PENDIDIKAN PARTISIPATIF PEMILU: STRATEGI  PENINGKATAN KESADARAN DEMOKRASI BAGI PEMILIH PEMULA

Authors
  • Andi Reza Alief

    UNIVERSITAS TADULAKO PALU
    Author
  • Abel Gifara

    UNIVERSITAS TADULAKO PALU
    Author
  • Fauzan Akhrin

    UNIVERSITAS TADULAKO PALU
    Author
  • Agindra Selsha Ramadhina

    UNIVERSITAS TADULAKO PALU
    Author
Keywords:
Pendidikan Partisipatif, Pemilu, Pemilih Pemula, Demokrasi
Abstract

Pendidikan partisipatif dalam konteks Pemilihan Umum 
(Pemilu) merupakan pilar krusial dalam memperkuat 
demokrasi. Artikel ini membahas strategi pendidikan 
pemilih yang melampaui sekadar teknis pencoblosan, 
melainkan fokus pada pemahaman nilai-nilai demokrasi dan 
pengawasan partisipatif. Melalui pendekatan kualitatif, 
ditemukan bahwa metode pendidikan partisipatif yang 
melibatkan simulasi dan dialog interaktif secara signifikan 
meningkatkan agensi pemilih pemula. Hasil penelitian 
menyimpulkan bahwa kolaborasi antara penyelenggara 
pemilu dan lembaga pendidikan menjadi kunci dalam 
menciptakan pemilih yang kritis dan bertanggung jawab. 

References

Almond, G. A., & Verba, S. (1989). The Civic Culture: Political Attitudes and Democracy in Five

Nations. Newbury Park: Sage Publications.

Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia. (2020). Modul Pendidikan Pengawasan

Partisipatif. Jakarta: Bawaslu RI.

Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tengah. (2023). Laporan Kegiatan

Pendidikan Partisipatif Pemilu. Palu: Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods

Approaches. Thousand Oaks: Sage Publications.

Dahl, R. A. (2001). On Democracy. New Haven: Yale University Press.

Huntington, S. P. (1991). The Third Wave: Democratization in the Late Twentieth Century.

Norman: University of Oklahoma Press.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2019). Pendidikan

Kewarganegaraan untuk Penguatan Demokrasi. Jakarta: Kemendikbud RI.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Norris, P. (2011). Democratic Deficit: Critical Citizens Revisited. Cambridge: Cambridge

University Press.

Putnam, R. D. (1993). Making Democracy Work: Civic Traditions in Modern Italy. Princeton:

Princeton University Press.

Republik Indonesia. (2017). Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 182.

Santoso, T. (2019). Pendidikan pemilih dan penguatan demokrasi partisipatif. Jurnal Ilmu Sosial

dan Ilmu Politik, 23(2), 123–138.

Surbakti, R. (2010). Memahami Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Sutrisno, E. (2021). Peran pendidikan pemilu dalam meningkatkan partisipasi politik pemilih

pemula. Jurnal Demokrasi dan Politik, 5(1), 45–60.

Torney-Purta, J., Schwille, J., & Amadeo, J. A. (1999). Civic Education Across Countries:

Twenty-Four National Case Studies from the IEA Civic Education Project. Amsterdam: IEA.

Zuhro, R. S. (2020). Literasi politik generasi muda dan tantangan demokrasi elektoral. Jurnal

Penelitian Politik, 17(1), 1–16.

Cover Image
Downloads
Published
2026-01-07
Section
Articles

How to Cite

PENDIDIKAN PARTISIPATIF PEMILU: STRATEGI  PENINGKATAN KESADARAN DEMOKRASI BAGI PEMILIH PEMULA. (2026). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(3), 551-560. https://cibjournal.com/index.php/causa/article/view/5816

Similar Articles

1-10 of 115

You may also start an advanced similarity search for this article.