PIRING HARAPAN: PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP IMPLEMENTASI PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS DI KOTA KUPANG
Keywords:
Makan Bergizi Gratis, persepsi masyarakat, gizi anak, kebijakan sosial, Kota KupangAbstract
Permasalahan gizi dan ketimpangan sosial masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan manusia di Indonesia, khususnya di wilayah timur. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak sekolah sekaligus memperkuat keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi masyarakat serta dampak sosial pelaksanaan Program MBG di SD INPRES Pasir Panjang, Kota Kupang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap siswa penerima manfaat, orang tua, guru, serta masyarakat sekitar sekolah. Data dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan konstruksi sosial untuk memahami makna program MBG dalam konteks kehidupan sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pada umumnya memiliki persepsi positif terhadap program MBG karena dianggap mampu membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak dan meringankan beban ekonomi keluarga berpenghasilan rendah. Program ini juga dinilai berkontribusi terhadap peningkatan motivasi belajar dan kehadiran siswa di sekolah. Namun demikian, ditemukan sejumlah catatan kritis, antara lain terkait variasi menu, standar keamanan pangan, serta minimnya pelibatan orang tua dan komunitas dalam perencanaan dan evaluasi program. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya ditentukan oleh distribusi makanan, tetapi juga oleh kualitas implementasi, partisipasi masyarakat, dan integrasi kebijakan lintas sektor. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi, peningkatan kualitas layanan gizi, serta mekanisme evaluasi berkelanjutan agar program MBG dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan
Downloads
References
Aji, W. T. (2025). Makan bergizi gratis di era Prabowo–Gibran: Solusi untuk rakyat atau beban baru? Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(April). https://doi.org/10.62387/naafijurnalilmiahmahasiswa.v2i2.134
Andin, A., Risti, D., Latifah, I., Panuntun, M., Nur, M., & Selviani, R. (2025). Penerapan nilai Pancasila melalui program makan bergizi gratis. Indonesian Journal of Education and Development Research, 3(1), 370–383.
Andriyanty, R. (2025). Kebijakan makan bergizi gratis (MBG): Bagaimana implementasinya? Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan, 12(2).
Arif, S., Isdijoso, W., Fatah, A. R., & Tamyis, A. R. (2020). Tinjauan strategis ketahanan pangan dan gizi di Indonesia. Smeru Research Institute.
Aziz, M. H. M. (2018). Pembangunan ekonomi. CV Nur Lina.
Dewi, K., & Suryadi, N. (2025). Keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan sebagai strategi maksimisasi kesejahteraan masyarakat dalam perspektif Islam. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 9, 16089–16096.
Fatimah, S., Rasyid, A., & Arwakon, H. O. (2024). Kebijakan makan bergizi gratis di Indonesia Timur: Tantangan, implementasi, dan solusi untuk ketahanan pangan. Journal of Governance and Policy Innovation, 4(1), 14–21.
Kiftiyah, A., Palestina, F. A., & Abshar, F. U. (2025). Implementasi nilai Pancasila dalam kebijakan sosial nasional. Pancasila: Jurnal Keindonesiaan, 5(1), 1–109.
Nasir, L. O. (2025). Perspektif orang tua siswa terhadap program makan siang gratis di SD Negeri 101 Maluku Tengah. Edukasi Elita: Jurnal Inovasi Pendidikan, 2(September), 1–15.
Penulis, T., & Makroekonomi, P. (2025). 100 hari Asta Cita ekonomi: Memuaskan? Institute for Development of Economics and Finance, 1(2), 1–45.
Sari, N. K. (2025). Efisiensi program makan gratis di Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Jurnal Masyarakat Indonesia, 1(1), 56–63.
Teguh Ansori, A. M. I. P. (2025). Penurunan stunting berbasis komunitas: Studi kasus percontohan Kalurahan Sidoluhur Kabupaten Sleman. Journal of Community Development and Disaster Management, 7(1), 339–351. https://doi.org/10.37680/jcd.v7i1.6935

