NILAI-NILAI SOSIAL KEKERABATAN PADA MASYARAKAT ADAT LAMPUNG PUBIYAN PROVINSI LAMPUNG

Authors
  • Zainudin Hasan

    Universitas Bandar Lampung
    Author
  • Fiona Calista Guntoro

    Universitas Bandar Lampung
    Author
Keywords:
nilai sosial, kekerabatan, masyarakat adat, Lampung Pubiyan, budaya Lampung., social values, kinship, indigenous community, Lampung Pubiyan, Lampung culture.
Abstract

Masyarakat adat Lampung Pubiyan merupakan salah satu kelompok adat yang masih memegang teguh nilai-nilai sosial kekerabatan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam sistem kekeluargaan, gotong royong, musyawarah, serta penghormatan terhadap orang tua dan pemimpin adat. Hubungan kekerabatan di kalangan masyarakat Pubiyan tidak hanya didasarkan pada garis keturunan, tetapi juga pada ikatan sosial dan budaya yang memperkuat rasa persaudaraan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk, makna, dan peran nilai-nilai sosial kekerabatan dalam menjaga keharmonisan sosial masyarakat adat Lampung Pubiyan di Provinsi Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti sakai sambayan (tolong-menolong), pi’il pesenggiri (harga diri dan kehormatan), serta nemui nyimah (keramahan dan saling menghargai) Nilai-nilai ini berfungsi sebagai pedoman moral dan sosial yang memperkuat identitas budaya masyarakat Lampung Pubiyan.

The Lampung Pubiyan indigenous community is one of the traditional groups that still upholds strong social and kinship values in their daily lives. These values are reflected in their family system, mutual cooperation, deliberation, and respect for elders and traditional leaders. Kinship relations within the Pubiyan community are not only based on lineage but also on social and cultural bonds that strengthen the sense of brotherhood. This study aims to understand the forms, meanings, and roles of social kinship values in maintaining social harmony within the Lampung Pubiyan indigenous community in Lampung Province. The research employs a qualitative approach using observation, interviews, and literature study techniques. The findings show that values such as sakai sambayan (mutual assistance), pi’il pesenggiri (self-respect and honor), and nemui nyimah (hospitality and mutual respect) serve as moral and social guidelines that strengthen the cultural identity of the Lampung Pubiyan community.

References

APRILIANTI, A., & Kasmawati, K. (2022). “Hukum Adat Di Indonesia.” Pustaka Media Anggota IKPAI,halaman 12-23.

Arliman, L. (2018) . “Hukum adat di Indonesia dalam pandangan para ahli dan konsep pemberlakuannya di Indonesia. “ Jurnal Selat, 5(2), pp, halaman 177-190.

Dian Apita Sari. (2016). “Mengenal Sejarah Masyarakat Adat Lampung Pepadun.” Jurnal Universitas Malahayati Bandar Lampung, Vol. 2, No. 1, halaman 45–52.

Dirdjosisworo, Soedjono. (1992). “Pengantar Ilmu Hukum.” Jakarta; Raja Grafindo Persada. Halaman 23-30.

Felicia, F., N.S., J., Puspitasari, A., & Efendi, M. (2023). “Analisis Hukum Adat Dalam Hal Pembagian Harta Warisan.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(18), halaman 290-298.

Hadikusuma, Hilman. (2023). "Pengantar ilmu hukum adat Indonesia."

Irawan, Windo Dicky. (2019): "Sistem Kekerabatan Masyarakat Lampung Pepadun Berdasarkan Garis Bertalian Darah." Edukasi Lingua Sastra 17.2 halaman 151-158.

Lumbanraja, Hotma. (2017). “Hukum Adat dalam perspektif Kekinian.” Jakarta: Prenadamedia Group. Halaman 2-112.

Natalia, Sandra, et al. (2023). "Sistem kekerabatan dalam hukum adat di

Indonesia." NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial 10.6 halaman 3148-3156.

Nurajaya, I Nyoman. (2011). “Pluarisme Hukum dalam Dinamika Masyarakat Global.”Malang:intrans Publishing. Halamam 3-45.

Rato, D., & Hartanto, J. A. (2011). “ Hukum perkawinan dan waris adat: sistem kekerabatan, bentuk perkawinan dan pola pewarisan adat di Indonesia.” Laksbang Yustisia Surabaya. Halaman 14-92.

Siska Lis Sulistiani, “Hukum Adat di Indonesia”. Jakarta: Sinar Grafika (2021), halaman 17.

Zainudin Hasan. (2025). “Hukum Adat.” Bandar Lampung : UBL Press Universitas Bandar Lampung Press.

Zainudin Hasan. Upacara Perkawinan Dalam Masyarakat Adat Lampung. Universitas Bandar Lampung.

Zainudin Hasan. Upacara Perkawinan Bumbang Aji. Jurnal Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung.

Cover Image
Downloads
Published
2025-10-31
Section
Articles

How to Cite

NILAI-NILAI SOSIAL KEKERABATAN PADA MASYARAKAT ADAT LAMPUNG PUBIYAN PROVINSI LAMPUNG. (2025). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 15(12), 751-760. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/927

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

41-50 of 593

You may also start an advanced similarity search for this article.