IMPLEMENTASI EDUKASI GIZI MELALUI DEMONSTRASI PENGOLAHAN SEMPOL DAUN KELOR UNTUK PMT DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA KEDUNGAMPEL KECAMATAN CAWAS KABUPATEN KLATEN

Authors

  • Cindy Valentina Natasya Sianturi Universitas Negeri Semarang Author
  • Alifa Nadya Nawang Wulan Universitas Negeri Semarang Author

Keywords:

Stunting, PMT, Balita, Daun Kelor, Stunting, PMT, Toddlers, Moringa Leaves

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia dengan prevalensi 21,6% pada tahun 2022, angka yang masih jauh dari target nasional 14%. Kondisi ini berkaitan dengan kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, pola asuh yang kurang tepat, serta rendahnya akses pangan bergizi pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu pangan lokal yang kaya vitamin dan mineral sehingga berpotensi mendukung pencegahan stunting. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Kedungampel tentang stunting dan gizi, serta memberikan keterampilan dalam mengolah sempol kelor sebagai alternatif PMT berbasis pangan lokal. Metode yang digunakan meliputi observasi, penyampaian materi edukasi, pembagian buku saku, diskusi interaktif, serta demonstrasi dan praktik pembuatan sempol kelor. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai penyebab dan pencegahan stunting serta tingginya antusiasme dalam memanfaatkan kelor sebagai sumber gizi keluarga. Peserta menerima sempol kelor dengan baik dan menilai bentuk olahan ini mudah dibuat dan disukai anak. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi gizi yang dipadukan dengan pemanfaatan pangan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung pencegahan stunting di tingkat desa.

Stunting remains a major nutritional problem in Indonesia, with a prevalence of 21.6% in 2022, far from the national target of 14%. This condition is associated with chronic malnutrition, recurrent infections, inadequate parenting, and limited access to nutritious food during the first 1,000 days of life. Moringa leaves (Moringa oleifera) are a local food rich in vitamins and minerals, potentially supporting stunting prevention. This activity aims to increase the knowledge of the Kedungampel Village community about stunting and nutrition, as well as provide skills in preparing moringa sempol as an alternative to PMT (Food and Nutritional Supplements) based on local foods. The methods used included observation, educational materials, handbook distribution, interactive discussions, and demonstrations and practice in making moringa sempol. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the causes and prevention of stunting, as well as high enthusiasm for utilizing moringa as a source of family nutrition. Participants received moringa sempol well and found this processed form easy to make and enjoyed by children. This activity demonstrates that nutrition education combined with the use of local foods can be an effective strategy in supporting stunting prevention at the village level.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ebrahim, M., & Manji, K. (2025). Role of infant and early-childhood nutrition on gut inflammation, stunting, growth, and development in the African context: A narrative review. Nutrition in Clinical Practice.

Fauziandari, E.N. (2019). Efektivitas Ekstrak Daun Kelor Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri. Jurnal Kesehatan Karya Husada, 7(2), 185–190.

Hanan, S., Sinaga, L., Maharani, P. S., Wardhani, M., & Shobrina, A. (2025). Implementasi Program Penyuluhan dan pemberian Makanan Tambahan dalam Upaya Penanggulangan Stunting di Desa Garut, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang. Abdi Kriya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 41-48.

Hatijar, H. (2023). Angka Kejadian Stunting Pada Bayi dan Balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(1), 224–229.

Irwan, Z. (2020). Kandungan Zat Gizi Daun Kelor Berdasarkan Metode Pengeringan. Jurnal Kesehatan Manarang, 6(1), 69–77.

Kemenkes RI. (2020). Rencana Aksi Program 2020-2024.

Nirmalasari, N.O. (2020). Stunting Pada Anak: Penyebab dan Faktor Risiko Stunting di Indonesia. Qawwam Journal for Gender Mainstreaming, 14(1), 19–28.

Noviana, U., et al. (2023). Analisis Faktor Kemandirian Keluarga Dalam Pencegahan Stunting Pada 1000 HPK. Nursing Update, 14(1), 134–141.

Nurfajrina, A. (2023). Mengenal Gerakan PKK: Fungsi, Tugas, dan Contoh Kegiatan. DetikNews.

Sada, M. & Matto, M.A. (2022). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Peran Gizi Seimbang Dengan Komposisi Isi Piringku. Panrita Abdi, 6(2), 420–427.

Saras, T. (2022). Manfaat dan Khasiat Daun Kelor Untuk Kesehatan. Tiram Media.

Downloads

Published

2025-11-29

How to Cite

IMPLEMENTASI EDUKASI GIZI MELALUI DEMONSTRASI PENGOLAHAN SEMPOL DAUN KELOR UNTUK PMT DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA KEDUNGAMPEL KECAMATAN CAWAS KABUPATEN KLATEN. (2025). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(4), 1501-1510. https://cibjournal.com/index.php/krepa/article/view/2342

Similar Articles

1-10 of 18

You may also start an advanced similarity search for this article.