ANALISIS YURIDIS PENGEMBALIAN KERUGIAN NEGARA SEBAGAI RESTITUSI DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI DITELAAH KEBIJAKAN KRIMINAL
- Authors
-
-
Aurelia Salsabila Dirgantara
Universitas BengkuluAuthor -
Syadid Jiddan Alharun
Universitas BengkuluAuthor -
Iqbal Nuriswandi
Universitas BengkuluAuthor -
Tiara Ramadhani
Universitas BengkuluAuthor -
Mardhatillah
Universitas BengkuluAuthor
-
- Keywords:
- Kerugian Negara, Korupsi, Restitusi, Uang Pengganti, Kebijakan Kriminal, Corruption, Restitution, Loss, Policy, Criminal
- Abstract
-
Tindak pidana korupsi sebagai kejahatan luar biasa telah menimbulkan kerugian besar terhadap keuangan negara serta melemahkan kepercayaan publik, sehingga pengembalian kerugian negara menjadi instrumen penting dalam kebijakan kriminal untuk mewujudkan keadilan dan pemulihan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis mekanisme pengembalian kerugian negara sebagai bentuk restitusi dalam tindak pidana korupsi serta menilai efektivitas penerapannya dalam kerangka kebijakan kriminal. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan teori hukum pidana melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembalian kerugian negara secara pidana diwujudkan melalui pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti, namun implementasinya belum optimal akibat hambatan prosedural, minimnya pemulihan aset yang berorientasi pada korban negara, serta kurangnya harmonisasi antara mekanisme pidana, perdata, dan administrasi negara. Kondisi tersebut menyebabkan tujuan keadilan restoratif yang menitikberatkan pada pemulihan kerugian negara belum sepenuhnya tercapai. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan perlunya reformasi kebijakan kriminal melalui penguatan sistem pelacakan dan perampasan aset, peningkatan koordinasi antar penegak hukum, serta harmonisasi regulasi lintas rezim hukum agar pengembalian kerugian negara dapat dilaksanakan secara efektif, optimal, dan berkeadilan.
Corruption, as an extraordinary crime, has caused significant losses to state finances and undermined public trust. Therefore, the recovery of state losses has become an important instrument in criminal policy to achieve justice and social recovery. This study aims to legally analyze the mechanism for the recovery of state losses as a form of restitution in corruption and to assess the effectiveness of its implementation within the criminal policy framework. The research method used is normative legal research with a legislative, conceptual, and criminal law theory approach through a literature review of laws and regulations, court decisions, and related literature. The results show that the recovery of state losses through criminal law is realized through additional penalties in the form of compensation payments, but its implementation is not optimal due to procedural obstacles, the lack of victim-oriented asset recovery, and the lack of harmonization between criminal, civil, and state administrative mechanisms. These conditions have resulted in the goal of restorative justice, which emphasizes the recovery of state losses, not being fully achieved. Therefore, this study recommends the need for criminal policy reform by strengthening the asset tracking and confiscation system, increasing coordination between law enforcement agencies, and harmonizing regulations across legal regimes so that the recovery of state losses can be implemented effectively, optimally, and fairly.
- Author Biographies
- References
-
Bachrie, S. (2009). “Merekonstruksi Paradigma Membangun Supremasi Hukum yang Berkeadilan”. Jurnal Ilmu Hukum Amanna Gappa.
Budi Suharyanto. “Restorative Justice dalam Pemidanaan Korporasi Pelaku Korupsi Demi Optimalisasi Pengembalian Kerugian Negara”. Jurnal Hukum, Vol. 5 No. 3, 2016.
Hidayatullah, dkk. “Akuntan Publik: Kewenangan Menghitung Kerugian Keuangan Negara Tindak Pidana Korupsi”. Jurnal Hukum, Vol. 5 No. 1, 2023.
Hartanti, Evi. Tindak Pidana Korupsi. Sinar Grafika, Jakarta, 2007.
Hikmawati, Puteri. “Pengembalian Kerugian Keuangan Negara dari Pembayaran Uang Pengganti Tindak Pidana Korupsi, Dapatkah Optimal?”. Vol. 10 No. 1, 2019.
