ANALISIS CERPEN “HANTU DI SEKOLAH LAMA” DENGAN PENDEKATAN PARAFRASTIS
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini membahas cerpen “Hantu di Sekolah Lama” dengan menggunakan pendekatan parafrastik untuk memperjelas struktur makna dan unsur intrinsik cerita. Pendekatan ini dilakukan melalui penyusunan ulang isi cerita menggunakan bentuk kalimat berbeda tanpa mengubah gagasan dasar pengarang. Cerpen menggambarkan pengalaman tiga remaja yang menjelajahi sekolah tua bernama SD Kayu dan menghadapi fenomena supranatural yang membahayakan. Melalui proses parafrase, analisis berhasil menyoroti tema, alur, tokoh, latar, konflik, serta pesan moral yang menekankan bahaya tindakan impulsif dan pentingnya kehati-hatian. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode parafrastis efektif dalam memperjelas inti cerita dan memperkuat pemahaman pembaca terhadap pesan yang ingin disampaikan.
Article Details
Section
How to Cite
References
Aprianto, D. (2024). Analyzing the Paraphrasing Techniques in Academic Writing: Gender Differences. Journal of Languages and Language Teaching, 12 (1)
Hartati, T., Nurzaman, I., & Febriyanto, B. (2022). Gaya bahasa perbandingan dalam kumpulan cerpen 11:11 karya Fiersa Besari. Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 46–55.
Juniawati, A. (2018). Struktur dan Romantisme dalam Kumpulan Cerpen Kidung. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bahasa.
Nirmala, M., & Rohayani, E. (2020). Pendekatan Parafrastis Puisi ke Prosa Makna Sebuah Titipan Karya WS Rendra. Jurnal ESTUPRO, 5(1), 67–72.
Rusdi, R. N. M., Hamzah, R. A., & Syahrir, A. D. (2025). Apresiasi sastra produktif: penerapan pendekatan parafrastis dan analitis terhadap sastra anak. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 3(2), 331–341.