EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN DALAM PENCEGAHAN DEFORESTASI DI SUMATRA PASCA BENCANA BANJIR BANDANG 2025
- Authors
-
-
Ajeng Hijrah Salima Khairunnisa Supyan
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati BandungAuthor -
Firman Khaidar Ahmad Dimyati
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati BandungAuthor -
Rere Aura Bilqis Assalma
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati BandungAuthor -
Salsabila Malika Besrolia
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati BandungAuthor -
Shyva Nurmaeshi
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati BandungAuthor
-
- Keywords:
- Environmental Law Enforcement, Deforestation, Flash Floods, Sumatra, Environmental Liability., Penegakan Hukum Lingkungan, Deforestasi, Banjir Bandang, Sumatra, Pertanggungjawaban Lingkungan.
- Abstract
-
This study examines the effectiveness of environmental law enforcement in preventing deforestation in Sumatra following the flash floods that occurred in 2025. The disaster, which resulted in significant loss of life and economic damage, was not merely caused by extreme weather conditions but also reflected systematic failures in preventing large-scale deforestation in upstream watershed areas. This research employs a normative juridical method supported by an empirical approach (socio-legal research) to analyze the legal framework governing deforestation prevention, assess its implementation, identify obstacles to law enforcement, and evaluate mechanisms of criminal, civil, and administrative liability against deforestation perpetrators. The findings reveal that although Indonesia possesses a comprehensive legal framework through the Forestry Law, Environmental Protection and Management Law, and the Law on the Prevention and Eradication of Forest Destruction, law enforcement remains ineffective in practice. Structural issues such as overlapping authority, weak supervision, corruption, regulatory inconsistencies, limited institutional capacity, and difficulties in evidentiary proof significantly hinder effective enforcement. Law enforcement tends to be reactive rather than preventive, with sanctions often failing to produce a deterrent effect. Therefore, strengthening integrated law enforcement through a multi-door approach, improving inter-agency coordination, enhancing the use of environmental monitoring technology, and reinforcing accountability mechanisms are essential to prevent future deforestation and mitigate ecological disasters in Indonesia.
Penelitian ini mengkaji efektivitas penegakan hukum lingkungan dalam mencegah deforestasi di Sumatra pasca terjadinya bencana banjir bandang tahun 2025. Bencana tersebut tidak hanya disebabkan oleh curah hujan ekstrem, tetapi juga merupakan akibat dari kerusakan hutan yang berlangsung secara masif dan sistematis di wilayah hulu daerah aliran sungai. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang didukung oleh pendekatan empiris (socio-legal research) untuk menganalisis pengaturan hukum pencegahan deforestasi, menilai efektivitas implementasinya, mengidentifikasi faktor-faktor penghambat penegakan hukum, serta menelaah mekanisme pertanggungjawaban hukum pidana, perdata, dan administratif terhadap pelaku deforestasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah memiliki kerangka hukum yang komprehensif melalui Undang-Undang Kehutanan, Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, penegakan hukumnya masih belum efektif. Hambatan struktural, normatif, sosial, dan teknis, termasuk tumpang tindih kewenangan, lemahnya pengawasan, korupsi, inkonsistensi regulasi, serta kesulitan pembuktian, menyebabkan penegakan hukum belum mampu memberikan efek jera. Oleh karena itu, diperlukan penguatan penegakan hukum lingkungan secara terpadu melalui pendekatan multidoor, peningkatan koordinasi antar lembaga, pemanfaatan teknologi pengawasan lingkungan, serta penegasan pertanggungjawaban hukum guna mencegah deforestasi dan bencana ekologis di masa mendatang.
- References
-
DASAR HUKUM
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.
Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
ARTIKEL JURNAL
Dekiawati, Erla Sari. “Law Enforcement of Illegal Logging in Indonesia: Problems and Challenges in Present and the Future.” Indonesian Journal of Environmental Law and Sustainable Development 1, no. 1 (2022): 47–68.
Ihsan, M, Mustafa Kamal, and Hasanah Putri. “The Environmental Degradation and Weak Law Enforcement in Illegal Mining Activities: A Juridicial Review.” International Journal of Law, Social Science, and Humanities 2, no. 2 (2025): 253–65.
Arabi, Abu Bakr. No Title. Lebanon : Dar Al Kotob Ilmiah, 20008.
Perdata, Gugatan, and Bidang Lingkungan. “Gugatan Perdata Bidang Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Di Indonesia” 7, no. 2 (2019): 142–52.
