PENDEKATAN EMOTIF DALAM PUISI TENTU. KAU BOLEH KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis dimensi emotif dalam puisi “Tentu. Kau Boleh” karya Sapardi Djoko Damono dengan menggunakan pendekatan emotif yang berfokus pada pengungkapan perasaan dan pengalaman batin penyair. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pustaka, simak, dan catat untuk memperoleh data berupa kata, frasa, dan larik yang memuat unsur emosional. Hasil analisis menunjukkan bahwa puisi ini mengandung tiga kategori utama emosi, yaitu emosi negatif, positif, dan netral yang saling melengkapi dalam membangun keseluruhan makna puitik. Emosi negatif muncul melalui citraan kesepian, keheningan rumah, dan keletihan batin yang menggambarkan suasana psikologis penyair. Emosi positif tampak melalui metafora biologis yang mengekspresikan kasih sayang, ketulusan, dan penerimaan terhadap kehadiran sosok yang dicintai. Adapun emosi netral tercermin melalui ketegasan lembut yang menunjukkan sikap dewasa dalam menjaga keseimbangan perasaan dalam sebuah hubungan. Temuan penelitian mengungkap bahwa kekuatan puitik Sapardi terletak pada penggunaan diksi sederhana yang mampu menghadirkan lapisan emosi kompleks secara halus dan kontemplatif. Pendekatan emotif terbukti efektif untuk menggali kedalaman makna puisi ini karena memberikan ruang bagi pembacaan yang berpusat pada respons afektif, bukan sekadar struktur linguistik.
Article Details
Section
How to Cite
References
Axrorovna, M. X. (2021). Emotive Vocabulary in Literary Text. International Engineering Journal For Research & Development, 6(6), 1–5. https://doi.org/10.17605/OSF.IO/C6X5K
Blackwell, S. E., Rölver, A., Margraf, J., & Woud, M. L. (2025). The effect of positive mental imagery versus positive verbal thoughts on anhedonia. Applied Psychology: Health and Well-Being, 17(1), 1–27. https://doi.org/10.1111/aphw.12626
Damayanti, W. (2021). Kajian Kedidaktisan Novel Perempuan Berkalung Sorban Karya Abidah El Khalieqi. METAMORFOSIS: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia Dan Pengajarannya, 14(1), 53–64. https://doi.org/10.55222/metamorfosis.v14i1.972
Dewi, R., Hamzah, R. A., & Tamala, R. (2025). Penerapan Apresiasi Reseptif, Pendekatan Didaktis, Emotif dan Analitis Terhadap Sastra Anak. JURNAL WISTARA: Jurnal Pendidikan Dan Bahasa, 6, 50–58. https://doi.org/10.23969/wistara.v6i1.24455
Fitri, H. U., Syarifuddin, A., & Mayasari, A. (2021). Konsep Stoisisme Untuk Mengatasi Emosi Negatif Menurut Henry Manampiring. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 3(2), 99–104. https://doi.org/10.51214/bocp.v3i2.116
Kumala, H. K., & Darmawanti, I. (2022). Strategi Regulasi Emosi Pada Mahasiswa Dengan Banyak Peran. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 9(3), 19–29. https://doi.org/10.26740/cjpp.v9i3.46151
Lidya Ananda, Rahma Ashari Hamzah, & Hairuddin. (2025). Apresiasi Sastra Reseptif : Penerapan Pendekatan Emotif, Didaktis, dan Analitis terhadap Sastra Anak. Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 3(2), 188–206. https://doi.org/10.61132/bima.v3i2.1744
Putri, R. A., Rahmawati, S., & Wardani, D. O. K. (2025). Pendekatan Emotif dalam Cerpen Gulai Kam-Bhing dan Ibu Rapilus Karya Ahmad Tohari. Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 15(1), 14–26. https://doi.org/10.22437/pena.v15i1.43519 Research
Ruruk, S., & Bunga, S. (2022). Analisis Makna Emotif dalam Novel Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 2(4), 2022. https://doi.org/10.53769/deiktis.v2i4.498
Setiawati, A., Minarni, M., & Gismin, S. S. (2025). Emosi Negatif pada Mahasiswa Psikologi di Universitas X Makassar: Sebuah Studi Deskriptif. Jurnal Psikologi Karakter, 5(1), 178–184. https://doi.org/10.56326/jpk.v5i1.5820
Yusainy, C., Rachmayani, D., & Zahro, E. B. (2025). Sadari Emosi Sedari Dini: Psikoedukasi Pemahaman Emosi pada Usia Anak. Jurnal Publikasi Pendidikan, 15(1), 127–134. https://doi.org/10.26858/publikan.v15i1.65276