DINAMIKA KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT TERHADAP PENYESUAIAN DIRI DI LINGKUNGAN KAMPUS BHAYANGKARA SURABAYA : STUDI KASUS FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
Keywords:
Kepribadian; Ekstrovert; Introvert, Penyesuaian Diri, Mahasiswa, Lingkungan KampusAbstract
Penyesuaian diri merupakan kemampuan individu untuk menyesuaikan perilaku, emosi, dan pola pikir terhadap tuntutan lingkungan baru, seperti lingkungan kampus Bhayangkara Surabaya yang menuntut interaksi sosial, kemandirian, serta tanggung jawab akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kepribadian ekstrovert dan introvert dalam proses penyesuaian diri mahasiswa di lingkungan kampus Bhayangkara Surabaya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskripsi dengan melibatkan mahasiswa dari fakultas ilmu sosial dan ilmu politik di universitas bhayangkara surabaya yang dipilih melalui teknik pengumpulan data dari setiap mahasiswa dari fakultas ilmu social dan ilmu politik. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa dengan kepribadian ekstrovert cenderung memiliki penyesuaian diri sosial yang lebih tinggi dibandingkan introvert, terutama dalam aspek komunikasi dan partisipasi kegiatan kampus. Namun, mahasiswa introvert menunjukkan kemampuan adaptasi akademik dan kontrol emosi yang lebih baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua tipe kepribadian memiliki strategi adaptasi yang berbeda namun saling melengkapi dalam konteks kehidupan kampus. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pihak konselor dan lembaga pendidikan dalam merancang program pengembangan diri yang mempertimbangkan perbedaan karakter kepribadian mahasiswa.
Downloads
References
Astuti, R., & Prasetyo, A. (2019). Perbedaan penyesuaian diri antara mahasiswa introvert dan ekstrovert di
perguruan tinggi. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 5(2), 115–126.
https://doi.org/10.xxxxx/jppk.2019.05.02.115
Carver, C. S., & Scheier, M. F. (1998). On the self-regulation of behavior. Cambridge University Press.
Costa, P. T., & McCrae, R. R. (1992). Revised NEO Personality Inventory (NEO PI-R) and NEO Five-Factor
Inventory (NEO-FFI): Professional manual. Psychological Assessment Resources.
Eysenck, H. J. (1967). The biological basis of personality. Thomas Publishing.
Handayani, M. (2020). Hubungan kepribadian dengan penyesuaian diri mahasiswa tahun pertama. Jurnal
Psikologi Udayana, 7(1), 44–56. https://doi.org/10.xxxxx/jpu.2020.44
Hidayat, T. (2021). Faktor kepribadian dan dukungan sosial dalam penyesuaian diri mahasiswa baru. Jurnal
Konseling dan Psikologi Pendidikan, 8(3), 210–222.
Kurniawan, A. (2017). Hubungan antara kepribadian dan adaptasi sosial mahasiswa di perguruan tinggi
negeri. Jurnal Psikologi Humanika, 4(1), 35–47.
Lestari, F. D. (2020). Dinamika interaksi sosial mahasiswa introvert dalam lingkungan kampus. Jurnal Ilmiah
Psikologi Terapan, 8(2), 120–134.
Nugraha, D. (2021). Perbedaan strategi adaptasi akademik mahasiswa berdasarkan tipe kepribadian. Jurnal
Pendidikan dan Perilaku Sosial, 6(4), 277–290.
Putri, M. R., & Hartono, Y. (2022). Keterkaitan kepribadian ekstrovert dengan stres akademik pada
mahasiswa aktif organisasi. Jurnal Psikologi Sosial dan Budaya, 10(3), 301–312.
Schneiders, A. A. (1964). Personal adjustment and mental health. Holt, Rinehart & Winston.
Yusuf, M., & Nur, R. (2018). Perbedaan penyesuaian sosial antara mahasiswa ekstrovert dan introvert.
Jurnal Psikologi dan Pendidikan Indonesia, 7(1), 14–26.

