MAKNA DAN SIMBOL AKSESORIS PAKAIAN ADAT LAMPUNG DALAM TRADISI PERKAWINAN

Authors
  • Resty Aulya

    Universitas Bandar Lampung
    Author
  • Zainudin Hasan

    Universitas Bandar Lampung
    Author
Keywords:
pakaian adat Lampung, simbol budaya, makna aksesoris, tradisi perkawinan, semiotika budaya
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dan simbol aksesoris pakaian adat Lampung dalam tradisi perkawinan sebagai representasi identitas budaya dan nilai- nilai sosial masyarakat Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, yang berfokus pada interpretasi semiotik terhadap berbagai elemen busana seperti siger, tapis, serajo bulan, gelang burung, dan pending. Data diperoleh melalui studi literatur dan analisis dokumen dari berbagai sumber akademik, termasuk jurnal dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap aksesoris memiliki makna simbolik yang mendalam: siger melambangkan keagungan dan kehormatan perempuan Lampung, tapis mencerminkan ketekunan dan kemakmuran, sementara serajo bulan melambangkan kesucian dan keseimbangan hidup. Secara keseluruhan, aksesoris pakaian adat Lampung berfungsi sebagai media komunikasi budaya yang mengandung nilai spiritual, moral, dan sosial yang diwariskan secara turun- temurun. Temuan ini menegaskan bahwa pakaian adat Lampung tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menjadi simbol identitas dan kebanggaan etnis yang perlu dilestarikan di tengah arus modernisasi.

Author Biographies
  1. Resty Aulya, Universitas Bandar Lampung

    Fakultas Hukum

  2. Zainudin Hasan, Universitas Bandar Lampung

    Fakultas Hukum

References

Aprilia, Shifa Anggie, ‘“ Filosofi Dan Estetika Busana Adat Lampung : Simbol Identitas Dan Martabat Budaya ”’, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 2023

Bagus Dimas Editya, ‘Istilah-Istilah Pakaian Dan Perhiasan Pengantin Pria Adat Lampung Pepadun : Suatu Kajian Semantik Bahasa Menurut Kridalaksana ( 2008 : 25 ) Adalah Sistem Lambang Bunyi Yang Dipergunakan Oleh Suatu Masyarakat Untuk Bekerja Sama , Merupakan Representasi Mas’, Journal of Mandalika Literature, Vol. 6, No.2, 2025, e-ISSN: 2745-5963 Accredited Sinta 5, 6.2 (2025), 634–43

Desiy Andayani, Tuntun Sinaga, Iqbal Hilal, ‘Perkawinan Adat Pepadun Di Tiyuh Gunungterang Dan Implikasinya Dalam Pembelajaran Bahasa Lampung’, Jurnal Tiyuh Lampung (Pend. Bahasa, Sastra, & Budaya Daerah) Maret, 2018, 1–13

Firnando, Chairul Anwar, and Imam Syafe’i, ‘Analisis Nilai Dalam Tradisi Manjau Maju Perkawinan Adat Lampung Saibatin’, Hikmah, 20.1 (2023), 13–30

Hernawan, Wawan, Intan Cahya Putri, and Hasan Basri, ‘Perilaku Budaya Dalam

Pernikahan Tradisi Lampung Pesisir’, Journal Media Public Relations, 3.2 (2023), 61–70 <https://doi.org/10.37090/jmp.v3i2.1338>

Herniyanti, Sudawan Supriadi, ‘Menggali Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Perkawinan Exploring Local Wisdom Values in Traditional Lampung’, Jurnal Jicn Cendikiawan Nusantara, September, 2024, 5328–31

Imron, Ali, and Rinaldo Adi Pratama, ‘Perubahan Pola-Pola Perkawinan Pada Masyarakat Lampung Saibatin’, Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 22.1 (2020), 121–30 <https://doi.org/10.25077/jantro.v22.n1.p121-130.2020>

Khasanah, Binti Anisaul, Nida Nuria, Liana Liana, and Iswahyudi Iswahyudi,‘Etnomatematika Pada Pakaian Adat Lampung’, JURNAL E-DuMath, 7.2 (2021), 71–80 <https://doi.org/10.52657/je.v7i2.1546>

Khoirul, Nanang, Sumiyatun Sumiyatun, and Bobi Hidayat, ‘Proses Adat Perkawinan Sebambangan Marga Sekampung Libo Di Jabung Lampung Timur’, Swarnadwipa, (2019), 1–9 <https://doi.org/10.24127/sd.v3i1.1941>

Mahendra, ‘PERSFEKTIF HUKUM ISLAM ( Studi Perkawinan Matudau Dan Semanda Di Pekon Karang Agung , Kecamatan Semaka , Kabupaten Tanggamus ) Oleh : MAHENDRA Jurusan Hukum Keluarga Islam ( Ahwal Syakhshiyyah ) Fakultas Syariah INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ( IAIN ) METRO’, Skripsi, 2023

Meli Septania, Adelina Hasyim, Hermi Yanzi, ‘IMPLEMENTASI NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PROSES UPACARA PERNIKAHAN ADAT LAMPUNG SAIBATIN’, Skripsi, 2017, 1–16

Pelangi, Intan, Hadri Abunawar, Rizki Berlian Saputra, and Adhimaz Kondang Pribadi, ‘Perkawinan Adat Saibatin Dalam Perspektif Hukum Positif Indonesia’, Muhammadiyah Law Review, 8.2 (2024) <https://doi.org/10.24127/mlr.v8i2.3566>

Rahma Zakia Al Erza, ‘ADAT PERNIKAHAN MASYARAKAT LAMPUNG PEPADUN DALAM PERSEPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM (Studi Kasus Di Komunitas Marga Sungkai Bunga Mayang)’, Tesis, 4.1 (2024), 9–15

Roveneldo, Roveneldo, ‘KAJIAN MAKNA PADA AKSESORI PAKAIAN ADAT LAMPUNG PEPADUN (The Study of Semantics on Lampoong Pepadun Clothes Accessories)’, Sirok Bastra, 6.2 (2020), 139–50<https://doi.org/10.37671/sb.v6i2.137>

Suyatno, Suyatno, and Rinezia Putri Lelapari, ‘Analisis Makna Simbolik Pada Pakaian Pengantin Adat Lampung Pepadun’, Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya, 3.3 (2021), 274–81 <https://doi.org/10.30998/vh.v3i3.1018>

Hasan, Z. (2025). Hukum adat. Bandar Lampung: Universitas Bandar Lampung (UBL) Press.

Cover Image
Downloads
Published
2025-10-30
Section
Articles

How to Cite

MAKNA DAN SIMBOL AKSESORIS PAKAIAN ADAT LAMPUNG DALAM TRADISI PERKAWINAN. (2025). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 15(12), 721-730. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/920

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1-10 of 256

You may also start an advanced similarity search for this article.