PANCASILA SEBAGAI ARAH HIDUP BANGSA DI ERA GLOBAL: MENJAGA NILAI, MENEGUHKAN JATI DIRI
- Authors
-
-
Tan Hoang Dinh
Universitas Wijaya Kusuma SurabayaAuthor -
Alvin Surya
Universitas Wijaya Kusuma SurabayaAuthor -
Vayqueen Humairah Mayangkara
Universitas Wijaya Kusuma SurabayaAuthor -
Shafira Azzahhra Ramadhani
Universitas Wijaya Kusuma SurabayaAuthor -
Andika Putra Ardiansyah
Universitas Wijaya Kusuma SurabayaAuthor -
Robbi A. P. P. A.
Universitas Wijaya Kusuma SurabayaAuthor
-
- Keywords:
- Pancasila, Globalisasi, Krisis Identitas, Modernitas Cair, Arah Hidup Bangsa, Ideologi Terbuka, Rasionalitas Komunikatif
- Abstract
-
Globalisasi telah menciptakan transformasi sosial, budaya, dan moral yang berlangsung cepat dan tidak terhindarkan sehingga memicu disrupsi nilai serta krisis identitas dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Percepatan teknologi, budaya populer, dan penetrasi ekonomi global menantang stabilitas moral dan mengikis horizon moral generasi muda. Giddens memaknai kondisi ini sebagai proses disembedding, sementara Bauman menggambarkannya sebagai modernitas cair di mana nilai-nilai menjadi tidak stabil dan mudah berubah. Taylor melengkapi pandangan tersebut dengan menegaskan bahwa melemahnya horizon moral menyebabkan individu kehilangan makna dan arah hidup. Dalam konteks ini, Pancasila perlu ditegaskan kembali sebagai sebuah Weltanschauung pandangan hidup yang dinamis dan membumi bukan sekadar simbol ideologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan mengkaji teori modernitas Giddens, Bauman, dan Taylor; konsep ideologi terbuka Kaelan; rasionalitas deliberatif Habermas; serta landasan historis Pancasila yang dirumuskan oleh Soekarno. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila memiliki daya transformasional sebagai kompas moral, pedoman eksistensial, dan orientasi etis yang mampu mengarahkan kehidupan bangsa di tengah tekanan global. Implementasi nilai-nilainya pada ranah sosial, ekonomi, dan politik memperkuat solidaritas, keadilan, musyawarah, dan persatuan sebagai modal sosial bangsa. Dengan demikian, revitalisasi Pancasila sebagai arah hidup bangsa menjadi langkah fundamental untuk menjaga jati diri, martabat, dan masa depan Indonesia di era global.
- References
-
Hasibuan, M. (2003). Potensi spiritual manusia dalam nilai ketuhanan.
(n.d.)., M. (t.thn.). Ajaran Ilmu Kantong Bolong dan Pandangan Hidup Pancasila dalam Perspektif Etika Sosial. Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro.
Poespowardojo, S. (2010). Filsafat Pancasila sebagai orientasi Hidup bangsa.
Samho, B. D. (2012). Pancasila kekuatan pembebas. kanisius.
HAMKA, P. D. (t.thn.). Social Capital Framework. (n.d). Journal Solma . Universitas Muhammadiyah.
Sudirta, I. W. (n.d,). Rekontruksi pemahaman atas nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Wahyudin. (2019). Panasila as the foundation and direction for the development of democracy in Indonesia: An axiological perpective. Kawistara.
(1945)., S. (2023, Mei Rabu). Pidato Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI, 1 juni 1945 (lahirnya Pancasila). Diambil kembali dari news.detik.com: https://news.detik.com/berita/d-6749255/isi-pidato-soekarno-1-juni-1945-cikal-bakal-lahirnya-pancasila
Kaelan. (2016). Pendidikan Pancasila . Yogyakarta: Paradigma.
Habermans, J. (1984). The Theory of Communicative Action, Volume 1: Reason and the Rationnalization of Society (T. Mccarthy, Trans.) . Boston: Beacon Press.
I Made Kartika, M. L. (2024). Implementasi Nilai Pancasila salam Kebijakan Ekonomi Inklusif di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 5(2), 45-58.
Itasari, E. R. (2024). Reformasi hukum dalam mewujudkan keadilan sosial: Tantangan dan prospek pengembangan sistem peradilan di Indonesia. Jurnal Cahaya.
