RELASI KUASA SIMBOLIK DAN REPRESENTASI MINORITAS MUSLIM DALAM STRUKTUR SOSIAL LOKAL DI DESA KIUFATU

Authors

  • Elsa Dudeltim Boimau Universitas Nusa Cendana Author
  • Anjani Tana Universitas Nusa Cendana Author
  • Nindro Esaldi Kadek Universitas Nusa Cendana Author
  • Sandiang Kaya Ndapa Namung Universitas Nusa Cendana Author
  • Sofroni Veronika Natonis Universitas Nusa Cendana Author
  • Selvanus Budiman Kasito Universitas Nusa Cendana Author

Keywords:

kekuasaan simbolik, minoritas Muslim, struktur sosial lokal

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kekuasaan simbolik terhadap posisi sosial komunitas Muslim sebagai kelompok minoritas dalam tatanan masyarakat Desa Kiufatu, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitik dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pemimpin adat, tokoh masyarakat, dan anggota komunitas Muslim, serta kajian dokumen terkait. Analisis dilakukan secara interaktif dengan merujuk pada konsep kekuasaan simbolik Pierre Bourdieu. Temuan menunjukkan bahwa interaksi sosial di Desa Kiufatu berlangsung harmonis, ditandai oleh partisipasi minoritas Muslim dalam kegiatan adat dan sosial, namun kedudukan struktural tetap tidak seimbang karena pengambilan keputusan dan otoritas simbolik dikuasai kelompok mayoritas Kristen Protestan dan Katolik. Komunitas Muslim mengadopsi strategi penyesuaian dan negosiasi simbolik untuk mempertahankan eksistensi sosial tanpa konflik terbuka. Penelitian ini menegaskan bahwa harmoni sosial dapat eksis bersamaan dengan dominasi simbolik yang subtil dalam masyarakat pedesaan multireligius.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, I. (2010). Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Pustaka Pelajar.

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The Social Construction of Reality. Anchor Books. https://doi.org/10.2307/2091417

Bo’a, F. (2021). Relasi Mayoritas–Minoritas dalam Struktur Sosial Masyarakat Nusa Tenggara Timur. Jurnal Sosiologi Reflektif, 15(2), 145–160. https://ejournal.uin-suka.ac.id/isoshum/sosiologireflektif

Bourdieu, P. (1984). Distinction: A Social Critique of the Judgement of Taste. Harvard University Press. https://doi.org/10.4324/9780203993537

Bourdieu, P. (1991). Language and Symbolic Power. Polity Press. https://doi.org/10.1007/978-1-349-21741-6

Daud, M., & Radja, Y. (2022). Keterlibatan Minoritas dalam Pemerintahan Lokal di Timor Tengah Selatan. Jurnal Ilmu Pemerintahan Nusantara, 7(1), 44–59. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jipn

Dwizatmiko, W. (2010). Kekuasaan Simbolik dalam Perspektif Pierre Bourdieu. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 14(2), 152–165. https://jurnal.ugm.ac.id/jsp

Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures. Basic Books.https://books.google.com/books?id=Eo9cAAAAMAAJ

Haryanto, A. (2015). Kuasa Simbolik dalam Kehidupan Sosial. Rajawali Pers.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Rineka Cipta.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Sage Publications. https://us.sagepub.com/en-us/nam/qualitative-data-analysis/book239534

Negeri, K. D. (2024). Data Desa dan Administrasi Wilayah Indonesia. Kemendagri.

Parekh, B. (2000). Rethinking Multiculturalism: Cultural Diversity and Political Theory. Macmillan. https://doi.org/10.1007/978-1-349-62966-0

Selatan, B. P. S. K. T. T. (2025). Kabupaten Timor Tengah Selatan dalam Angka. BPS TTS.

Seran, G. (2018). Harmoni Sosial Masyarakat Multireligius di Wilayah Pedesaan Nusa Tenggara Timur. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 20(3), 321–335. https://jmb.lipi.go.id

Seran, Y. (2018). Integrasi Sosial Antaragama di Pedesaan NTT. Jurnal Antropologi Indonesia, 39(1), 67–78https://journal.ui.ac.id/antropologi.

Subair. (2020a). Relasi Mayoritas–Minoritas dalam Masyarakat Multikultural. Jurnal Multikultural & Multireligius, 19(3), 201–220. https://jurnalharmoni.kemenag.go.id

Subair, M. (2020b). Relasi Sosial dan Toleransi Antarumat Beragama dalam Masyarakat Lokal Indonesia. Jurnal Harmoni, 19(2), 201–214. https://jurnalharmoni.kemenag.go.id

Taylor, C. (1994). The Politics of Recognition. Princeton University Press. https://press.princeton.edu/books/paperback/9780691028312

Timur, B. P. S. P. N. T. (2023). Provinsi NTT dalam Angka. BPS NTT. https://ntt.bps.go.id

Selatan, B. P. S. K. T. T. (2025). Kabupaten Timor Tengah Selatan dalam Angka. BPS TTS. https://ttskab.bps.go.id

Wattimena, R. A. A. (2012). Pengantar Filsafat Sosial: Dari Modern sampai Kontemporer. Kanisius.

Downloads

Published

2026-01-10

How to Cite

RELASI KUASA SIMBOLIK DAN REPRESENTASI MINORITAS MUSLIM DALAM STRUKTUR SOSIAL LOKAL DI DESA KIUFATU. (2026). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(10), 1211-1220. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/6097

Similar Articles

21-30 of 418

You may also start an advanced similarity search for this article.