TINJAUAN LAVENDER MARRIAGE DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH

Authors
  • Diana Ulandari

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Ajhar Dzul

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Nazlia Salma

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Zilaan Kamal

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Ahmad Zaenal

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Baidhowi

    Universitas Negeri Semarang
    Author
Keywords:
Lavender Marriage; Maqashid Syariah; Tadlis; Fasakh
Abstract

Fenomena lavender married adalah suatu bentuk ikatan antara pria dan wanita yang pada dasarnya tidak memiliki kecenderungan heteroseksual, namun tetap melakukan pernikahan untuk mempertahankan citra sosial, memenuhi ekspektasi keluarga, atau menghindari pandangan negatif masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena tersebut dari sudut pandang fiqh dan maqashid syariah. Dari aspek fiqih, pernikahan jenis ini bisa dianggap sah jika memenuhi syarat dan rukun pernikahan, tetapi tidak mencapai esensi sejati pernikahan seperti yang diajarkan dalam Islam, yaitu untuk membentuk keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan saling mengasihi. Di sisi lain, jika dilihat dari maqashid syariah, pernikahan lavender umumnya bertentangan dengan tujuan utama syariat, terutama dalam hal perlindungan terhadap keturunan (hifz al-nasl), keselamatan jiwa (hifz al-nafs), dan perlindungan akal (hifz al-‘aql). Praktik ini berpotensi menimbulkan kerugian yang berupa ketidakjujuran, ketidakadilan, serta kerusakan dalam relasi rumah tangga. Oleh karenanya, walaupun secara resmi sah, lavender married tidak sejalan dengan maqashid syariah dan tidak bisa dianggap sebagai bentuk pernikahan yang ideal menurut ajaran Islam.

References

Al-Qur’an & Hadist

Al-Qur’an. (t.t.). Surah An-Nisa’ [4]: 21.

Al-Qur’an. (t.t.). Surah Ar-Rum [30]: 21.

Al-Bukhari. (t.t.). Shahih al-Bukhari, Kitab Bad’i al-Wahyu, Hadits No. 1.

Muslim. (t.t.). Shahih Muslim, Kitab al-Imarah, Hadits No. 1907.

Buku/Artikel/Dokumen Lain

Abror, M., Akbarizan, & Munir, A. A. (2025). Maqashid syariah dalam pengasuhan anak di Indonesia: Telaah hadis Nabi dan implikasinya dalam hukum keluarga Islam. Jurnal El-Thawalib, 6(2). https://jurnal.uinsyahada.ac.id/index.php/thawalib/article/download/15108/pdf

Afifa, R., & Azwar, Z. (2023). Lavender marriage: Pendekatan kaidah nahyu dalam istinbath hukum. Al-Maqashidi: Jurnal Studi Hukum Islam, 134.

Al-Jaziri, A. R. (2003). Al-Fiqh ‘ala al-Madzahib al-Arba‘ah (Jilid 4). Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Al-Suyuti, J. (1990). Al-Ashbah wa al-Naza'ir fi Qawa'id wa Furu' Fiqh al-Shafi'iyyah. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Al-Zuhayli, W. (1985). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu (Jilid 7). Dar al-Fikr.

Asyari, F. (2017). LGBT dan hukum positif Indonesia. Jurnal Legality, 2(2), 57–65.

CNN Indonesia. (2025, Januari 20). Apa itu lavender marriage? Kenali konsep dan maknanya. https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20250120074655-284-1189001/apa-itu-lavender-marriage-kenali-konsep-dan-maknanya

Dewi, T., dkk. (2025). Analysis of the lavender marriage phenomenon and its challenges to family law in Indonesia. International Journal of Cultural and Social Science, 6(1), 155–165.

Hudiyani, Z. (2021). Homoseksual dan Islam: Analisis Maqāṣid Sharīʿah (Disertasi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).

Jurnal Hikmatina. (t.t.). Dampak ketidakharmonisan keluarga dalam perkembangan kehidupan anak menurut hukum Islam dan perspektif sosiologis: Studi kasus di Desa Plososari Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto. UIN Sunan Ampel.

Maharani, Z. F., Puspita, R. T., Syamsuddin, J., Nasrullah, R. A. S., Pratama, Y. A., Faumair, I., Magufira, U., Rahmadani, M., Chitarra, D. P. B., & Enteng, N. (t.t.). Ini yg fix. Scribd. https://www.scribd.com/document/872048558/ini-yg-fix

Manafe, J. S., Ataupah, J. M., & Nahak, H. M. I. (2024). Examining lavender marriage: Social influence and identity construction in a heteronormative context. Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial PLURALIS, 3(1), 41–54.

Miranda, M., Sulaiman, & Rasyid, L. M. (2025). Analisis yuridis terhadap pembatalan perkawinan (fasakh) akibat pemalsuan identitas (Studi Putusan Nomor 1670/Pdt.G/2024/Pa. Btm). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum (JIMFH), 8(3). https://www.researchgate.net/publication/376060246_PROBLEMATICS_OF_LGBT_ACCORDING_TO_MAQASID_AL-SYARIAH_WITH_HIFDZ_NASHL

Nafiah, Muliawati, I. S., Syafa, S. Q. A., A., Fatmala, S., & Ash Shabah, M. A. (2023). Problematics of LGBT according to Maqasid al-Syariah with Hifdz Nashl. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/376060246_PROBLEMATICS_OF_LGBT_ACCORDING_TO_MAQASID_AL-SYARIAH_WITH_HIFDZ_NASHL

Nasution, M. S. A. (2022). Larangan homoseksual: Studi analisis tafsir maqashidi pada QS Al-A‘raf 7:80–81. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/359164989_Larangan_Homoseksual_Studi_Analisis_Tafsir_Maqashidi_Pada_QS_Al-A'raf_7_80-81

Rahman, M. R. A. (2024). Dialektika fiqih kontemporer terhadap ketetapan hukum lavender marriage. El-Qanuniy: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 60.

Subkhi, M. (t.t.). Analisis terhadap praktik cover up marriage pengidap homoseksual.

Suhendi, H. (2010). Fiqh Muamalah. Rajawali Pers.

Syarifuddin, A. (2009). Hukum Perkawinan Islam di Indonesia: Antara Fiqh Munakahat dan Undang-Undang Perkawinan. Kencana.

Sylvia, K. (2024). Dialektika fiqih kontemporer terhadap ketetapan hukum lavender marriage. El-Qanuniy: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 57.

Xaverius, F. (2024, April 29). Menyikapi tabir lavender marriage di tengah tekanan sosial dan agama. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/frans36286/67fa0a6f34777c324c4375c2/menyikapi-tabir-lavender-marriage-di-tengah-tekanan-sosial-dan-agama

Cover Image
Downloads
Published
2025-12-27
Section
Articles

How to Cite

TINJAUAN LAVENDER MARRIAGE DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH. (2025). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(2), 2881-2890. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/4826

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

1-10 of 60

You may also start an advanced similarity search for this article.