasters in Indonesia. BIO Web of Conferences, 70, 04002. https://doi.org/10.1051/bioconf/20237004002
Rumihin, O. (2024). Water resources management in small islands: a review of public policy implementation in the development of lekloor reservoir, nomaha island. baileofisip, 1(3), 268-280. https://doi.org/10.30598/baileofisipvol1iss3pp268-280
Sadewa, A., Agustang, A., & Pertiwi, N. (2022). Model pengelolaan air bersih berbasis masyarakat yang berwawasan lingkungan di Kota Makassar. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(2). https://doi.org/10.36312/jime.v8i2.2828
Safira, A. and Ekasari, A. (2025). Eksplorasi tata kelola masyarakat adat kampung kuta dalam pengelolaan air bersih. Bandung Conference Series Urban & Regional Planning, 5(2). https://doi.org/10.29313/bcsurp.v5i2.20805
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Supratman, S., Ilhamalimy, R., Septika, B., & Wulandari, Y. (2025). Pembangunan sosial untuk ketahanan air di desa pulau maringkik kecamatan keruak kabupaten lombok timur. Social Jurnal Inovasi Pendidikan Ips, 4(4), 603-615. https://doi.org/10.51878/social.v4i4.4126
Syafeie, A. and Azmi, N. (2025). Transformation of village governance through digital database system: participatory action research approach in battembat village. Transformasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 21(1), 226-246. https://doi.org/10.20414/transformasi.v21i1.13750
Taufik, M., Khairina, E., Hidayat, R., Kalalinggi, R., & Fadhlurrohman, M. (2022). Study of government’s strategy on clean water availability in indonesia. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(1), 111-121. https://doi.org/10.14710/jkli.21.1.111-121
Trenggana, W., Muchtar, M., & Pundenswari, P. (2025). Enhancing public services through residential area management: A public administration study on the implementation of the regional development and housing plan (RP3KP). Ilomata International Journal of Social Science, 6(1), 201–219. https://doi.org/10.61194/ijss.v6i1.1536

