ANALISIS LEGAL STANDING PEMOHON DALAM PENGUJIAN UNDANG-UNDANG ARBITRASE (MK NO. 100/PUU‑XXII/2024)
- Authors
-
-
Refania Varetta Sugiarto
Universitas PamulangAuthor
-
- Keywords:
- Legal Standing, Mahkamah Konstitusi, Pengujian Undang-Undang, Arbitrase, Uji Materiil, Kerugian Konstitusional
- Abstract
-
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis legal standing pemohon dalam pengujian Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 100/PUU‑XXII/2024. Dalam perkara ini, Mahkamah Konstitusi menguji kedudukan hukum pemohon yang mengajukan uji materiil terhadap UU Arbitrase, yang mengatur tentang penyelesaian sengketa melalui mekanisme arbitrase. Aspek utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana Mahkamah Konstitusi menilai legal standing pemohon dan kriteria yang digunakan dalam menentukan apakah pemohon memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan permohonan uji materiil. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif, dengan menganalisis putusan Mahkamah Konstitusi serta teori-teori legal standing dalam hukum acara konstitusi. Dalam analisisnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Konstitusi menerapkan prinsip legal standing yang ketat. Pemohon harus dapat membuktikan adanya kerugian konstitusional yang nyata dan langsung akibat berlakunya undang-undang yang diuji. Mahkamah tidak hanya mengandalkan klaim dari pemohon, namun juga memerlukan bukti yang konkret untuk membuktikan adanya hubungan sebab-akibat antara norma yang diuji dan kerugian yang dirasakan oleh pemohon. Dalam kasus ini, Mahkamah menilai bahwa pemohon gagal untuk menunjukkan kerugian konstitusional yang dapat diterima secara hukum, sehingga permohonan uji materiil tidak dapat diterima. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai prosedur legal standing dalam pengujian undang-undang di Mahkamah Konstitusi, serta pentingnya pemenuhan syarat-syarat legal standing sebagai prasyarat utama dalam proses uji materiil undang-undang.
Kata Kunci: Legal Standing, Mahkamah Konstitusi, Pengujian Undang-Undang, Arbitrase, Uji Materiil, Kerugian Konstitusional.
- Author Biography
- References
-
Hukum, Urgensi Kedudukan, Mahkamah Konstitusi, and Republik Indonesia, ‘Eteran Ociety Ournal’, 4.2 (2023)
Mahkamah Konstitusi, ‘PUTUSAN Nomor 100/PUU-XXII/2024’, 2024, pp. 1–144
Yang, Tuhan, Maha Esa, Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Konstitusi, Undang-undang Dasar, and others, ‘HUKUM ACARA MAHKAMAH KONSTITUSI’, 1945, pp. 1–327
- Downloads
- Published
- 2026-01-05
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Refania Varetta Sugiarto, Dede Ika Murofikoh, PENGAWASAN OMBUDSMAN TERHADAP PELAYANAN PUBLIK BERBASIS APLIKASI: EVALUASI MALADMINISTRASI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ADMINISTRASI NEGARA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Reivo Ibanes, DINAMIKA INSTITUSIONAL DALAM HUKUM TATA NEGARA DAN ADMINISTRASI NEGARA INDONESIA: POLEMIK KEPUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI, INTEGRITAS LEGISLATIF, DAN TANTANGAN IMPLEMENTASI PERATURAN TERBARU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Adam Fathin Dharmawan, Baharudin Bachri, Muhammad Dafa Septian, PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fauzan Azmi Maulana, Indra Mulyana, Muhammad Eriyan, Deden Najmudin, ANALISIS YURIDIS PENGATURAN SANKSI JARIMAH KHAMR DALAM QANUN ACEH NOMOR 6 TAHUN 2014 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ayu Rahmania, M. Faisal Dio Azhary, Fatrico Fathan An-Najjah Syafri, PENGARUH ALAT BUKTI ELEKTRONIK TERHADAP PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA SIBER DALAM HUKUM ACARA PIDANA INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Kirana Ayu Fatmi Gandasari, UNCITRAL REGIONAL CENTRE FOR ASIA AND THE PACIFIC (RCAP): ANALISIS PEMBENTUKAN MODEL LAW SEBAGAI SOFT LAW DALAM MENGATASI TANTANGAN ARBITRASE KOMERSIAL INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 11 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Zahrah Rani’ah Delyananda, Salsas Bila Juniyanti Tanjung, Hikmah Nurhasanah, Putiara Nalasatya, Irwan Triadi, Analisis Filsafat Hukum terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU/XXI/2023 tentang Persyaratan Batas Usia Pencalonan Presiden - Wakil Presiden , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Abdul Khoerumudin, Gugun Sidabutar, Hudi Yusuf, PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA OLEH ANAK DIBAWAH UMUR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Naufalia Andita, Indira Nur Syahrani Makmur, Elisabeth Immanuella Rajagukguk, Erlita Sari Zai, Irsyaf Marsal, INKONSISTENSI PROLEGNAS TERHADAP ASAS PERENCANAAN PEMBENTUKAN UNDANG-UNDANG YANG RASIONAL TERUKUR SEBAGAI SUMBER DISTORSI POLITIK HUKUM NASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Devina Yadita, ANALISIS KETAATAN NEGARA TERHADAP WORLD TRADE ORGANIZITION (WTO) DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM PERDAGANGAN INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Kaharuddin Kaharuddin, Irene Callista Khalfani, Srikandi Asia Komala Putri Dia, Adelia Putri Rahayu, ANALISIS TERKAIT BATAS KEWENANGAN DAN RUANG GERAK EKSEKUTIF DIBAWAH KONTROL LEGISLATIF DI SISTEM PRESIDENSIAL INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.