Silaban, Rudolf. “No Title,” 2022.
Wagiu, Justisi Devli. “Tinjauan Yuridis Terhadap Asas Keadilan Restoratif Dalam Perkara Tindak Pidana Penggelapan.” Lex Crimen 4, no. 1 (2015): 57–70.
HUKUM MASYARAKAT DAN PEMBANGUNAN DOSEN: PROF. DR. MUSAKKIR, S.H., M.H. PENEGAKAN HUKUM DEFORESTASI: UPAYA PERBAIKAN DAN PENANGANANNYA DI INDONESIA Identifikasi Konflik Pemanfaatan Sumber Daya Alam, Amanna Gappa Volume 30 No.2, 2022.
PEMBARUAN REGULASI UNTUK INDONESIA – WALHI Moratorium 25 Tahun Menghentikan Deforestasi dan Menyelesaikan Konflik 11mei 2017 Gappa Volume 30 No.2, 2017
KEPENTINGAN DAN UNTUK MASYARAKAT- Krisdianto, S.Hut., M.Sc., Ph.D penyelesaian permasalahan hutan Indonesia NO.3 2010
KEAMANAN UNTUK MASYARAKAT INDEONESIA - penyelesaian permasalahan hutan Indonesia Hasbi sidiq , S.Hut., M.Sc., Ph.D NO 5 2013
Teknologi keamana alam Sutaryo sutejo .S,IKOM No 12 2019
KESEJAHTERAAN BERSAMA KARYA BANGSA - Dadang SH.MH No 2014
INTERNET
Setyaningati, C. N. (2015). Tanggung Jawab Negara Indonesia terhadap Deforestasi Hutan
Berdasarkan Konvensi Perserikatan Bangsa bangsa Mengenai Keanekaragaman Hayati (Doctoral dissertation, Brawijaya University). Diakses Melalui Halaman Website (https://media.neliti.com/media/publications/35523-ID-tanggungjawab-negara-indonesia-terhadap-deforestasi-hutan-berdasarkan konvensi).
Nanang. 2022. Media Alkhairaat. Desember 21. Accessed Desember 10, 2025. https://media.alkhairaat.id/jumlah-polhut-kurang-rasio-hutan-diawasi-1-banding-41-914-hektar/.
Nurizal, Zulian Fatha. 2022. Kompas. Desember 21. Accessed Desember 10, 2025. https://www.kompas.id/artikel/indonesia-masih-kekurangan-personel-polisi-hutan.
Pratama, Sandy Indra. 2021. Betahita. Maret 10. Accessed Desember 10, 2025. https://betahita.id/news/lipsus/5988/kajian-kpk-korupsi-hutan-dimulai-sejak-perencanaan.html.
KPK. 2025. KPK. Maret 18. Accessed Desember 10, 2025. https://betahita.id/news/lipsus/5988/kajian-kpk-korupsi-hutan-dimulai-sejak-perencanaan.html.
Sulistyo, Prayogi Dwi. 2020. Kompas. November 17. Accessed Desember 11, 2025. https://www.kompas.id/artikel/korupsi-kehutanan-merajalela.
Lestari, Maudy Andreana. 2020. "Kedudukan AMDAL Perlindungan Lingkungan Hidup Berkelanjutan: Tinjauan Dari Sudut Pandang Nichomachean Ethics." PLEADS: Padjajaran Law Review 8 (2): 44.
Watch, Indonesia Corupption. 2008. Indonesia Corruption Watch. Desember 26. Accessed Desember 11, 2025. https://antikorupsi.org/id/article/konspirasi-dibalik-sp3-kasus-illegal-logging-di-riau.
Zulfikar, Fahri. 2025. Detikedu. Desember 02. Accessed Desember 12, 2025. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-8238248/deforestasi-indonesia-parah-rusaknya-hutan-karena-kebun-kelapa-sawit.
FWI. 2025. FWI. April 9. Accessed Desember 12, 2025. https://fwi.or.id/peneggakan-hukum-lingkungan-di-indonesia/.
Digest, Forest. 2020. Forest Digest. Agustus 31. Accessed Desember 12, 2025. https://www.forestdigest.com/detail/728/pejuang-lingkungan-rentan-mendapat-kekerasan.
Azizah. 2023. Mahkama Agung Republik Indonesia. September 7. Accessed Desember 7, 2025. https://www.mahkamahagung.go.id/id/berita/5903/resmikan-peluncuran-buku-anti-slapp-ketua-ma-ungkap-masalah-lingkungan-hidup-harus-menjadi-perhatian-serius.
