MEKANISME PENYELESAIAN PERKARA TINDAK PIDANA PERS DI INDONESIA
- Authors
-
-
Raja Hotman Putra
Universitas BengkuluAuthor -
Fatimah Azzahra
Universitas BengkuluAuthor -
Iyud Tamba
Universitas BengkuluAuthor -
Stevri Iskandar
Universitas BengkuluAuthor
-
- Keywords:
- Tindak pidana pers, Dewan Pers, mekanisme penyelesaian, hukum pidana, kebebasan pers.
- Abstract
-
Artikel ini membahas mekanisme penyelesaian tindak pidana pers di Indonesia dalam perspektif hukum normatif. Latar belakang penelitian ini berangkat dari adanya dualisme mekanisme penyelesaian sengketa pers, yaitu melalui jalur etik-profesional yang difasilitasi oleh Dewan Pers serta jalur pidana formal yang dijalankan oleh aparat penegak hukum. Dualisme ini kerap menimbulkan ketidakpastian hukum, bahkan membuka ruang kriminalisasi terhadap insan pers. Tujuan penelitian adalah untuk menelaah pengaturan hukum mengenai penyelesaian tindak pidana pers, sekaligus menganalisis mekanisme penyelesaiannya sebagaimana dijalankan dalam praktik. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, dengan sumber data berupa peraturan perundang-undangan, pedoman Dewan Pers, putusan pengadilan, serta literatur akademik yang relevan.Hasil kajian menunjukkan bahwa secara normatif, UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers memberikan dasar penyelesaian sengketa melalui Dewan Pers, sedangkan KUHP dan UU ITE tetap berlaku apabila terdapat dugaan tindak pidana. Dalam praktiknya, penyelesaian sengketa pers dilakukan melalui mekanisme Dewan Pers, namun tidak jarang kasus langsung diproses secara pidana oleh aparat penegak hukum. Hal ini menimbulkan tumpang tindih antara jalur etik-profesional dan jalur pidana formal. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa peran Dewan Pers sebagai filter awal penyelesaian perkara pers perlu diperkuat melalui regulasi yang lebih tegas, termasuk pengaturan yang mewajibkan aparat penegak hukum merujuk pengaduan pers kepada Dewan Pers sebelum diproses pidana. Dengan demikian, keseimbangan antara perlindungan kebebasan pers, kepastian hukum, dan perlindungan hak masyarakat dapat lebih terjamin.
- References
-
Susanto, Edy, dan Hamid Syamsudin. Hukum Pers di Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta, 2010.
Indonesia. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 166.
Indonesia. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Staatsblad 1915 No. 732 jo. Undang- Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Dewan Pers. Peraturan Dewan Pers Nomor 03/Peraturan-DP/VII/2017 tentang Prosedur Pengaduan ke Dewan Pers. Jakarta: Dewan Pers, 2017.
Dewan Pers dan Kepolisian Republik Indonesia. Nota Kesepahaman tentang Koordinasi Penanganan Kasus Pers. Jakarta, 2017.
Mahkamah Agung Republik Indonesia. Putusan Nomor 646 K/Pid.Sus/2019. Jakarta: Direktori Putusan Mahkamah Agung RI.
Wadjo, Hadiba Z. “Pencemaran Nama Baik dalam Pemberitaan Pers.” Sasi 17, no. 2 (2011): 53–
60.
Dewan Pers. Buku Saku Wartawan: Pedoman dan Prosedur Pengaduan. Jakarta: Dewan Pers, 2024.
Diakses 8 September 2025.
Dewan Pers. “Pengaduan Pers Semester I 2025 Capai Rekor Tertinggi.” Siaran Pers, 30 Juli 2025.
Diakses 8 September 2025.
Dewan Pers. “Ringkasan Alur Pengaduan: Klarifikasi, Mediasi, dan Penerbitan PPR.” Laman
Resmi Dewan Pers. Diakses 8 September 2025.
