KAIDAH FIKIH EKONOMI SYARIAH ADAPTIF

Authors
  • Baidowi

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Faulita Ulul Azmia

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Laily Artia Hanum

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Jessenia Hayfa

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Kamila Dzakiatuz Zahra

    Universitas Negeri Semarang
    Author
Keywords:
Cerai gugat, Pemberian nafkah, nusyuz, SEMA No. 3 Tahun 2018, perlindungan hukum istri.
Abstract

Era modern dengan perkembangan sosial, budaya, dan teknologi yang pesat telah menciptakan banyak kegiatan baru yang status hukumnya tidak dapat ditemukan langsung dalam Al-Qur’an dan hadis. Untuk mengatasi kekosongan hukum ini, diperlukan prinsip dasar dalam fiqih Islam. Kaidah "al-ashlu fi al-asyyaa’ al-ibahah" (hukum asal segala sesuatu adalah mubah/boleh) menjadi sangat relevan. Kaidah ini berfungsi sebagai tolok ukur yang menjamin kebebasan bertindak bagi umat Islam selama tidak ada larangan eksplisit, sekaligus menegaskan kemampuan hukum Islam untuk menyesuaikan diri dengan perubahan zaman. 

Melalui metode penelitian kepustakaan dengan analisis yuridis normatif (untuk meninjau dasardasar syariat) dan konseptual (untuk mengkaji implementasi pada muamalah modern seperti asuransi dan perbankan syariah), kajian ini dilakukan. Temuan studi menunjukkan bahwa kaidah ini didukung oleh berbagai sumber hukum Islam (Al-Qur’an, Sunnah, ijma’, qiyas) dan diperkuat oleh konsep-konsep seperti maqashid al-syari’ah. Kaidah al-ibahah terbukti sangat krusial dalam mengembangkan hukum ekonomi syariah kontemporer, memfasilitasi inovasi yang tetap berpegang teguh pada koridor syariat. Kesimpulannya, kaidah ini menampakkan sifat hukum Islam yang dinamis dan rasional dalam menghadapi kompleksitas kehidupan modern. 

References

Abu Furqan. (2023). Kaidah al-ashlu fil asy-yaa’i al-ibahah. Diakses pada 2 Oktober 2025, dari https://abufurqan.id/kaidah-al-ashlu-fil-asy-yaai-al-ibahah/

Lisrohkhati, I., Tunnisak, E. D. M., Wardani, A. R., & Sujianto, A. E. (2023). Penerapan Kaidah Fiqh Manajemen Laba Pada Lembaga Keuangan Syariah Dalam Perspektif Islam. Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Dan E-Commerce, 2(2), 145-155.

Oktavianti, R., & Amsari, S. (2024). Analisis Strategi Pengembangan Perbankan Syariah di Tadika Bijak Lestari Al-Fikh Orchard Georgetown Penang. Hijri, 13(1), 30-40.

Munthe, S. (2017). Implementasi prinsip ekonomi syariah dalam peraturan perbankan syariah sebagai pencapaian dalam hukum Islam. Jurnal Ilmiah Advokasi, 5(1), 7494.

Edo Segara Gustanto dan Jaih Mubarok. “Kaidah Fikih Al-Ashlu fi al-Asyyaa’ al-Ibahah dalam Konteks Ekonomi dan Bisnis Syariah.” Tamaddun Journal of Islamic Studies, Vol. 2, No. 2 (Desember 2023), hlm. 81–93.

Djazuli, A. 2010. Kaidah-Kaidah Fiqh. Jakarta: Kencana dan ICCE.

Ridwan, M., Umar, M., H. & Ghafar, A. (2021). Sumber-sumber Hukum Islam dan Implementasinya Kajian Deskriptif Kualitatif Tentang Al-qur’an, Sunnah, dan ‘Ijma. Borneo: Journal Islamic Of Studies, Vol. 1, No. 2.

Asmuni, A., Syahnan, M., & Nasution, M., H. (2025). Status Hukum Menggunakan Pendekatan Qiyas Jali. As-sais: Jurnal Hukum Tata Negara/Siya, Vol. 9, No. 1.

Sofwan. A. (2018). Interelasi Qawaid Ushul Dan Fiqhiyah Sebagai Sebagai Landasan Hukum Islam Yang Universal. Legitima: Jurnal Hukum Keluarga Islam, Jil. 1, No. 1.

Maulidizen, A. & Raihanah, A. (2019). Teknik Penentuan Ijtihad dan Penerapannya Dalam Kehidupan: Analisis Istihsan, Maslahah Mursalah, 'Urf, dan Syar'u Man Qablana.

Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum, Jil. 4, No. 1.

Cover Image
Downloads
Published
2025-12-10
Section
Articles

How to Cite

KAIDAH FIKIH EKONOMI SYARIAH ADAPTIF. (2025). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(2), 961-970. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/3259

Similar Articles

1-10 of 707

You may also start an advanced similarity search for this article.