PENGEMBANGAN KERANGKA KONSEPTUAL BERBASIS ULUMUL QUR'AN DALAM MENANGGULANGI TAFSIR HUKUM ISLAM: STRATEGI LITERASI DIGITAL BAGI MUSLIM INDONESIA

Authors
  • Baidhowi

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Rayyis Afif Yudhistira

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Panjaitan Intan Triokta

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Ahid Fathur Rohman

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Yosepha Sianturi

    Universitas Negeri Semarang
    Author
  • Dalva Wiritanaya

    Universitas Negeri Semarang
    Author
Keywords:
Ulumul Qur’an, tafsir instan, literasi digital, moderasi beragama, hukum Islam
Abstract

Perkembangan media digital telah mengubah secara fundamental pola produksi dan konsumsi wacana keagamaan di Indonesia, termasuk dalam praktik penafsiran Al-Qur’an. Media sosial memungkinkan siapa saja untuk menyampaikan tafsir keagamaan secara cepat dan luas, namun pada saat yang sama melahirkan fenomena tafsir instan yang kerap mengabaikan kaidah metodologis Ulumul Qur’an. Kondisi ini berpotensi menimbulkan distorsi makna ajaran Islam, polarisasi pemahaman keagamaan, serta melemahnya otoritas keilmuan dalam penafsiran Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan kerangka konseptual berbasis Ulumul Qur’an sebagai strategi dalam menanggulangi tafsir hukum Islam yang instan di ruang digital, sekaligus memperkuat literasi digital bagi Muslim Indonesia.

Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan komparatif, melalui analisis terhadap literatur Ulumul Qur’an, jurnal ilmiah hukum Islam, kajian moderasi beragama, serta regulasi dan doktrin hukum nasional yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Ulumul Qur’an, seperti asbāb al-nuzūl, munāsabah al-āyāt, dan orientasi maqāṣid al-Qur’ān, memiliki relevansi kuat untuk dijadikan fondasi metodologis dalam membangun literasi digital keagamaan. Integrasi kerangka Ulumul Qur’an dengan literasi digital yang mencakup pengetahuan, keterampilan, sikap, dan etika digital mampu mendorong penafsiran Al-Qur’an yang lebih moderat, kontekstual, dan berorientasi pada kemaslahatan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan literasi digital berbasis Ulumul Qur’an merupakan langkah strategis dalam menjaga otentisitas penafsiran hukum Islam serta membangun ekosistem keberagamaan digital yang inklusif dan berkeadaban di Indonesia. Kerangka konseptual ini diharapkan dapat menjadi rujukan akademik dan praktis bagi masyarakat, lembaga pendidikan, serta pemangku kebijakan dalam merespons tantangan penafsiran keagamaan di era digital.

References

Albana, H. (2022). Kontestasi Narasi Moderasi Beragama di Instagram. Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian.

Campbell, H. (2010). When Religion Meets New Media. Routledge.

Dinillah, U., & Kurnia, A. (2019). Media Sosial Instagram sebagai Media Dakwah. Kaganga: Journal of Communication Science.

Eickelman, D. F., & Anderson, J. W. (2003). New Media in the Muslim World: The Emerging Public Sphere. Bloomington. Indiana University Press.

Fitria, D. U., & Rochim, F. (2025). Analisis Proses Legislasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Ibu Kota Negara Perspektif Maslahah Mursalah. ILJS: Islamic Law Journal Siyasah.

Halim, A. (2018). Wajah Al-Quran di Era Digital. Sulur Pustaka.

Khaliq, M. N., & Pangestu, A. (2025). Teori Maqasid Syari’ah klasik (Asy-Syatibi). Risâlah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/1330

Kominfo. (2021). Panduan Gerakan Nasional Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital. Kominfo.

Lukman, F. (2016). Tafsir Sosial Media di Indonesia. Jurnal Studi Alquran dan Tafsir di Nusantara, 2.

Muhammad, W. I. (2017). Facebook sebagai Media Baru Tafsir Al-Qur’an di Indonesia. Maghza: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

Nurjanah, T. (2023). Literasi Digital dan Ketahanan Moderasi Beragama: Telaah Integratif dalam Perspektif Maqashid al-Syari’ah. Jurnal Syariah dan Hukum Islam. https://journal.iaidalampung.ac.id/index.php/jshi/article/view/422

Nurjanah, T., & Sholeha, J. (2024). Literasi Digital dan Ketahanan Moderasi Beragama: Telaah Integratif dalam Perspektif Maqashid al-Syari’ah. Jurnal Syariah dan Hukum Islam, 3.

Nurpriatna, A., Afifah, Y. A., & Shalehah, N. W. (2023). Pendidikan Islam dan Literasi Digital: Strategi Mengatasi Hoaks dan Konten Negatif di Kalangan Remaja Muslim. Jurnal Ta'dib. https://tadib.staimasi.ac.id/index.php/JT/article/view/71

Putra, H., & Hernida, A. (2024). Hukum Islam dan Tantangan Moral Era Digital di Indonesia. Jurnal Literasiologi. https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/972

Rusdi, M. A. (2017). Maslahat sebagai Metode Ijtihad dan Tujuan Utama Hukum Islam. Jurnal Syariah dan Hukum, 15. https://ejurnal.iainpare.ac.id/index.php/diktum/article/view/432/328.

Saeed, A. (2006). Interpreting the Qur’an: Towards a Contemporary Approach. Routledge.

Saeed, A. (2015). Paradigma, Prinsip dan Metode: Penafsiran Kontekstualis atas Al-Qur’an. Ladang Kata.

Saifillah, M. (2023). Models of Communication of Da’wah Content in the Digital Era. Proceeding of International Conference on Education, Society, and Humanity.

Saputra, M. I., & Syahputra, N. W. (2023). Penanaman Paham Literasi Digital dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Tadzkiyyah.

Shibab, M. Q. (2013). Kaidah Tafsir: Syarat, Ketentuan, dan Aturan yang Patut Anda Ketahui dalam Memahami Ayat-Ayat Al-Qur'an. Lentera Hati.

Zaid, B dkk. (2022). Digital Islam and Muslim Millennials: How Social Media Influencers Reimagine Religious Authority and Islamic Practices. Religions, 13.

Cover Image
Downloads
Published
2026-01-09
Section
Articles

How to Cite

PENGEMBANGAN KERANGKA KONSEPTUAL BERBASIS ULUMUL QUR’AN DALAM MENANGGULANGI TAFSIR HUKUM ISLAM: STRATEGI LITERASI DIGITAL BAGI MUSLIM INDONESIA. (2026). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(3), 701-710. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/6013

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

21-30 of 743

You may also start an advanced similarity search for this article.