MAKNA PROSESI DAN SIMBOLIK PADA PERKAWINAN ADAT LAMPUNG PEPADUN
- Authors
-
-
Chantika Chandra Al Musya
Universitas Bandar LampungAuthor
-
- Keywords:
- Perkawinan adat, Lampung Pepadun, Customary mariage, Lampung Pepadun
- Abstract
-
Perkawinan adat Lampung Pepadun merupakan salah satu tradisi yang sarat dengan nilainilai budaya dan simbolik yang mencerminkan jati diri masyarakat Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna dan simbol-simbol yang terdapat dalam setiap tahapan prosesi perkawinan adat Pepadun, serta memahami nilai-nilai sosial, moral, dan spiritual yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap unsur simbolik seperti pakaian adat, seserahan, dan tata upacara mengandung pesan moral tentang tanggung jawab, kehormatan keluarga, musyawarah, dan penghormatan terhadap leluhur. Dengan demikian, prosesi perkawinan adat Lampung Pepadun tidak hanya berfungsi sebagai upacara pernikahan, tetapi juga sebagai media pewarisan nilai-nilai luhur dan identitas budaya masyarakat Lampung.
The traditional Lampung Pepadun wedding ceremony is one of the traditions rich in cultural and symbolic values that reflect the identity of the Lampung people. This study aims to reveal the meanings and symbols contained in each stage of the Pepadun traditional wedding procession, as well as to understand the social, moral, and spiritual values embodied within it. The results show that every symbolic element—such as traditional attire, offerings, and ceremonial arrangements—conveys moral messages about responsibility, family honor, deliberation, and respect for ancestors. Thus, the Lampung Pepadun traditional wedding ceremony functions not only as a marital ritual but also as a medium for inheriting noble values and preserving the cultural identity of the Lampung community.
- References
-
Durkheim, E. (1912). The Elementary Forms of Religious Life. New York: The Free Press.
Hadikusuma, H. (1989). Hukum Adat Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Hidayat, A. (2021). Budaya Lokal dan Identitas Masyarakat Lampung. Bandar Lampung: Universitas Lampung Press.
Koentjaraningrat. (1985). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Koentjaraningrat. (2009). Kebudayaan, Mentalitet, dan Pembangunan. Jakarta: PT Gramedia.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. California: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rahayu, D. (2019). “Nilai-Nilai Sosial dalam Upacara Adat Perkawinan Masyarakat Lampung Pepadun.” Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(1), 22–33.
Sari, N. P. (2020). “Pelestarian Adat Perkawinan Lampung di Era Modernisasi.” Jurnal Kebudayaan Nusantara, 5(2), 45–56.
Septania, M., Hasyim, A., & Yanzi, H. (2017). Implementasi Nilai Kearifan Lokal Dalam Proses Upacara Pernikahan Adat Lampung Saibatin. Jurnal Kultur Demokrasi (JKD), 5(5).
Soepomo. (1986). Bab-Bab tentang Hukum Adat. Jakarta: Pradnya Paramita.
Soerjono Soekanto. (2002). Sosiologi: Suatu Pengantar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Ter Haar, B. (1939). Asas-Asas dan Susunan Hukum Adat. Jakarta: Pradnya Paramita.
Wawancara dengan Bapak Husen Makdum Suttan Nimbang, Tokoh Adat Lampung (2025).
Zainudin Hasan, (2025). Hukum Adat. Bandar Lampung: Universitas Bandar Lampung
- Downloads
- Published
- 2025-11-03
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Tresya Pradipta G. Zakaria, Aliya Dwiyani Alulu, Jianelfa, MODEL HUKUM KOLABORATIF DALAM PENGUATAN KEMITRAAN PEMERINTAH DAERAH DAN SWASTA DI BIDANG KESEHATAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Mira Tri Astuti, Imelda Lubis, Perlindungan Hukum Terhadap Istri yang Dirugikan Akibat Perceraian sepihak , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Andre Scondery, OPTIMALISASI MEDIASI SEBAGAI SARANA PENYELESAIAN SENGKETA DI DESA BANJARAGUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fajar Kartadinata, INTOLERANSI DAN DAMPAKNYA TERHADAP INTEGRITAS MORAL PANCASILA DI ERA DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alfindo Andry Saputra,, Azizah Zulpiasari, Dielfan Juli Martin, Rafi Zafikri, Desi Hafizah, IMPLIKASI HUKUM PELAKSANAAN OTONOMI DESA DI INDONESIA PASCA PEMBENTUKAN KOPERASI MERAH PUTIH: ANTARA ANCAMAN DAN PELUANG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Helen Artemisia, UPAYA PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN KORUPSI DI LINGKUNGAN MASYARAKAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Mutiarahmah Yunessa, Rika Yudhi, Ananda Medhisya Putri, Ryou Tanto Nugraha, Muhammad Bintang, ANALISIS SENGKETA LAHAN PERSIL MILIK MASYARAKAT PENDUDUK WILAYAH NOMOR 84 III BLOK 002 DI DESA GUNUNG PUTRI KABUPATEN BOGOR DENGAN PT. GUNUNG PUTRI SEPAKAT (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 1910 K/Pdt/2019) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nabilah Luthfiah Rif’at Rohadatul’aisy , Nadin Ardila, Suryaningsi Suryaningsi, DEMOKRASI DAN HAK ASASI MANUSIA DALAM PENDIDIKAN KEDOKTERAN GIGI: ANALISIS NARATIF PENGALAMAN MAHASISWA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.