Nilai-Nilai Filosofis pada Begawi Cakak Pepadun dalam Pernikahan Adat Lampung
- Authors
-
-
Zahra Maharani
Universitas Bandar LampungAuthor
-
- Keywords:
- Begawi Cakak Pepadun, filosofi, perkawinan adat, nilai budaya, Lampung
- Abstract
-
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan Upacara Begawi Cakak Pepadun merupakan salah satu tradisi penting dalam adat Lampung Pepadun yang memiliki makna filosofis mendalam, terutama dalam konteks perkawinan adat. Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol peningkatan status sosial, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai luhur yang berkaitan dengan moralitas, tanggung jawab, dan identitas budaya masyarakat Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menganalisis nilai-nilai filosofi yang terkandung dalam prosesi Begawi Cakak Pepadun, khususnya pada pelaksanaan perkawinan adat Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka terhadap tokoh adat serta literatur budaya Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Begawi Cakak Pepadun sarat dengan nilai gotong royong (sakai sambayan), kehormatan (piil pesenggiri), musyawarah (nemui nyimah), serta tanggung jawab sosial dan spiritual. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman hidup masyarakat Lampung dalam membangun keluarga yang harmonis dan menjaga kehormatan adat. Dengan demikian, filosofi Begawi Cakak Pepadun berperan penting dalam pelestarian budaya serta pembentukan karakter masyarakat Lampung yang beradab dan beretika.
- Author Biography
- References
-
Ari Anti Saputri, Risna, ‘Nilai Gotong Royong Dalam Upacara Begawi Adat Cakak Pepadun Di Kampung Mataram Ilir Kecamatan Seputih Surabaya Kabupaten Lampung Tengah’, Oase: Multidisciplinary and Interdisciplinary Journal, 1.1 (2024), pp. 121–34
Aulia, Siti Ayuni, ‘Filosofi Budaya Tradisi Begawi Cakak Pepadun Di Lampung’, Repository PGMI Tarbiyah Raden Intan, 3.1 (2022), pp. 1–5
Cathrin, Shely, Reno Wikandaru, Astrid Veranita Indah, and Rinaldi Bursan, ‘Nilai-Nilai Filosofis Tradisi Begawi Cakak Pepadun Lampung’, Patra Widya: Seri Penerbitan Penelitian Sejarah Dan Budaya., 22.2 (2021), pp. 97–118, doi:10.52829/pw.321
Hasan, Z., B. S. Wijaya, A. Yansah, R. Setiawan, dan A. D. Yuda. 2024. “Strategi dan Tantangan Pendidikan dalam Membangun Integritas Anti Korupsi dan Pembentukan Karakter Generasi Penerus Bangsa.” Perkara: Jurnal Ilmu Hukum dan Politik 2 (2): 241–255.
Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Halaman, Magister, Oleh Desiy Andayani, Tuntun Sinaga, Iqbal Hilal FKIP Unila, Jl Sumantri Brodjonegoro No, and Bandar Lampung Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah, ‘Perkawinan Adat Pepadun Di Tiyuh Gunungterang Dan Implikasinya Dalam Pembelajaran Bahasa Lampung’, Jurnal Tiyuh Lampung (Pend. Bahasa, Sastra, & Budaya Daerah) Maret, 2018, pp. 1–13
Sari, Maya, and K Karsiwan, ‘Adok Dalam Status Sosial Masyarakat Lampung Pepadun Di Desa Sukaraja Nuban’, Habitus: Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Antropologi, 8.2 (2024), pp. 143–55
Satrio Prakoso, Abimanyu, ‘Nilai-Nilai Komunikasi Islam Dalam Falsafah Hidup Masyarakat Lampung’, Jurnal Dakwah, 20.2 (2019), pp. 187–212
Sinaga, Risma Margaretha, Novia Fitri Istiawati, and M. Mona Adha, ‘Incorporating Local Wisdom Values of Piil Pesenggiri Lampung Into Life Skills Through Social Studies Learning’, International Journal of Sustainable Social Science (IJSSS), 2.5 (2024), pp. 343–52, doi:10.59890/ijsss.v2i5.2594
Studies, Lampung Democracy, Ilma Silmi Nufus, Bagus Kusumo Hadi, Yayasan Pendidikan, Islam Al, Anshor Lampung, and others, ‘Urgensi Falsafah Ulun Lampung Dalam Menjaga Keutuhan Perkawinan’, 5.2 (2024), pp. 136–49
Suhendar, Zulina, BEGAWI CAKAK PEPADUN DAN STATUS SOSIAL (Studi Kasus Di Kebuayan Tegamoan Desa Panaragan), 2021
Sunarsih, ‘Representasi Falsafah Hidup Masyarakat Lampung Rindu’, Jurnal Narasi, 1 (2020), pp. 124–35
Ulfa, Diah Maryya, Yudiyanto, Nasrul Hakim, and Anisatu Z. Wakhidah, ‘Ethnobiology Study of Begawi Traditional Ceremony by Pepadun Community in Buyut Ilir Village, Central Lampung, Indonesia’, Biodiversitas, 24.5 (2023), pp. 2768–78, doi:10.13057/biodiv/d240530
Wasi, Siti, Tjok CS Istri Ratna, and dan Made Tiartini Mudarahayu, ‘Juluk Adok : Tradisi Cakak Pepadun Lampung Dalam Penciptaan Busana Ready To Wear, Deluxe Dan Semi Couture’, Journal of Fashion Design, IV.2 (2024), pp. 139–46
Narasumber wawancara: Zainal Hakim
- Downloads
- Published
- 2025-10-28
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Kaharuddin, Tara Syifa Tsuraya, Chika Maidila, Nayla Akifah, HUBUNGAN EKSEKUTIF, LEGISLATIF, DAN YUDIKATIF DALAM PEMERINTAHAN INDONESIA SAAT INI: PERSPEKTIF ILMU NEGARA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Adam Fathin Dharmawan, Baharudin Bachri, Muhammad Dafa Septian, PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- saddam adik basmala, HUKUM PEMBUKTIAN PIDANA DALAM SISTEM PERADILAN INDONESIA: ANALISIS NORMATIF, FILOSOFIS, DAN PRAKTIS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Wardah Tisi Suseno Putri, Riya Eka Prasetyaningrum, Sahrul Sidik, Utang Rosidin, ANALISIS PENILAIAN KEDUDUKAN HUKUM (LEGAL STANDING) PEMOHON PERSEORANGAN DALAM PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 128/PUU-XXIII/2025 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nifty Ramadani, Ema Rahmawati, Pupung Faisal, STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN NOMOR 3/PDT.SUS-PKPU/2024/PN NIAGA MDN MENGENAI PENERAPAN PRINSIP PEMBUKTIAN SEDERHANA OLEH MAJELIS HAKIM TERHADAP KREDITOR HASIL CESSIE SEBAGIAN YANG DINILAI DARI ITIKAD BAIK PERJANJIAN CESSIENYA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.