STUDI KOMPARATIF PENYELESAIAN SENGKETA TANAH DALAM HUKUM ADAT DAN HUKUM NASIONAL
- Authors
-
-
Sri Wulan Noorrahman
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-banjariAuthor -
Fallin Oktavia
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-BanjariAuthor -
Muhammad Rizky
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-BanjariAuthor -
Indah Dewi Megasari
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-BanjariAuthor
-
- Keywords:
- Sengketa Tanah, Hukum Adat, Hukum Nasional, Kepastian Hukum
- Abstract
-
Tanah memiliki peran yang sangat fundamental dalam kehidupan manusia, khususnya di Indonesia, karena selain bernilai ekonomis juga sarat dengan makna sosial, budaya, dan religius. Namun, kedudukan tanah yang strategis sering kali menimbulkan sengketa yang kompleks, kronis, dan multidimensional. Sengketa tanah dapat bersumber dari tumpang tindih hak, ketidakjelasan kepemilikan, konflik warisan, hingga perebutan tanah adat, yang berdampak pada aspek hukum, sosial, ekonomi, dan politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mekanisme penyelesaian sengketa tanah dalam perspektif hukum adat dan hukum nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis-normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis berbasis studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum adat menyelesaikan sengketa tanah melalui musyawarah mufakat dengan melibatkan tokoh adat sebagai mediator, menekankan pemulihan harmoni sosial dan keadilan substantif. Sementara itu, hukum nasional menekankan kepastian hukum melalui jalur litigasi maupun mediasi sebagaimana diatur dalam Permen ATR/BPN Nomor 21 Tahun 2020. Mediasi yang difasilitasi oleh BPN terbukti lebih efisien, mampu mengurangi biaya, serta menghasilkan kesepakatan yang win-win solution. Perbedaan karakteristik antara hukum adat dan hukum nasional mengandung potensi disharmoni, namun juga membuka peluang integrasi. Dengan memadukan nilai kepastian hukum formal dan keadilan substantif berbasis kearifan lokal, model penyelesaian sengketa tanah yang lebih adil, efektif, dan kontekstual dapat diwujudkan untuk mendukung stabilitas sosial serta kepastian hukum di Indonesia.
- References
-
Alvin, H., Uma, A. M., Al Qin, F. H., & Wahyuddin. (2025). Penyelesaian sengketa tanah sesuai Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang Nomor 21 Tahun 2020 di Kelurahan Pagutan, Kota Mataram. Jurnal Risalah Kenotariatan, 6(1), 1–15. https://doi.org/10.29303/risalahkenotariatan.v6i1.370
Asliani, A. (2025). Penyelesaian Sengketa Tanah Ditinjau dari Hukum Nasional dan Hukum Islam. Jurnal Hukum, 4(1), 335-342. https://share.google/J44cupJZCtkeVaJfb
Hartana, H., & Suriati, N. K. (2020). Penyelesaian Sengketa Tanah Adat Kabupaten Buleleng Bali. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 8(3), 219–230. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPP
Hartini, S. I., & Pabassing, Y. (2023). Penyelesaian sengketa tanah ulayat di Kampung Harapan Kabupaten Jayapura. Jurnal Hukum Ius Publicum, 1(1), 28-40. https://doi.org/10.55551/jip.v1iI.4
Nugroho, S. (2023). Perlindungan Hukum Terhadap Warga Negara Indonesia Keturunan Tionghoa Atas Status Kepemilikan Hak Atas Tanah Di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Undang–Undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria Jo Undang–Undang Nomor 13 Tahun 2012 Tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. (Doctoral Dissertation, Fakultas Hukum Universitas Pasundan).
Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang Nomor 21 Tahun 2020 tentang Proses Penyelesaian Sengketa Tanah
Riski, N., Octaviyanda, S., & Fernando, W. (2023). Implementasi hukum adat dalam penyelesaian sengketa tanah di Indonesia. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(2), 1351–1364.
Sulaiman, A. I. (2013). Model Komunikasi Formal dan Informal dalam Proses Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Penelitian Komunikasi, 16(2).
Widiawati, A., Firmanto, F., & Miswar. (2024). Analisis terhadap kasus hukum perdata dalam sengketa lahan pertanahan. Jurnal Pahlawan, 7(1), 38–50.
Zia, H. (2021). Eksistensi Hukum Adat Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Ulayat di Indonesia. DATIN Law Jurnal, 2(1), 22–34. https://doi.org/10.36355/dlj.v1i1
- Downloads
- Published
- 2026-01-07
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Fitria Indriani, Ersha, Muhammad Arya Dimas Baihaqi, Indah Dewi Megasari, PERBANDINGAN KONSEP KEADILAN DALAM HUKUM ISLAM DAN SISTEM HUKUM BARAT MODERN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Mohamad Farrel Fadlullrohman, Rucita Assami Ramdani, Luxiana Tasha Salmi, Alma Nurhasna, Galih Satya Anugrah, PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP JAMINAN HUKUM DALAM KEBEBASAN BERPENDAPAT DI MEDIA SOSIAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Adnan Savria Purnama, MEKANISME PENGAWASAN DAN SANKSI HUKUM PENGALIHFUNGSIAN HUTAN MENJADI KAWASAN WISATA YANG TIDAK MEMPERTIMBANGKAN AMDAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- saddam adik basmala, HUKUM PEMBUKTIAN PIDANA DALAM SISTEM PERADILAN INDONESIA: ANALISIS NORMATIF, FILOSOFIS, DAN PRAKTIS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Silva Istaviolani, Annisya Nurhasanah, Ayu Putriyana, Dwi Putri Lestarika, ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERAN KEBEBASAN PERS DALAM PENEGAKAN HUKUM MENURUT UNDANG-UNDANG NO. 40 TAHUN 1999 TENTANG PERS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 11 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Syafirlla Putri Nur Aida, Ayna Syahda Sabila, Chika Maidila, Muhammad Faathir Lubis, Neza Lailatul Ramadhani, Lidiana Bali, Mulyadi, FENOMENA OVERSHARING DI KALANGAN GEN Z: ANTARA EKSPRESI DIRI DAN KEHILANGAN PRIVASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sheila Nasywa Razani, Vivi Dyelsa, Vodena Selena Junior, Siti Fatimah Azzahra, Kasih Theresia Pratiwi Sianturi, Baidhowi, KONSEP RUKHSAH DALAM HUKUM ISLAM DAN PENERAPAN KAIDAH AR-RUKHASHU LA TUNĀṬU BIL-MA‘ĀṢĪ TERHADAP PERBUATAN MAKSIAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Safira Nurfitria, Ari Martua Hutabarat, Dian Eka Prastiwi, PENEGAKAN KETENTUAN HUKUM TERHADAP PENGENDARA TANPA SURAT IZIN MENGEMUDI MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Vania Annisa Gunawan, MAKNA SIMBOLIK DAN TATA CARA PROSES PERKAWINAN ADAT PADA MASYARAKAT LAMPUNG SAIBATIN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Adzra’ Malfaizza Mahendra, I Gusti Ngurah Dharma Laksana, TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PROBLEMATIKA ETIKA BISNIS DALAM PELAKSANAAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ririn Faranisa, Saeful Mujab, DISINFORMASI VISUAL DAN KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK DI ERA KECERDASAN BUATAN (AI): PERSPEKTIF HUKUM DAN ETIKA KOMUNIKASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.