KOMUNIKASI PEMBANGUNAN PARTISIPATIF DALAM PENCEGAHAN BULLYING PADA REMAJA USIA 15–18 TAHUN MELALUI PSIKOEDUKASI
Keywords:
Remaja, Bullying, Kesehatan Jiwa, Komunikasi Pembangunan Partisipatif, PsikoedukasiAbstract
Bullying merupakan permasalahan sosial yang masih banyak ditemukan di kalangan remaja dan berdampak negatif terhadap kesehatan jiwa. Remaja usia 15–18 tahun berada pada fase perkembangan yang rentan secara emosional dan psikologis, sehingga memerlukan pendekatan pencegahan yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga partisipatif. Komunikasi pembangunan partisipatif menjadi salah satu pendekatan yang menempatkan remaja sebagai subjek aktif dalam mengidentifikasi masalah, memahami dampak bullying, serta merumuskan sikap pencegahan secara bersama-sama. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses komunikasi pembangunan partisipatif dalam pencegahan bullying pada remaja usia 15–18 tahun melalui kegiatan psikoedukasi kesehatan jiwa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah remaja usia 15–18 tahun yang terlibat secara aktif dalam kegiatan psikoedukasi, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terbuka dan refleksi partisipan setelah kegiatan psikoedukasi berlangsung. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan remaja dalam proses komunikasi partisipatif melalui psikoedukasi mampu meningkatkan pemahaman mereka mengenai pengertian, bentuk, dan dampak bullying terhadap kesehatan jiwa, serta menumbuhkan empati dan sikap penolakan terhadap perilaku bullying. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi berbasis komunikasi pembangunan partisipatif dapat menjadi strategi preventif yang efektif dalam upaya pencegahan bullying di kalangan remaja.
Downloads
References
Arseneault, L. (2017). The long‐term impact of bullying victimization on mental health. World Psychiatry, 16(1), 27.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.
Dewi, A. S., Suryaningsih, G., Kamiliyah, L., & Ramadhani, M. D. (2025). Psikoedukasi: Pencegahan Bullying dan Penguatan Empati di Lingkungan SMK Bina Jaya Prestasi Kecamatan Tambun Selatan. Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 14(3), 21–30.
Hayyin, F., Surani, D., Panudju, A. T., & Supriyadi, S. (2025). Peningkatan Kesadaran dan Empati Siswa terhadap Bahaya Bullying Melalui Penyuluhan Interaktif. Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 236–241.
Jatipermata, F., Purnomo, A. M., Studi, P., Komunikasi, S., & Bogor, U. D. (2022). Peran komunikasi penyuluh dalam pemberdayaan peternak sapi perah pada koperasi produksi susu bogor 1,2. 12(Juni), 52–66.
Mulyana, D. (2014). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Cetakan ke 18. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Olweus, D. (2013). School bullying: Development and some important challenges. Annual Review of Clinical Psychology, 9(1), 751–780.
Palinkas, L. A., Horwitz, S. M., Green, C. A., Wisdom, J. P., Duan, N., & Hoagwood, K. (2015). Purposeful sampling for qualitative data collection and analysis in mixed method implementation research. Administration and Policy in Mental Health and Mental Health Services Research, 42(5), 533–544.
Purnomo, A. M. (2023). Bibliometric analysis of the trend of sociology of communication research topics. Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 8(2), 370–381.
Purnomo, A. M., Pratidina, G., & Setiawan, M. F. (2022). Komunikasi pemasaran perusahaan pasca pandemi: Studi respon pelanggan terhadap pesan di instagram. Jurnal Komunikatio, 8(2), 103–113.
Servaes, J. (2022). Communication for development and social change. In The Routledge handbook of nonprofit communication (pp. 23–31). Routledge.
Visty, S. A. (2021). Dampak bullying terhadap perilaku remaja masa kini. Jurnal Intervensi Sosial Dan Pembangunan (JISP), 2(1), 50–58.
Walsh, D., McCartney, G., Smith, M., & Armour, G. (2019). Relationship between childhood socioeconomic position and adverse childhood experiences (ACEs): a systematic review. J Epidemiol Community Health, 73(12), 1087–1093.

