FENOMENA ANAK MELAKUKAN PEMBUNUHAN KELUARGANNYA DITINJAU DARI HUKUM
- Authors
-
-
Jesika Oktaria Sihaloho
Universitas Pembangunan Panca BudiAuthor -
Tamaulina Br Sembiring
Universitas Pembangunan Panca BudiAuthor -
Arda Gerdana Purba
Universitas Pembangunan Panca BudiAuthor
-
- Keywords:
- Perlindungan Anak, Pembunuhan Keluarga, Pidana Anak, Fenomena Pembunuhan
- Abstract
-
Fenomena anak yang melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap keluargnya sendiri merupakan perbuatan yang mengejutkan dan menimbulkan suatu pertanyaan. Di mata hukum, anak sangat di lindungi tapi, di sisi lain ia telah melakukan perbuatan yang berat yaitu pembunuhan. Perbuatan ini menimbulkan keraguan dalam penegakan hukum, khususnya dalam menyeimbangkan prinsip perlindungan pidana anak dengan tanggung jawaban pidana atas perbuatan yang dilakukan. Dengan metode yurisnormatif ini, telah melalukan kajian menelaah peraturan perundang – undangan, dalam Kitab Undang – Undang Hukum Pidana (KUHP), dan Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Hasil dari penelitian ini, menujukkan bahwa anak dapat dimintai pertanggungjawaban pidana dalam perbuatannya , tapi proses hukumnya dan sanksi berbeda dengan orang dewasa. Sistem Peradilan Pidana Anak lebih harus mengutamakan pembinaa, rehabilitas, dan penerapan diversi, selain ini anak seharusnya dapat lingkungann keluarga yang harmonis, psikologis, dan sosial berperan dalam tindak pidana yang membuat pendekatan hukum tidak bersifat respresif, tetapi juga preventif dan rehabilitatif
- Author Biographies
- References
-
[1] Abdussalam. Hukum Perlindungan Anak. Jakarta: Restu Agung, 2007. Chazawi, Adami. Kejahatan terhadap tubuh & nyawa. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2007.
[2] Arief, Barda Nawawi. Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Hukum Pidana. Jakarta: Kencana, 2018.
[3] Huda, Chairul. Dari Tiada Pidana Tanpa Kesalahan Menuju kepada Tiada Pertanggungjawaban Pidana Tanpa Kesalahan. Jakarta: Kencana, 2006.
[4] Marlina. Peradilan Pidana Anak di Indonesia: Pengembangan Konsep Diversi dan Restorative Justice. Bandung: Refika Aditama, 2012.
[6] Muladi dan Barda Nawawi Arief. Teori-teori dan Kebijakan Pidana. Bandung: Alumni, 2010.
[7] Soekanto, Soerjono. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI Press, 2014.
[8] Indonesia. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
[9] Indonesia. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
[10] Indonesia. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
[11] Indonesia. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
[12] Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia
JURNAL ILIMAH
Darmanto, Rudi. Tindak Pidana Pembunuhan Yang Dilakukan Anak Dibawah Umur. Universitas Airlangga
Hadi, Setia Tunggal, UU RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, Harvarindo, Jakarta, 2013, hlm.
Subidya, Pramatama. "Pemidanaan Terhadap Anak Yang Melakukan Tindak Pidana Pembunuhan". Program Kekhususan Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Udayana.
