ANALISIS FAKTOR PENYEBAB, UPAYA PENCEGAHAN, DAN PENANGGULANGAN STUNTING DI DESA MARA KECAMATAN SIPORA SELATAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI

Authors

  • Raghidah Raghidah Universitas Negeri Padang Author
  • Muhammad Alghifari Hamdy Universitas Negeri Padang Author
  • Jasmine Raissa Arsita Universitas Negeri Padang Author
  • Amelia Indriyani Universitas Negeri Padang Author
  • Andri Gemaini Universitas Negeri Padang Author

Keywords:

Stunting, Penyebab, Pencegahan, Penanggulangan, Faktor

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas anak di masa depan. Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 menunjukkan prevalensi stunting nasional masih tinggi, yaitu 21,6%, dengan kasus yang cukup signifikan terjadi di wilayah terpencil dan kepulauan, termasuk Desa Mara, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Data Januari–Juni 2025 mencatat enam anak mengalami stunting di desa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pencegahan dan penanggulangan stunting di Desa Mara dengan meninjau faktor penyebab serta upaya intervensi yang telah dilakukan oleh pemerintah dan pihak eksternal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan informan utama ibu balita, kader posyandu, dan aparat desa. Data dikumpulkan melalui penyuluhan kesehatan, wawancara mendalam, dan observasi lapangan melalui kegiatan posyandu bulanan, serta divalidasi dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan stunting di Desa Mara bersifat multidimensional, dipengaruhi oleh faktor biologis, perilaku, lingkungan, dan ekonomi keluarga. Upaya penanggulangan telah dilakukan melalui program pemberian makanan tambahan (telur, bubur, nasi, dan susu) oleh pemerintah serta pemantauan pertumbuhan anak di posyandu. Mahasiswa KKN turut berperan dalam meningkatkan pengetahuan ibu melalui penyuluhan gizi dan edukasi pola asuh, dengan strategi partisipatif yang didukung pemberian doorprize. Temuan ini memperlihatkan adanya dampak positif berupa peningkatan pengetahuan ibu dan perbaikan status gizi anak, meskipun efektivitas program masih memerlukan penguatan. Oleh karena itu, penanganan stunting di wilayah kepulauan seperti Desa Mara memerlukan pendekatan holistik dan berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat. Intervensi yang mengintegrasikan gizi spesifik dan gizi sensitif diyakini mampu mempercepat penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat kepulauan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Raghidah Raghidah, Universitas Negeri Padang

    Keperawatan, Fakultas Psikologi dan Kesehatan

  • Muhammad Alghifari Hamdy, Universitas Negeri Padang

    Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

  • Jasmine Raissa Arsita, Universitas Negeri Padang

    Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan

  • Amelia Indriyani, Universitas Negeri Padang

    Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Ilmu Keolahragaan

  • Andri Gemaini, Universitas Negeri Padang

    Program Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan

References

1. Simamora M, Sinaga J, Silitonga R. Edukasi Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak Sebagai Upaya Pencegahan Stunting. J Abdimas Mutiara. 2022;3(1):174-180.

2. Mu’tafi A, Firdaus Z, Romadhona F, et al. Membangun Generasi Cerdas di Desa BINANGUN: Menuju Masa Depan Gemilang dengan Gizi Seimbang dan Bebas Stunting. CENDEKIA J Penelit dan Pengkaj Ilm. 2024;1(9):589-597.

3. Rusliani N, Hidayani WR, Sulistyoningsih H. Literature review: Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Bul ilmu kebidanan dan keperawatan. 2022;1(01):32-40.

4. Nabila N, Andriani H. Determinan kepatuhan minum tablet tambah darah (TTD) pada ibu hamil: Literature review. Journals Ners Community. 2023;13(2):438-444.

5. Haq F, Novridho MH, Mukaromah FNI, Qulub R, Kholilah MN. Implementasi Edukasi Gizi Seimbang Untuk Orang Tua Dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak di Padukuhan Teganing 1, Kulon Progo. ALMUJTAMAE J Pengabdi Masy. 2024;4(3):259-269.

6. Haryati E. Faktor-Faktor Penyebab Stunting dan Solusi yang Diambil oleh Pemerintah Kota Surabaya. Soetomo Magister Ilmu Adm. 2024;2(2):281-292.

7. Syahfitri Y, Setiarini A. Tinjauan Sistematis: Hubungan Kelahiran Prematur dengan Kejadian Stunting di Dunia. Manuju Malahayati Nurs J. 2025;7(2).

8. Khairati S, Siregar SMF, Wahyuni S, Nurhasanah N. Hubungan berat badan lahir rendah dengan kejadian stunting: Tinjauan Literatur. Haga J Public Heal. 2024;1(3):105-112.

9. Tarigan N, Sitompul L, Zahra S. Asupan energi, protein, zat besi, asam folat dan status anemia ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Petumbukan. Published online 2021.

10. Najah M, Utomo B, Maulani SAD, Fadhilah HF, Sofiyullah S, Latif YA. Hubungan Konsumsi TTD pada Ibu Hamil dengan Kejadian BBLR di Indonesia: Systematic Literature Review. J Biostat Kependudukan, dan Inform Kesehat. 2024;4(3):5.

11. Bokasa MD, Pramudita D, Alfiah S. Percepatan Penurunan Stunting Melalui Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih dan Sanitasi Aman Di Kalimantan Barat. Policy Br Pertanian, Kelautan, dan Biosains Trop. 2024;6(4):1101-1105.

12. Shodikin AA, Mutalazimah M, Muwakhidah M, Mardiyati NL. Tingkat pendidikan ibu dan pola asuh gizi hubungannya dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan. J Nutr Coll. 2023;12(1):33-41.

13. Darwin D, Yulianti N, Safrillah NF. Stunting Dalam Aspek Sosial. Penerbit NEM; 2025.

14. ANTIKA ANANURLARI, Suwitri S. IMPLEMENTASI PROGRAM GESIT BAGUR (Gerakan SIaga stunTing dan Balita Gizi bURuk) DI PUSKESMAS PAMOTAN KABUPATEN REMBANG. Nov IDEA. 2025;1(4):335-349.

15. Rahmawati S, Yati SR, Sholihah PD, Aviva R. Membangun Kesadaran Stunting Di Indonesia: Program Edukasi Komprehensif Oleh Kelompok Pengabdian Masyarakat UIN Sunan Ampel Surabaya. Soc Stud Educ. 2024;2(1):59-74.

16. Trinanda R. Pentingnya Intervensi Orang Tua dalam Mencegah Stunting pada Anak. Diklus J Pendidik Luar Sekol. 2023;7(1):87-100.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB, UPAYA PENCEGAHAN, DAN PENANGGULANGAN STUNTING DI DESA MARA KECAMATAN SIPORA SELATAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI. (2025). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(5), 1991-2000. https://cibjournal.com/index.php/krepa/article/view/5110

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 91

You may also start an advanced similarity search for this article.