Nasdiyanti. N. D., N. K. (2025). Implementasi Pancasila sebagai Dasar Negara di Era Modern. MORALITA: Jrnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, vol 6, no. 2, 43-49.
Han, B.-C. (2017). psychopolitics: Neoliberalism and New Technologies of Power. London: Verso.
Floridi, L. (2018). The Ethics of Information. Oxford. Oxford University Press.
UNESCO. (2023). Recomendation on the Ethcis of artificial Intelligence. Paris: UNESCO Publishing.
Prof. Dr. Kaelan, M. S. (2019). Pendidikan Pancasila . Yogyakarta: Paradigma.
Latif, Y. (2018). Negara Paripurna, Historisitas, dan Aktualitas Pancasila. PT. Gramedia Pustaka Utama.
BPIP. (2022). Laporan Kerja dan Strategi Pembinaan Ideologi Pancasila. Jakarta: : Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia.
UNESCO. (2023). Digital Citizenship Education Framework. Paris: UNESCO.
Bauman, Z. (2000). Liquid Modernity. Cambridge: Polity Press.
Bauman, Z. (2000). Liquid Modernity. . Cambridge: Polity Press.
Giddens, A. (1999). Runaway World: How Globalisation is Reshaping Our Lives. . London: Profile Books.
Giddens, A. (1999). Runaway World: How Globalisation is Reshaping Our Lives. London: Routledge.
Latif, Y. (2018). Revolusi Pancasila. . Jakarta: Mizan.
Taylor, C. (1991). The Malaise of Modernity. Toronto: : House of Anansi Press
- Downloads
- Published
- 2025-12-19
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Septian Dwi Nurcahyo, Fahad Umar Mawardi, Saeful Mujab, MANAJEMEN ISU DAN KOMUNIKASI KRISIS DALAM PENUTUPAN PABRIK PT SANKEN INDONESIA: IMPLIKASI TERHADAP HUBUNGAN INDUSTRI DAN REPUTASI KORPORAT ABSTRAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Kurnia Fathir Mahardika, CANGGET SEBAGAI EKSPRESI, SIMBOL DAN JATI DIRI BUDAYA MASYARAKAT LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zhenia Maulida Fitri, Karina Maulidia Kusuma, Triana Rizkia Dewi, Naomi Juliana Assa, PENJERAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI: ANALISIS KASUS HARVEY MOEIS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fairusna Chalisa Alya, Olivia Rahma Oktaviani, Vivi Dyelsa, Muhammad Adymas Hikal Fikri, LITERASI HUKUM DIGITAL BERBASIS PEER GROUP BAGI REMAJA DALAM MENGHADAPI PHISHING DAN PENCURIAN IDENTITAS DI ROBLOX , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Salma Febrita, Adi Surya Dinata, Tegar Habib Adhyasta, Dinda Ayu Lestari, Desi Astuti, ANALISIS KEBIJAKAN PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DI KOTA JAMBI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Syana Mifta Salsabila, KONSEP KEADILAN JOHN RAWLS DAN RELEVANSINYA TERHADAP SISTEM HUKUM DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Salman Al Farizi Ilham, Jeff Lee, Zaenudin Zaenudin, PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA INDIVIDU DALAM HUKUM PIDANA INTERNASIONAL DENGAN STUDI ATAS KEJAHATAN INTERNASIONAL BERAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Hegelia Putri Djenar, Mrr Ratna Endang Widuatie, Lintang Sekar Kinasih, Lavenia Margareta, Muhammad Dzulkifli, Naufal Nurramadhan, PERAN BUKU ANAK SEMUA BANGSA DAN GERPOLEK DALAM MEMBENTUK SIKAP KRITIS DAN NASIONALIS MAHASISWA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fernando Agustinus Leo Paruntungan, Eben Haezer Efrata Sembiring, Desy Susanty, Yeni Lestari Pakpahan, Juan Rafael, Muhammad Relyan Saputra, Yeni Triana, PARADIGMA KEADILAN RESTORATIF DALAM PENYELESAIAN PERKARA PIDANA ANAK YANG TERDAMPAK HUKUM DARI PERSPEKTIF FILSAFAT HUKUM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- M. Ilham Faishal Agung , IMPLEMENTASI SISTEM JULUK ADEK DALAM PERKAWINAN ADAT LAMPUNG PEPADUN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.