ANALISIS YURIDIS PENGATURAN SANKSI JARIMAH KHAMR DALAM QANUN ACEH NOMOR 6 TAHUN 2014

Authors
  • Fauzan Azmi Maulana

    Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
    Author
  • Indra Mulyana

    Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
    Author
  • Muhammad Eriyan

    Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
    Author
  • Deden Najmudin

    Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
    Author
Keywords:
Qanun Aceh, Jarimah Khamr, Hukum Jinayat, Aceh Qanun, Jinayat Law
Abstract

Penerapan Syariat Islam di Provinsi Aceh sebagai daerah dengan otonomi khusus melahirkan sistem hukum pidana Islam yang khas, salah satunya melalui Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Salah satu pengaturan penting dalam qanun tersebut adalah penetapan sanksi terhadap jarimah khamr yang berbeda secara fundamental dengan hukum pidana nasional. Permasalahan yang muncul adalah adanya perbedaan filosofi, bentuk sanksi, serta tujuan pemidanaan antara Qanun Jinayat dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang berpotensi menimbulkan diskursus hukum dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan sanksi jarimah khamr dalam Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014, membandingkannya dengan pengaturan dalam KUHP, serta menelaah filosofi pemidanaan yang melandasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, perbandingan hukum, dan konseptual. Teori yang digunakan meliputi teori hukum pidana Islam (fiqh jinayah), teori tujuan pemidanaan, serta konsep pluralisme hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi jarimah khamr dalam Qanun Jinayat memiliki karakteristik khusus berupa penerapan ‘uqubat hudud dan ta’zir yang berorientasi pada efek jera (zawajir) dan penebusan dosa (jawabir), berbeda dengan KUHP yang menitikberatkan pada ketertiban umum melalui sanksi penjara dan denda. Kebaharuan penelitian ini terletak pada analisis integratif antara konstruksi normatif sanksi khamr, filosofi pemidanaan Islam, dan konteks pluralisme hukum nasional. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian hukum pidana Islam di Indonesia serta memberikan perspektif akademik terhadap harmonisasi hukum nasional dan hukum daerah berbasis syariat.

Kata Kunci: Qanun Aceh, Jarimah Khamr, Hukum Jinayat

 

 

Abstract

The implementation of Islamic Sharia in Aceh Province as a region with special autonomy gave birth to a unique Islamic criminal law system, one of which is through Aceh Qanun Number 6 of 2014 concerning Jinayat Law. One important regulation in the qanun is the determination of sanctions for khamr crimes that are fundamentally different from national criminal law. The problems that arise are the differences in philosophy, form of sanctions, and the purpose of punishment between Qanun Jinayat and the Criminal Code (KUHP), which has the potential to give rise to legal and social discourse. This study aims to analyze the provisions of sanctions for khamr crimes in Aceh Qanun Number 6 of 2014, compare them with the provisions in the KUHP, and examine the philosophy of punishment that underlies them. The research method used is normative legal research with a statutory, comparative legal, and conceptual approach. The theories used include the theory of Islamic criminal law (fiqh jinayah), the theory of the purpose of punishment, and the concept of legal pluralism. The results of the study indicate that the sanctions for khamr crimes in the Qanun Jinayat have special characteristics in the form of the application of ‘uqubat hudud and ta’zir which are oriented towards a deterrent effect (zawajir) and atonement (jawabir), in contrast to the Criminal Code which emphasizes public order through imprisonment and fines. The novelty of this study lies in the integrative analysis between the normative construction of khamr sanctions, the philosophy of Islamic punishment, and the context of national legal pluralism. This study contributes to enriching the study of Islamic criminal law in Indonesia and provides an academic perspective on the harmonization of national law and sharia-based regional law.

Keywords: Aceh Qanun, Jarimah Khamr, Jinayat Law

Author Biographies
  1. Fauzan Azmi Maulana, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

    Jurusan Hukum Pidana Islam Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

  2. Indra Mulyana, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

    Jurusan Hukum Pidana Islam Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

  3. Muhammad Eriyan, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

    Jurusan Hukum Pidana Islam Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

  4. Deden Najmudin, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

    Jurusan Hukum Pidana Islam Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

References

Ali, Zainuddin. (2012). Hukum Pidana Islam. Jakarta: Sinar Grafika.

Ash-Shiddieqy, T.M. Hasbi. (2011). Falsafah Hukum Islam. Jakarta: Bulan Bintang.