Huda, Ni’Matul. Ilmu Negara. Rajawali Pers, Jakarta, 2013.
Mahrus, Ali. Asas, Teori & Praktek Hukum Pidana Korupsi. UII Press, Yogyakarta, 2013.
Murpraptono, Ahdi. “Penerapan Prinsip Keadilan Restoratif pada Tindak Pidana Korupsi dalam Rangka Penyelamatan Keuangan Negara”. Jurnal Hukum, Vol. 1 No. 2, 2021.
Pope, Jeremy. Strategi Memberantas Korupsi (Edisi Ringkas). Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, 2008.
Prasetyo, Teguh. Hukum Pidana. PT RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2010.
Santoso, Aris Wahjudi. “Penerapan Teori Hukum Dalam Restorative Justice”. Ethics and Law Journal: Business and Notary (ELJBN), Vol. 1 No. 2, 2023.
Suyatno. Korupsi Kolusi dan Nepotisme. Pustaka Sinar Harapan, Jakarta, 2005.
Syed Hussein Alatas. Sosiologi Korupsi. Diterjemahkan oleh Ali Ghosie Usman. LPSES, Jakarta, 1981.
KPK. “Kinerja 2020–2024: KPK Kembalikan Kerugian Negara Senilai Rp25 Triliun”.
Kementerian Keuangan RI. “Kemenkeu Terima PKN dari Kejagung”.
https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/kemenkeu-terima-pkn-dari-kejagung
PPATK. “Optimalisasi Pengembalian Aset Keuangan Negara: PPATK Perkuat Analisis Pemeriksaan Transaksi Keuangan”.
- Downloads
- Published
- 2025-12-20
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Anisa Dyah Wijayanti, Rahmi Zubaedah, KEKERASAN FISIK DALAM DAYCARE: ANALISIS FAKTOR PENYEBAB DAN TANGGUNG JAWAB HUKUM LEMBAGA PENGASUHAN ANAK DALAM KASUS PENGANIAYAAN BALITA DI MEDAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fahru Roji, ANALISIS YURIDIS TANGGUNG JAWAB HUKUM PLATFORM FINTECH ATAS PENYALAHGUNAAN DATA DAN PENCAIRAN DANA PINJAMAN ONLINE TANPA IZIN DALAM PERSPEKTIF UU ITE , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Dafa Pitro Vicorohman, Eko Raharjo, Budi Rizki Husin, Muhammad Farid, Refi Meidiantama, EFEKTIVITAS PROGRAM REHABILITASI DI LAPAS NARKOTIKA KELAS IIA BANDAR LAMPUNG DALAM MENCEGAH RESIDIVISME PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Habibie Reza Pahlevhi, Riqi Suya Ramadhan, Galih Rizki Fajriansyah, Wira Bintang Sosiawan, KEBIJAKAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM: TANTANGAN DAN SOLUSI KEBERLANJUTAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ari Ramdani, PERTANGGUNGJAWABAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI LEMBAGA PENDIDIKAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Kaharuddin Kaharuddin, Irene Callista Khalfani, Srikandi Asia Komala Putri Dia, Adelia Putri Rahayu, ANALISIS TERKAIT BATAS KEWENANGAN DAN RUANG GERAK EKSEKUTIF DIBAWAH KONTROL LEGISLATIF DI SISTEM PRESIDENSIAL INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Artanias Anugerah Nifati Baeha, PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KELUARGA KORBAN TINDAK PIDANA YANG DILAKUKAN OLEH PELAKU ANAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- M. Meidiano Al-Fajri, Sam Daniswara, Sri Handayani, PERLINDUNGAN ANAK ASUH PERKAWINAN CAMPURAN MENURUT HUKUM PERDATA INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aldo Julio Setiaboma, PERANAN HUKUM ADAT DALAM MENENTUKAN HAK KEPEMILIKAN ATAS TANAH ADAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Mohamad Farrel Fadlullrohman, Rucita Assami Ramdani, Luxiana Tasha Salmi, Alma Nurhasna, Galih Satya Anugrah, PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP JAMINAN HUKUM DALAM KEBEBASAN BERPENDAPAT DI MEDIA SOSIAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.