Nilai-Nilai Filosofi dalam Pernikahan Adat Lampung

Authors
  • Elza Cici Handa Yanti

    Universitas Bandar Lampung
    Author
Keywords:
Makna Filosofis, Prosesi Pernikahan, Adat Lampung
Abstract

Pernikahan adat Lampung merupakan salah satu warisan budaya yang kaya dengan nilai-nilai filosofi yang mendalam. Nilai-nilai tersebut tidak hanya menjadi pedoman dalam pelaksanaan prosesi adat, tetapi juga mencerminkan pandangan hidup, norma sosial, serta moralitas masyarakat Lampung. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai filosofi yang terkandung dalam pernikahan adat Lampung serta implikasinya terhadap kehidupan sosial budaya masyarakat. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan tokoh adat serta pelaku adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kesucian dan keikhlasan, kebersamaan dan gotong royong, hormat dan tanggung jawab, kesetaraan dan keseimbangan, serta pelestarian budaya dan identitas menjadi inti dari filosofi pernikahan adat Lampung. Nilai-nilai tersebut berperan penting dalam memperkuat ikatan sosial, membangun harmoni keluarga, dan melestarikan tradisi leluhur. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelestarian nilai-nilai filosofi adat Lampung sebagai sumber kebijaksanaan lokal yang berkontribusi pada keberlanjutan budaya dan keharmonisan masyarakat.

Author Biography
  1. Elza Cici Handa Yanti, Universitas Bandar Lampung

    Fakultas Ilmu Hukum

References

Haryono, S., Adat Istiadat Masyarakat Lampung (Bandar Lampung: Universitas Lampung Press, 2019).

Hidayat, T., Tradisi dan Upacara Adat di Lampung (Bandar Lampung: Pustaka Daerah Lampung, 2016).

Hilman Hadikusuma, Hukum Adat Indonesia (Bandung: Mandar Maju, 2003).

M. Zainuddin, Filosofi Pi’il Pesenggiri sebagai Nilai Kehidupan Masyarakat Lampung (Bandar Lampung: Penerbit Universitas Lampung, 2015).

Mulyadi, A. (2021). “Nilai-Nilai Sosial dalam Pernikahan Adat Lampung Pepadun.” Antropologi Indonesia, 12(1), 33–50.

Mulyadi, A., “Nilai-Nilai Sosial dalam Pernikahan Adat Lampung Pepadun,” Antropologi Indonesia Vol. 12 No. 1 (2021).

Nurhayati, “Peran Tokoh Adat dalam Pelaksanaan Begawi Pernikahan Adat Lampung Pepadun,” Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 7 No. 1 (2020).

Pemerintah Provinsi Lampung, Profil Kebudayaan Lampung (Bandar Lampung: Dinas Kebudayaan Lampung, 2017).

Prof.Dr. A. Suriyaman Mustari Pide, S.H., M.Hum. Hukum Adat, Dahulu, Kini, Dan Akan Datang.

Rahman, A., “Simbol dan Makna dalam Upacara Cangget pada Masyarakat Pepadun,” Seni dan Budaya Nusantara Vol. 5 No. 2 (2019).

Suwardi, D. (2020). Makna Filosofis Pi’il Pesenggiri dalam Masyarakat Lampung Pepadun. Kebudayaan Nusantara, 8(2), 45–59.

Suwardi, D., “Makna Filosofis Pi’il Pesenggiri dalam Masyarakat Lampung Pepadun,” Kebudayaan Nusantara Vol. 8 No. 2 (2020).

Yusdianto, Upacara Adat Pernikahan Pepadun dan Saibatin di Provinsi Lampung (Jakarta: Balai Pelestarian Nilai Budaya, 2018).

Yusdianto. (2018). Upacara Adat Pernikahan Pepadun dan Saibatin di Provinsi Lampung. Jakarta: Balai Pelestarian Nilai Budaya.

Zainudin Hasan, (2025). Hukum Adat. (Bandar Lampung: Ubl Press).

Cover Image
Downloads
Published
2025-10-27
Section
Articles

How to Cite

Nilai-Nilai Filosofi dalam Pernikahan Adat Lampung. (2025). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 15(12), 341-350. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/721

Similar Articles

21-30 of 222

You may also start an advanced similarity search for this article.