PENENGGELAMAN KAPAL IUU FISHING DI ZEE INDONESIA SEBAGAI WUJUD PELAKSANAAN HAK BERDAULAT NEGARA DI ZEE
- Authors
-
-
Raynaldi Young
Universitas Wijaya Kusuma SurabayaAuthor -
Arsita Dhiba Nabila Bibi
University Wijaya Kusuma SurabayaAuthor -
Hamim Bhavana
Universitas Wijaya Kusuma SurabayaAuthor -
Alifiansyah Ramadhan
Universitas Wijaya Kusuma SurabayaAuthor
-
- Keywords:
- Kata kunci: Hukum Laut; UNCLOS 1982; Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE); IUU Fishing; Penenggelaman Kapal; Yurisdiksi Kriminal; Hak Berdaulat; Pasal 69 Ayat (4) UU Perikanan.
- Abstract
-
Aktivitas tindak pidana Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing yang dilakukan oleh kapal berbendera asing merupakan ancaman besar bagi kedaulatan, perekonomian, dan keberlanjutan sumber daya maritim di Indonesia. Untuk memberantas kejahatan ini, Pemerintah Indonesia mengambil kebijakan ekstrem berupa penenggelaman kapal asing, yang didasarkan pada Pasal 69 Ayat (4) Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan [4]. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsistensi kebijakan penenggelaman kapal dengan rezim penegakan hukum di laut internasional, khususnya Pasal 73 Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut tahun 1982 (UNCLOS 1982) [1]. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif, hasil studi menunjukkan bahwa tindakan penenggelaman kapal, meskipun kontroversial, dapat dibenarkan sebagai tindakan penegasan kedaulatan dan hak berdaulat Indonesia di ZEE, asalkan dilakukan setelah melalui proses hukum yang sah dan berkekuatan hukum tetap (inkracht). Kebijakan ini merupakan manifestasi yurisdiksi kriminal negara pantai untuk melindungi sumber daya yang berada di bawah hak berdaulatnya.
- Author Biographies
- References
-
Peraturan Perundang-Undangan dan Konvensi
1. United Nations. (1982). United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS). Montego Bay, Jamaica: PBB.
2. Indonesia. (1985). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 1985 tentang Pengesahan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS).
3. Indonesia. (1996). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 1996 tentang Perairan Indonesia. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996 Nomor 73.
4. Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 154.
Buku
5. Djalal, Hasjim. (1995). Pengantar Hukum Laut Internasional. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
6. Kusumaatmadja, Mochtar dan Etty R. Agoes. (2010). Hukum Internasional: Bunga Rampai Hukum Laut. Cetakan Kedua. Bandung: PT Alumni.
7. Sodik, M. Dikdik. (2016). Hukum Laut Internasional dan Pengaturannya di Indonesia. Bandung: Refika Aditama.
Jurnal Ilmiah
8. Haryanto, H., & Setiyono, J. (2017). Kebijakan Penenggelaman Kapal Asing Pelaku Illegal Fishing Oleh Pemerintah Indonesia Dalam Perspektif Hukum Pidana Internasional. Law Reform, 13(1), 70–85. DOI: 10.14710/lr.v13i1.15952.
9. Disemadi, Hari Sutra, & Jamilah, Asiyah. (2020). Penegakan Hukum Illegal Fishing Dalam Perspektif UNCLOS 1982. Mulawarman Law Review, 5(1), 29-46. DOI: 10.30872/mulrev.v5i1.311.
10. Purwaka, Tommy Hendra. (2016). Tinjauan Hukum Laut Terhadap Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jurnal Mimbar Hukum, 28(2), 269–281. DOI: 10.22146/jmh.16024.
11. Yusnita, U., & Kustanti, F. H. (2023). Penenggelaman Kapal Asing Pelaku Illegal Fishing di Wilayah Laut Indonesia Dalam Perspektif Hukum Internasional. Begawan Abioso, 13(2), 105–117. DOI: 10.37893/abioso.v13i2.199.
12. Kumala, Masitha Tismanand, et.al. (2021). “Penguatan Kerja Sama Internasional Dalam Mengurangi Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Sektor Perikanan Di Indonesia”. Masalah-Masalah Hukum, Jilid 50 No.2, April. p. 123
13. Masitha Tismananda Kumala, et.al. (2020). “The Complexity of Crime in Illegal, Unreported, Unregulated Fishing (IUUF), International Conference on Science, Technology, and Environment 2020, SSRN, https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=3857853
14. Suharti, Titik and Masitha Tismananda Kumala. (2018). “Fishing Quotas Regulation as the Embodiment of Fish Resources Protection”. Advances in Economics, Business and Management Research, volume 88, 1st International Conference on Innovation in Research (ICIIR 2018)
- Downloads
- Published
- 2025-11-16
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Mohammad Rama Arya Wijaya, PERLINDUNGAN HAK MASYARAKAT ADAT SEBAGAI KELOMPOK RENTAN DI INDONESIA BERDASARKAN PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Wiene Jasmine Abidin, Rosa Refananda Aurianti Sijabat, Joanda Pieter Sianturi, Salsabilla Putri Kartini Farid, PENAFSIRAN HUBUNGAN HUKUM DALAM SENGKETA JUAL BELI TANAH PADA PUTUSAN PN DENPASAR NOMOR 1250/PDT.G/2024/PN.DPS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Tenri Nur Reskytaputri, PERAN NEGARA DALAM MELINDUNGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA NON PROSEDURAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Choiril Syah, Sri Riski, Firganefi Firganefi, PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA JUAL BELI DARAH MENURUT UU NO 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Anggi Anatasya, Fita Septiana, Masriyati, Rattu Dita Purwitasari, IMPLIKASI PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NO. 46/PUU-VIII/2010 TERHADAP PERLINDUNGAN HAK ANAK LUAR KAWIN DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Devina Yadita, ANALISIS KETAATAN NEGARA TERHADAP WORLD TRADE ORGANIZITION (WTO) DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM PERDAGANGAN INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rehan Kurniawan, SISTEM DAN NILAI-NILAI PERKAWINAN ADAT LAMPUNG SERTA RELEVANSINYA TERHADAP HUKUM NASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zhenia Maulida Fitri, Karina Maulidia Kusuma, Triana Rizkia Dewi, Naomi Juliana Assa, PENJERAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI: ANALISIS KASUS HARVEY MOEIS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Andre Scondery, OPTIMALISASI MEDIASI SEBAGAI SARANA PENYELESAIAN SENGKETA DI DESA BANJARAGUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Baidhowi, Laiqa Quartya, Azalia Putri Fakhirah, Gita Puan Maharany, Najma Nisa Ramadani, Putri Noorfia Khairunnisaa, ANALISIS NORMATIF TERHADAP PANDANGAN HUKUM ISLAM MENGENAI ORIENTASI SEKSUAL LGBT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.