DAMPAK BUDAYA PATRIARKI TERHADAP IBU RUMAH TANGGA SUKU BATAK TOBA DI DESA TAPIAN NAULI, KECAMATAN LINTONG NIHUTA, KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN

Authors

  • Romauli Sihombing Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sam Ratulangi Manado Author
  • Evie A. A. Suwu Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sam Ratulangi Manado Author
  • Rudy Mumu Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sam Ratulangi Manado Author

Keywords:

Budaya Patriarki, Pendidikan Perempuan, Feminisme

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya perempuan dalam menghadapi budaya patriarki di Desa Tapian Nauli, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan. Budaya patriarki di wilayah ini masih sangat kental, mempengaruhi berbagai aspek kehidupan perempuan, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun dalam akses terhadap pendidikan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi partisipatif, penelitian ini mengeksplorasi strategi-strategi yang digunakan perempuan untuk menavigasi sistem sosial yang tidak seimbang, termasuk peran mereka dalam mendobrak stereotip gender, memperjuangkan hak-hak mereka, dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hambatan budaya patriarki masih kuat, perempuan di Desa Tapian Nauli semakin menyadari potensi mereka dan berupaya aktif untuk meningkatkan posisi sosial, ekonomi dan politik mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman mengenai dampak budaya patriarki di masyarakat Desa Tapian Nauli serta relevansinya dalam konteks pemberdayaan perempuan di pedesaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Armawi, A. (2008). Kearifan lokal Batak Toba Dalihan Na Tolu dan good governance dalam birokrasi publik. Jurnal Filsafat, 2.

Basrowi, & Sukidin. (2001). Metode penelitian perspektif mikro: Grounded theory. Surabaya: Insan Cendekia.

Beauvoir, S. de. (1999). The second sex. Jakarta: Pustaka Pelajar.

Best, S., & Kellner, D. (2003). Teori postmodern: Interogasi kritis. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Bhasin, K., & Khan, N. S. (1999). Feminisme dan relevansinya. Jakarta: Gramedia.

Darmawan, A. O., & Handoyo, P. (2020). Peran ganda buruh perempuan dalam keluarga dan pekerjaan (Studi kasus PT. Sampoerna Tbk). Jurnal Ilmu Sosial dan Hukum, 9(1).

Farahuda, T. K. (2022). Keadilan gender perspektif Mansour Fakih (1953–2004). Pekanbaru: UIN Sultan Syarif Kasim.

Firmando, H. B. (2021). Kearifan lokal sistem kekerabatan Dalihan Na Tolu dalam merajut harmoni sosial di kawasan Danau Toba. Jurnal Sosial Budaya, 5, 16–36.

Koentjaraningrat. (1986). Metode-metode penelitian masyarakat. Jakarta: Gramedia.

Koentjaraningrat. (2000). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Koentjaraningrat. (2004). Manusia dan kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan.

Lestari, S. (2012). Psikologi keluarga. Jakarta: Kencana.

Marbun, M. A., & Hutapea, I. M. T. (1987). Kamus budaya Batak Toba. Jakarta: Balai Pustaka.

Mardalis. (2008). Metode penelitian: Suatu pendekatan proposal. Jakarta: Bumi Aksara.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1996). Analisis data kualitatif. Jakarta: UI Press.

Moleong, L. J. (2002). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Naim, M. (1984). Merantau: Pola migrasi suku Minangkabau. Jakarta: Pustaka Utama.

Poloma, M. M. (2003). Sosiologi kontemporer. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sigalingging, H. (2000). Tinjauan filosofis Dalihan Na Tolu sebagai falsafah hidup orang Batak. Medan: USU Press.

Sihombing, A. A. (2018). Mengenal budaya Batak Toba melalui falsafah Dalihan Na Tolu. Jurnal Lektur Keagamaan, 2.

Sihombing, T. M. (1986). Filsafat Batak tentang kebiasaan-kebiasaan adat. Jakarta: Balai Pustaka.

Silalahi, T. (2020). Patriarki dalam budaya Batak: Analisis struktural. Jakarta: Gramedia.

Sinaga, R., dkk. (2000). Adat budaya Batak dan kekristenan. Jakarta: Dian Utama.

Spradley, J. P. (1980). Participant observation. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Walby, S. (1990). Theorizing patriarchy. Oxford: Blackwell.

Walby, S. (2011). The future of feminism. Cambridge: Polity Press.

Wardani, E. C. (2020). Sosiologi keluarga. Jakarta: UNJ Press.

Wignjodipoero, S. (1995). Pengantar dan asas-asas hukum adat. Jakarta: Haji Masagung.

Willis, P. (2004). The ethnographic imagination: A critical perspective on the sociology of education. London: Palgrave Macmillan.

World Economic Forum. (2022). Global gender gap report 2022. Geneva: WEF.

Yesmil, A., & Adang. (2013). Sosiologi untuk universitas. Bandung: Refika Aditama.

Downloads

Published

2026-01-21

How to Cite

DAMPAK BUDAYA PATRIARKI TERHADAP IBU RUMAH TANGGA SUKU BATAK TOBA DI DESA TAPIAN NAULI, KECAMATAN LINTONG NIHUTA, KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN. (2026). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(10), 1851-1860. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/6941

Similar Articles

41-50 of 260

You may also start an advanced similarity search for this article.