PEMBERDAYAAN LITERASI DIGITAL KRITIS MAHASISWA MELALUI INTEGRASI MODEL PEER TO PEER LEARNING BERBASIS PARTICIPATORY ACTION RESEARCH (PAR)
- Authors
-
-
Arnold Diego Prasetyo
Universitas Negeri SemarangAuthor -
Danish Isa Mayendra
Universitas Negeri SemarangAuthor -
Ebeneser Valentino Karosekal
Universitas Negeri SemarangAuthor -
Shapphire Damar Jati
Universitas Negeri SemarangAuthor
-
- Keywords:
- Literasi Digital Kritis; Participatory Action Research (PAR); Peer to Peer Learning; Mahasiswa Hukum, Etika Digital
- Abstract
-
Perkembangan teknologi digital menuntut kompetensi literasi digital yang tidak hanya teknis, tetapi juga kritis dan etis. Namun, terdapat kesenjangan antara tingginya aktivitas digital mahasiswa dengan rendahnya kesadaran kritis (critical consciousness) dan etika digital, khususnya di kalangan mahasiswa hukum yang membutuhkan integritas profesi. Penelitian ini bertujuan membangun model pemberdayaan literasi digital yang meningkatkan kemampuan kognitif, kesadaran hukum, dan tanggung jawab etis mahasiswa. Penelitian menggunakan desain Participatory Action Research (PAR) yang diintegrasikan dengan Peer to Peer Learning (P2PL). Proses dilakukan dalam tiga siklus transformasi: diagnosis partisipatif, optimalisasi kompetensi kritis-etis, dan konsolidasi otonomi. Lokasi penelitian di Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang. Integrasi P2PL-PAR terbukti efektif mengubah paradigma literasi digital dari sekadar kecakapan teknis menjadi praktik sosial yang reflektif. Model ini berhasil meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memvalidasi informasi, memahami implikasi hukum (UU ITE), serta membangun digital legal awareness melalui lingkungan belajar yang egaliter dan rendah ancaman.
- References
-
Baum, F., MacDougall, C., & Smith, D. (2006). Participatory action research. Journal of Epidemiology and Community Health, 60(10), 854–857.
Belshaw, D. (2012). What is digital literacy? (Doctoral dissertation, University of Durham).
Boud, D., Cohen, R., & Sampson, J. (2014). Peer learning in higher education: Learning from and with each other. Routledge.
Chen, L., & Chen, T. (2023). Challenges in implementing peer learning in higher education: A systematic review. Journal of Educational Research, 45(2), 123–145.
Databoks. (2023). Indeks literasi digital Indonesia naik pada 2022 tapi budaya digital turun. Katadata. https://databoks.katadata.co.id/teknologi-telekomunikasi/statistik/494c92f675bffcc/literasi-digital-indonesia-naik-pada-2022-tapi-budaya-digital-turun
Febrianto, T., Sari, D. P., Wibowo, A., & Nurhayati, S. (2022). Participatory action research for gender equality awareness in higher education. Journal of Community Engagement, 7(1), 45–60.
Fitriani, D. (2022). Digital literacy competence among law students: A case study in Indonesian universities. Indonesian Journal of Legal Education, 5(2), 89–104.
Freire, P. (1970). Pedagogy of the oppressed. Continuum.
Gilster, P. (1997). Digital literacy. Wiley.
Hapsari, D. (2021). Model pembelajaran kolaboratif untuk penguatan literasi digital mahasiswa. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 6(2), 45–56.
Heitin, L. (2016). Digital literacy: An evolving concept. Education Week, 35(12), 5–6.
Indrawati, L., Lukman, M., & Munawar, A. (2023). Empowering lecturers through servant leadership (the influence of digital literacy and cultural adaptation). Jurnal Komunikasi dan Pembangunan, 22(1), 1–15. https://jkd.komdigi.go.id/index.php/pekommas/article/view/4803
Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The action research planner (3rd ed.). Deakin University Press.
Kemmis, S., & McTaggart, R. (2005). Participatory action research: Communicative action and the public sphere. In N. K. Denzin & Y. S. Lincoln (Eds.), The Sage handbook of qualitative research (3rd ed., pp. 559–603). Sage.
Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2021). Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi. https://literasidigital.id/
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2022). Survei indeks literasi digital Indonesia 2022 naik jadi 3.54. https://infopublik.id/kategori/nasional-sosial-budaya/707432/survei-kominfo-indeks-literasi-digital-2022-naik-jadi-354
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2017). Panduan Gerakan Literasi Nasional.
Kindon, S., Pain, R., & Kesby, M. (2007). Participatory action research approaches and methods: Connecting people, participation and place. Routledge.
Kurniawan, F. (2021). Partisipasi mahasiswa dalam pembelajaran berbasis penelitian tindakan. Jurnal Pendidikan Humaniora, 9(1), 25–33. https://journal.um.ac.id/index.php/jph/article/view/13900
Li, X. (2020). The effectiveness of peer learning in developing digital skills among university students. Journal of Educational Technology, 38(4), 289–305.
Lundberg, C., & Lundberg, J. (2021). Creating low-threat learning environments through peer-to-peer interactions. Journal of Higher Education, 92(3), 456–478.
Mulyadi, A. (2020). Pemberdayaan mahasiswa melalui pembelajaran kolaboratif. Alfabeta.
Nasrullah, R. (2018). Literasi digital di kalangan mahasiswa: Analisis perilaku dan sikap. Jurnal Komunikasi dan Media, 12(1), 55–67.
