Abstract
This study aims to identify and examine strategies for optimizing local agricultural potential to enhance farmers’ welfare in Jorong Sitiung, an area rich in natural resources but not yet fully utilized. A qualitative approach was employed through field observations, in-depth interviews with farmers and local stakeholders, and document analysis of agricultural data. The results indicate that main commodities such as rice, corn, and oil palm possess high economic value and can be further developed through the adoption of modern farming techniques, increased farmer capacity, and the utilization of idle land. The implementation of efficient agricultural methods, such as the jajar legowo planting system, the use of agricultural machinery, and improved irrigation systems, has proven to enhance crop yields and labor efficiency. Moreover, the role of agricultural institutions and local government policy support plays a critical role in the success of this optimization process. In conclusion, strategic and sustainable efforts to maximize local agricultural potential can significantly contribute to farmers’ welfare, reduce rural poverty, and foster agricultural-based economic independence. This study recommends multi-stakeholder collaboration to support sustainable agricultural development at the local level.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji strategi optimalisasi potensi pertanian lokal dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani di Jorong Sitiung, sebuah wilayah yang memiliki kekayaan sumber daya alam namun belum sepenuhnya dimanfaatkan secara maksimal. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode observasi lapangan, wawancara mendalam dengan petani dan pemangku kepentingan setempat, serta studi dokumentasi terhadap data pertanian lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas utama seperti padi, jagung, dan kelapa sawit memiliki potensi ekonomi tinggi yang dapat dikembangkan lebih lanjut melalui penerapan teknologi pertanian modern, peningkatan kapasitas petani, dan optimalisasi lahan tidur. Implementasi teknik pertanian efisien seperti tanam jajar legowo, pemanfaatan alat mesin pertanian (alsintan), dan sistem irigasi yang lebih baik terbukti meningkatkan hasil panen dan efisiensi kerja. Selain itu, peran kelembagaan pertanian dan dukungan kebijakan pemerintah daerah sangat menentukan keberhasilan optimalisasi ini. Kesimpulannya, upaya strategis dan berkelanjutan dalam memaksimalkan potensi lokal dapat memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan petani, menekan tingkat kemiskinan pedesaan, dan menciptakan kemandirian ekonomi berbasis pertanian. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kolaborasi multipihak dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di tingkat lokal.
References
Fauzi, R., & Yulian, F. (2021). Analisis potensi pertanian dalam meningkatkan pendapatan petani di pedesaan. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(2), 145–152.
Saputra, D., Hamid, A., & Pratiwi, R. (2022). Penerapan teknologi modern dalam sistem pertanian berkelanjutan. Jurnal Agroteknologi dan Teknologi Pertanian, 11(1), 34–42.
Sari, D. F., & Rinaldi, T. (2021). Pengelolaan lahan tidur untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah pedesaan. Jurnal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, 9(3), 210–219.
Yuliani, R., & Syahputra, M. (2023). Strategi pengembangan ekonomi lokal berbasis pertanian di wilayah Sumatera Barat. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 14(1), 58–66.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Anshari, R., & Nugroho, S. (2021). Peran kelembagaan tani dalam meningkatkan akses pasar petani. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 19(2), 145–153.
Azizah, L., & Supriyadi, T. (2022). Diversifikasi pertanian berbasis jagung di lahan marginal. Jurnal Agribisnis dan Agroindustri, 11(1), 33–42.
Fauzi, R., & Yulian, F. (2021). Analisis potensi pertanian dalam meningkatkan pendapatan petani di pedesaan. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(2), 145–152.
Firdaus, A., & Widodo, R. (2021). Pemanfaatan aplikasi pertanian digital dalam peningkatan efisiensi usaha tani. Jurnal Teknologi Pertanian, 15(2), 78–85.
Maulana, I., & Azis, M. (2022). Peran kelembagaan petani dalam penguatan ketahanan ekonomi pedesaan. Jurnal Sosial dan Ekonomi Pertanian, 20(4), 225–
234.
Nasution, S., Kartika, Y., & Putra, H. (2022). Efektivitas penggunaan alsintan dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Jurnal Teknologi Pertanian Terapan, 10(1), 14–22.
Rahmadani, E., Lestari, R., & Syamsuddin, A. (2021). Dinamika harga dan pemasaran hasil panen padi. Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(2), 110–118.
Sari, D. F., & Rinaldi, T. (2021). Pengelolaan lahan tidur untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah pedesaan. Jurnal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, 9(3), 210–219.
Wahyuni, S., & Kurniawan, A. (2023). Penerapan alat dan mesin pertanian untuk meningkatkan efisiensi kerja petani. Jurnal Agro Inovasi, 5(1), 55–63.
Wibowo, R., & Hidayat, T. (2023). Strategi pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan lahan tidur. Jurnal Pemberdayaan Desa, 8(1), 101–109.
Yusuf, H., & Rachmawati, N. (2023). Strategi pembangunan pertanian berbasis potensi lokal. Jurnal Ekonomi Pembangunan Daerah, 12(1), 44–52.