Audah, Abdul Qadir. (2014). Ensiklopedi Hukum Pidana Islam (At-Tasyri’ al-Jina’i al-Islami). Jilid I-V. Bogor: Kharisma Ilmu.

Doi, Abdur Rahman I. (2002). Tindak Pidana dalam Syariat Islam. Jakarta: Rineka Cipta.

Djazuli, A. (2000). Fiqh Jinayah: Upaya Menanggulangi Kejahatan dalam Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Hanafi, A. (2005). Asas-Asas Hukum Pidana Islam. Jakarta: Bulan Bintang.

Irfan, M. Nurul & Masyrofah. (2013). Fiqih Jinayah. Jakarta: Amzah.

Lamintang, P.A.F. (2011). Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Manan, Abdul. (2006). Reformasi Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Marzuki, Peter Mahmud. (2011). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Muslich, Ahmad Wardi. (2005). Pengantar dan Asas Hukum Pidana Islam. Jakarta: Sinar Grafika.

Prasetyo, Teguh. (2010). Hukum Pidana. Jakarta: Rajawali Pers.

Santoso, Topo. (2003). Membumikan Hukum Pidana Islam di Indonesia. Jakarta: Gema Insani Press.

Santoso, Topo. (2016). Hukum Pidana: Suatu Pengantar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Syahbandir, Mahdi. (2010). Sejarah dan Politik Hukum Islam di Indonesia. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.

Waluyo, Bambang. (2008). Pidana dan Pemidanaan. Jakarta: Sinar Grafika.

Abubakar, Al Yasa. (2015). "Penerapan Syariat Islam di Aceh: Antara Harapan dan Kenyataan". Jurnal Hukum Islam, 12(1), 15-32.

Afriana, N. (2016). "Eksistensi Qanun Jinayat dalam Sistem Hukum Nasional". Kanun Jurnal Ilmu Hukum, 18(2), 223-240.

Alwan, A., Cantika, G., Permana, G., & Najmudin, D. (2024). Dilematika Hukum: Konflik Antara Qanun Jinayah Aceh Dan Norma-Norma Hak Asasi Manusia. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan.

Faisal, M. (2018). "Analisis Hukum Terhadap Jarimah Khamar dalam Qanun No. 6 Tahun 2014". Legitimasi: Jurnal Hukum Pidana dan Politik Hukum, 7(1), 45-60.

Firdaus, R. A., Nurfadillah, S., Rahayu, F. W., & Najmudin, D. (2024). PROSES PENYELESAIAN JARIMAH KHAMAR DI MAHKAMAH SYAR’IYYAH. Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan

Hidayat, R. (2017). "Hukuman Cambuk dalam Perspektif Hak Asasi Manusia". Jurnal HAM, 9(1), 55-70.

Husin, T. (2014). "Pelaksanaan Hukuman Cambuk di Aceh: Tinjauan Kriminologi". Jurnal Media Hukum, 21(2), 180-195.

Ilyas, M. (2019). "Disparitas Pemidanaan dalam Putusan Mahkamah Syar’iyah". Jurnal Yudisial, 12(2), 145-162.

Jalil, A. (2016). "The Implementation of Sharia Law in Aceh: Its Compatibility with Indonesian National Law". Indonesian Journal of International Law, 13(3), 320-338.

Munir, B. (2015). "Politik Hukum Qanun Jinayat Aceh". Jurnal Konstitusi, 12(3), 567-588.

Nurhadi, Z. (2018). "Efektivitas Penerapan Qanun Jinayat terhadap Penanggulangan Jarimah Khamr". Jurnal Petita, 3(1), 12-25.

Putra, A. (2020). "Dualisme Hukum Pidana di Aceh: Studi Kasus Qanun Jinayat dan KUHP". Jurnal Ilmiah Universitas Syiah Kuala, 5(2), 88-102.

Putri, Y., Khosim, A., & Najmudin, D. (2025). Penerapan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat Terhadap Pelaku Minum Khamr Perspektif Hukum Pidana Islam. Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam

Salim, Arskal. (2015). Contemporary Islamic Law in Indonesia: Sharia and Legal Pluralism. Edinburgh University Press.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

KitabUndang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Cover Image
Downloads
Published
2026-01-03
Section
Articles

How to Cite

ANALISIS YURIDIS PENGATURAN SANKSI JARIMAH KHAMR DALAM QANUN ACEH NOMOR 6 TAHUN 2014. (2026). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(3), 151-160. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/5335

Similar Articles

31-40 of 716

You may also start an advanced similarity search for this article.