- Downloads
- Published
- 2026-01-03
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Nauval Putra Rangkuti, Tamaulina Br Sembiring, PERAN PARTAI POLITIK TERHADAP KEBERHASILAN ANGGOTA LEGISLATIF , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ago Rivaldo Toraja Sitepu, Harry Gusti Atmaja, Shakti Ramadhan, Tamaulina Br Sembiring, UPAYA PENCEGAHAN KORUPSI DALAM PEMBANGUNAN DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Rifki Alfiad, Tamaulina Br Sembiring, Ririn Eka Ariyanti, M. Haekal Fajri, PENGANIAYAAN YANG DILAKUKAN OLEH REMAJA DI RANAH UMUM SAAT INI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Adzraa Livia Amri, Dhiyaul Aulia Arkan Nadeak, Khalisya Dzihni Daulay, Tamaulina Br Sembiring, KORUPSI SEBAGAI SALAH SATU PENYAKIT DALAM PEMBANGUNAN INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Annisa Nabila Sitepu, Tamaulina Br Sembiring, Fitra Khaira Daulay, PENYALAHGUNAAN ITE DALAM KELUARGA (DAMPAK PENGGUNAAN GADGET DI USIA DINI) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Cantika Putri Iskandar, Tamaulina Br Sembiring, Fahmi Fahrurozi, PERKEMBANGAN TEKNOLOGI SEBAGAI SALAH SATU FAKTOR PENDUKUNG PEMBUNUHAN BERENCANA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Laynie Ashiila Rabbani, Muhammad Fachrur Rozi, Tamaulina Br Sembiring, TANTANGAN PELAKSANAAN HUKUMAN MATI DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Agnes G. R. Simbolon, Novia Nayla Putri, Voleta Istiqomah, Marsya Keisya Gunawan, Lutfhi Naufal Najib, Srikandi, Mulyadi, PRESEPSI GENERASI Z MENGENAI BUDAYA PATRIARKI DALAM ADAT NUSANTARA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Dara Ainun, Astri Hanipah, Alya Nur Latifah, Arno Alam, Alfiana Zahra, IMPLEMENTASI KEBIJAKAN FARMAKOVIGILANS SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN HAK KESEHATAN MASYARAKAT DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Senli Ameilia, Zainudin Hasan, PERKAWINAN MATUDAU DAN SEMANDA, EKSISTENSI, PRAKTIK DAN INTEGRITAS DALAM HUKUM PERKAWINAN MODERN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Tauhid Bagus Natanegara, PENGARUH MULTITAFSIR TERHADAP KATA “DAN”, “ATAU” DALAM PERUNDANG-UNDANGAN DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Septa Nurhaliza, Aura Cantika Darmawan, Alya Ambarwati, Lia Amelia, DISSENTING OPINION SEBAGAI ALAT TAWAR SUAP DALAM PERADILAN INDONESIA: ANALISIS ETIK DAN HUKUM PADA KASUS RONALD TANNUR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Joy Dame Ramayanti Pane, Eko Raharjo, Firganefi, Deni Achmad, KEBIJAKAN HUKUM PIDANA DALAM PEMBERIAN PEMBEBASAN BERSYARAT BAGI NARAPIDANAKASUS KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENYEBABKAN KEMATIAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Mutiara Amri Putri, HUKUM ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT LAMPUNG PEPADUN: KAJIAN TERHADAP TRADISI BEGAWI, SESAN, DAN SEBAMBANGAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Mikha Gracy Kasih, Elsa Mayori, Nerrissa Arviana Panjaitan, Suci Prihatin, Dede Ika Murofikoh, KEDUDUKAN DAN PERAN HAKIM PENGAWAS DALAM PENGURUSAN DAN PEMBERESAN HARTA PAILIT MENURUT UNDANG -UNDANG NOMOR 37 TAHUN 2004 TENTANG KEPAILITAN DAN PKPU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Iqbal Haikal, Reyhan Firandhi, Wahyu Abi Dwi Putra, ANALISIS PELANGGARAN DEKLARASI UNIVERSAL HAK ASASI MANUSIA TAHUN 1948 TERKAIT KEJAHATAN TERHADAP KEMANUSIAAN DI MYANMAR DAN CHINA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sania Ulfatun Nikmah, Tiara Intan Camesi, Asep Suherman, Dampak Inkonsistensi Penerapan Prinsip Komplementaritas dan Ketidaksiapan Aparat Nasional terhadap Pemenuhan Hak Asasi Manusia dalam Pertanggungjawaban Pidana Individual atas Kejahatan Genosida , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 11 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
You may also start an advanced similarity search for this article.