O’Brien, R. (2021). Integrating participatory action research and peer learning: A conceptual framework. Action Research Journal, 19(3), 245–263.
Pangondian, R. A., Santosa, P. I., & Nugroho, E. (2019). Faktor-faktor yang memengaruhi kesadaran literasi digital di kalangan mahasiswa. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 6(1), 107–112.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Putrawangsa, S., & Hasanah, U. (2018). Integrasi teknologi digital dalam pembelajaran di perguruan tinggi: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan, 19(3), 122–134. https://ejournal.upi.edu/index.php/jp/article/view/13064
Republik Indonesia. (2018). Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). https://peraturan.bpk.go.id/Details/96784/perpres-no-95-tahun-2018
Sari, D. P., & Wijaya, R. K. (2022). Student responsiveness to peer feedback in digital literacy development. Journal of Learning Improvement, 8(2), 89–104.
Setiawan, R. (2020). Analisis kemampuan literasi digital mahasiswa di era disrupsi. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 4(2), 89–98.
Siregar, A. (2020). Kesiapan mahasiswa menghadapi era industri digital 4.0. Jurnal Pendidikan Vokasi, 10(1), 67–76.
Smith, J. (2022). Operationalizing participation: Peer learning as a mechanism for participatory action research. Educational Action Research, 30(4), 567–585.
Suharto, T. (2019). Participatory action research sebagai pendekatan pemberdayaan masyarakat. Deepublish.
Tenenbaum, H. R., Winstone, N. E., Leman, P. J., & Avery, R. E. (2020). How effective is peer interaction in facilitating learning? A meta-analysis. Journal of Educational Psychology, 112(7), 1303–1319.
Topping, K. J. (2005). Trends in peer learning. Educational Psychology, 25(6), 631–645.
Wicaksono, A., & Pratama, W. S. (2023). Environmental awareness empowerment through participatory action research in university setting. Journal of Environmental Education, 54(2), 178–195.
Zimmerman, M. A. (1995). Psychological empowerment: Issues and illustrations. American Journal of Community Psychology, 23(5), 581–599.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
- Downloads
- Published
- 2025-12-08
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Nabila Zahra Okta Dwiwani, Sona Norana Kurnia Ilahia, Sisilia Anyelir, Ganefi Ganefi, ANALISIS YURIDIS PENERAPAN PERSIDANGAN E-COURT DALAM SIDANG PENGADILAN TATA USAHA NEGARA BERDASARKAN ASAS PERADILAN CEPAT, SEDERHANA, DAN BIAYA RINGAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Hegelia Putri Djenar, Mrr Ratna Endang Widuatie, Lintang Sekar Kinasih, Lavenia Margareta, Muhammad Dzulkifli, Naufal Nurramadhan, PERAN BUKU ANAK SEMUA BANGSA DAN GERPOLEK DALAM MEMBENTUK SIKAP KRITIS DAN NASIONALIS MAHASISWA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Refania Varetta Sugiarto, Dede Ika Murofikoh, PENGAWASAN OMBUDSMAN TERHADAP PELAYANAN PUBLIK BERBASIS APLIKASI: EVALUASI MALADMINISTRASI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ADMINISTRASI NEGARA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Yora Lisa, Samantha Edgina Christabella Taroreh, Adelia Putri Rahayu, Najwa alicia Yasmin, Renata Habibah Widyawati, Muhammad Al Farrel Yasser Zainal, Mulyadi, BUDAYA FOMO DAN IDENTITAS SOSIAL MAHASISWA: PERSPEKTIF SOSIOLOGI DAN ANTROPOLOGI DI ERA MEDIA DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Erzavin Daveri, Marta Deki Putra, Aline Yunia Muntaha, Ilham Kurniawan Ardi, PERAN BAWASLU PROVINSI BENGKULU DALAM PENGAWASAN PEMILU DAN PENCEGAHAN PELANGGARAN PEMILU DI ERA DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Naia Zahira Putri, Anggi Musdalifatul Kautsar, Neisha Yuki Kansa Amany, Rizqy Laksana Karisma Dewa, Rozan Muhammad Aufa Zhafir, Ahmad Raihan Alfarabi, Diana Setiawati, TANTANGAN PRINSIP SYARIAH DALAM PENERAPAN BISNIS DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Indri Hamdarini, Cinta, Resky Awaliah, St. Khadijah Wahid, Herlina, Sabrina, Muh. Yusuf Hakim, Asnita Binti Asis, PERKEMBANGAN INSTRUMEN KEUANGAN DIGITAL DAN IMPLIKASI HUKUMNYA DALAM EKONOMI PERBANKAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Azizah Nuril Latifa, Fauziah Retno Mubarokah, Nisrina Irbach Muthia, Shabrina Luthfiana, Tisya Janice Hayu Meganova, Denysa Devi Purnama Sari, PERLINDUNGAN HAK CIPTA ATAS KONTEN DIGITAL DI PLATFORM MEDIA SOSIAL: ANTARA KEBEBASAN EKSPRESI DAN PEMBAJAKAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fitria Indriani, Ersha, Muhammad Arya Dimas Baihaqi, Indah Dewi Megasari, PERBANDINGAN KONSEP KEADILAN DALAM HUKUM ISLAM DAN SISTEM HUKUM BARAT MODERN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Abdullah Syihabuddin, Indillah Syihabbuddin, KERENTANAN ANAK TERHADAP PERJUDIAN ONLINE DAN DINAMIKA RESPONS HUKUM POSITIF , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.