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia. “Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Dewan
Pers–Polri.” Press Release, 11 November 2022. Diakses 8 September 2025.
Lembaga Bantuan Hukum Pers (LBH Pers). “Masukan atas Implementasi MoU Dewan Pers– Polri.” Dokumen advokasi, 2023. Diakses 8 September 2025.
Antara. “Dewan Pers Terima 813 Pengaduan Kasus Pers pada 2023, Sebagian Besar Terselesaikan.” 21 Maret 2024. Diakses 8 September 2025.
Hukumonline. “Putusan MA Nomor 646 K/Pid.Sus/2019: Analisis Pertanggungjawaban Narasumber.” 2020. Diakses 8 September 2025.
- Downloads
- Published
- 2025-11-21
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Bagas Dwi Surahman, Ilham Fajri, Nathaniel Felix Karo Karo, Ahnan Hibatullah, Stevri Iskandar, REFORMASI PERAN ADVOKAT DALAM KUHAP BARU: PENGUATAN HAK PENDAMPINGAN SEJAK TAHAP AWAL PEMERIKSAAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Ahmad Rivanda, PERAN FALSAFAH PIIL PESENGGIRI DALAM TATANAN HUKUM PERKAWINAN ADAT MASYARAKAT LAMPUNG (KAJIAN YURIDIS-ANTROPOLOGIS) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Septa Nurhaliza, Aura Cantika Darmawan, Alya Ambarwati, Lia Amelia, DISSENTING OPINION SEBAGAI ALAT TAWAR SUAP DALAM PERADILAN INDONESIA: ANALISIS ETIK DAN HUKUM PADA KASUS RONALD TANNUR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ridha Ananda Putri, Rini Fathonah, Fristia Berdian Tamza, Ahmad Irzal Fardiansyah, Refi Meidiantama, PENGARUH STIGMATISASI SOSIAL TERHADAP KINERJA PENYIDIK DALAM PEMENUHAN HAK-HAK ANAK YANG DISANGKA SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Silva Istaviolani, Indri Kurnia S, Aryo Tri Revando, Dwi Putri Lestarika, IMPLEMENTASI PEMENUHAN HAK NARAPIDANA PEREMPUAN DI LAPAS PEREMPUAN KELAS II B BENGKULU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nadiya Putri Hidayah, Eben Christina Sihotang, Yusuf Aulia Rahman, Nuris Fitriani, REKONSTRUKSI SISTEM PEMULIHAN ASET HASIL KORUPSI DI INDONESIA: ANALISIS KRITIS TERHADAP SINKRONISASI HUKUM ACARA PIDANA DAN RANCANGAN UNDANG-UNDANG PERAMPASAN ASET , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nandika Bagus Fahmi Wirawan, Riska Andi Fitriyono, PEMBARUAN HUKUM TERHADAP KRIMINALISASI GANJA MEDIS DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aisyah Arrayyan Mawada, Kedudukan Visum et Repertum sebagai Alat Bukti Surat dalam Pembuktian Tindak Pidana Kekerasan Seksual , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Maringan S, Taufik Hidayat, Abbas Abdul Rahman Assegaf, Aura Justitia Leonita Faradila Saed, PERAN PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DALAM MEMBANGUN INTEGRITAS GENERASI MUDA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rivo Denra Maulana, ANTARA KEPENTINGAN PUBLIK DAN HAK ASASI: ANALISIS HUKUM TERHADAP PENGAWASAN NEGARA ATAS RUANG DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zacky Ramadhan Nasim, Meyli Navia Ginoga , Vilza Patrio Hilmansyah R. Nani, Moh Rajib Fallugah , Israwan Septiansyah Ibrahim , Ilham Febriady Pulukadang, Hasnia, ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN PENJARA BAGI TERPIDANA KORUPSI E-KTP : STUDI KASUS S.N , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.