Munir, Misbakhul. 2025. Antara. Desember 6. Accessed Desember 12, 2025. https://www.antaranews.com/berita/5290765/jejak-deforestasi-dan-tantangan-ekonomi-hijau-pada-bencana-di-sumatera.
Watch, Indonesia Corruption. 2005. Indonesia Corruption Watch. Februari 25. Accessed Desember 12, 2025. https://antikorupsi.org/id/article/illegal-logging.
R, Mei Amelia. 2025. Deriknews. Desember 10. Accessed Desember 12, 2025. https://news.detik.com/melindungi-tuah-marwah/d-8252793/di-tengah-bencana-sumatera-polres-inhu-bongkar-300-kubik-kayu-illegal-logging.
Rachmawati. 2025. Kompas. Desember 12. Accessed Desember 12, 2025. https://www.kompas.com/sumatera-utara/read/2025/12/12/181500488/bnpb--korban-tewas-banjir-bandang-dan-longsor-di-aceh-sumut-dan.
Wardhani, Christi Mahatma. 2025. Tribun Jogja. Desember 1. Accessed Desember 12, 2025. https://jogja.tribunnews.com/newsanalysis/1201633/peneliti-ugm-deforestasi-hutan-di-sumatra-jadi-dosa-ekologis-perparah-banjir-bandang-dan-longsor.
Styawan, Wahyu Eka. 2025. NU Online. Desember 7. Accessed Desember 12, 2025. https://nu.or.id/opini/bencana-sumatra-deforestasi-tambang-dan-perampasan-hak-yang-dilegalkan-C9Hy1.
- Downloads
- Published
- 2025-12-18
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Syuja Aufa Parimarma, Heni Siswanto, Rini Fathonah, Firganefi Firganefi, Deni Achmad, PERSETUJUAN KORBAN EKSPLOITASI SEKSUAL KOMERSIAL ANAK TIDAK MENGHAPUS PENUNTUTAN PIDANA TERHADAP PELAKU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aliyah Marsanti Aliyah Marsanti, Wilma Silalahi, ANALISIS KEKOSONGAN HUKUM EKSEKUSI PEMULIHAN LINGKUNGAN DI INDONESIA: TINJAUAN ATAS UUPPLH DAN PRAKTIK LAPANGAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Syuja Aufa Parimarma, Heni Siswanto, Rini Fathonah, PERSETUJUAN KORBAN EKSPLOITASI SEKSUAL KOMERSIAL ANAK TIDAK MENGHAPUS PENUNTUTAN PIDANA TERHADAP PELAKU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 11 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Finka Dyan Amarta Saputri, Sherly Novelianti Putri, Erly Carolin, Moch Aldo Putra Wijaya, M Rendi Wijaya, Masitha Tismananda Kumala, ANALISIS TERHADAP TANGGUNG JAWAB DAN MEKANISME KOMPENSASI ATAS TUMPAHAN MINYAK DI LAUT BERDASARKAN PERATURAN-PERATURAN INTERNASIONAL MENGENAI PEMANFAATAN DAN PENGELOLAAN WILAYAH LAUT SERTA IMPLEMENTASINYA PADA WILAYAH REPUBLIK INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Imam Adiyanto, Noval Pratama Putra Setiadi, PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELAKU PENYEBARAN BERITA BOHONG (HOAX) DI MEDIA SOSIAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Yanti Julia Sari, Emilia Susanti, Fristia Berdian Tamza, Firganefi Firganefi, Aisyah Muda Cemerlang, KONTROL SOSIAL DI PERGURUAN TINGGI DALAM MENCEGAH TINDAK KEJAHATAN KEKERASAN SEKSUAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Arkaan Hauzaan, EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN DALAM MENCEGAH KERUSAKAN LINGKUNGAN YANG BERDAMPAK PADA BANJIR DI SUMATERA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rahmat Fadli Slamat, Chrisostomos Inuhan, Perbandingan Perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) terhadap Tersangka Tindak Pidana Korupsi dan Terorisme dalam Proses Penegakan Hukum di Indonesia , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Yosep G. Tefa, Hudi Yusuf, PENERAPAN ASAS PRADUGA TAK BERSALAH DALAM PRAKTIK PREADILAN PIDANA DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 11 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Choiril Syah, Sri Riski, Firganefi Firganefi, PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA JUAL BELI DARAH MENURUT UU NO 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.