CEFORHY (CELERY FOR HYPERTENSION): PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN HIPERTENSI MELALUI EDUKASI DAN BUDIDAYA SELEDRI SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL DI RT 03 RW 08 KELURAHAN BUNGURSARI, KOTA TASIKMALAYA
Keywords:
hipertensi; edukasi kesehatan; budidaya seledri; pemberdayaan masyarakat; pangan fungsionalAbstract
Hipertensi merupakan penyebab utama meningkatnya morbiditas dan mortalitas pada masyarakat Indonesia. Analisis situasi menggunakan metode Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA) menempatkan RT 03 RW 08 Kelurahan Bungursari sebagai wilayah prioritas penanganan karena memiliki skor beban hipertensi tertinggi berdasarkan kasus, faktor risiko, dan rendahnya praktik pemantauan kesehatan. Intervensi CEFORHY dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat tentang pencegahan hipertensi melalui edukasi kesehatan dan praktik budidaya seledri sebagai pangan fungsional. Penelitian berbasis kegiatan ini melibatkan 30 peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest-posttest untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang bermakna setelah intervensi. Selain peningkatan nilai evaluasi, keterlibatan aktif peserta serta pembentukan struktur kader menunjukkan bahwa program memiliki arah keberlanjutan. CEFORHY memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan kemandirian masyarakat dalam pencegahan hipertensi.
Downloads
References
Adhani, R., & Syamsul, A. (2023). Efektivitas pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap lansia mengenai hipertensi. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(3), 156–167.
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka. Kementerian Kesehatan RI.
Habtemariam, S. (2020). The therapeutic potential of apigenin. Molecular Nutrition & Food Research, 64(11), 1–18.
Kinasih, E., & Puspita, A. (2024). Implementasi pemberdayaan masyarakat melalui kader kesehatan dalam pengendalian penyakit tidak menular. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 6(1), 1–10.
Putri, S. R., & Rahmawati, D. (2022). Peran kader kesehatan dalam pencegahan hipertensi berbasis komunitas. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 17(4), 269–278.
Ratnawati, E., & Aulia, R. (2023). Budidaya seledri sebagai pangan fungsional untuk pengendalian hipertensi berbasis keluarga. Jurnal Gizi dan Pangan Fungsional, 7(1), 45–53.
Safitri, N., & Nurhidayah, S. (2022). Pengaruh konsumsi seledri terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 10(2), 112–119.
Salehi, B., et al. (2019). Apium graveolens: Phytochemistry, pharmacology, and health benefits. Journal of Evidence-Based Integrative Medicine, 24(1), 1–12.
World Health Organization. (2021). Hypertension: Key facts. WHO Press.
Zhou, B., et al. (2021). Worldwide trends in hypertension prevalence and progress in treatment and control from 1990 to 2019. The Lancet, 398(10315), 957–980.

