ANALISIS PENYEBAB NELAYAN TERJEBAK DALAM LINGKARAN KEMISKINAN DI DESABOGAK, KECAMATAN TANJUNG TIRAM, KABUPATEN BATU BARA
Keywords:
Kemiskinan, Nelayan, Patron-klienAbstract
Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang menjebak nelayan di Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, dalam kemiskinan melalui Pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Sistem patron informal terutama tengkulak dan pemilik kapal menghambat kemandirian ekonomi nelayan karena pola bagi hasil yang berat sebelah dan ketergantungan pada utang. Bantuan pemerintah yang ada bersifat sporadis, tidak berkelanjutan, dan kurang disesuaikan dengan kebutuhan local sehingga belum mampu menggantikan peran patron informal. Rendahnya pendidikan dan keterampilan teknis nelayan mempersempit peluang diversifikasi pendapatan serta inovasi dalam praktik perikanan. Fluktuasi pendapatan akibat cuaca dan musim menyebabkan ketidakstabilan ekonomi keluarga, sementara akses terbatas terhadap modal dan layanan keuangan formal membatasi investasi pada peralatan yang dapat meningkatkan produktivitas. Minimnya infrastruktur pasar, termasuk ketiadaan fasilitas pengolahan ikan dan jaringan distribusi, melemahkan posisi tawar nelayan terhadap pembeli. Di tingkat rumah tangga, perempuan nelayan menghadapi beban ganda antara mendukung ekonomi keluarga dan mengurus rumah tangga, yang semakin memperberat tekanan ekonomi. Penelitian merekomendasikan peningkatan program edukasi dan pelatihan keterampilan nelayan, pengembangan layanan keuangan mikro yang inklusif, serta perbaikan infrastruktur pasar dan kelautan agar ketergantungan pada patron informal berkurang, daya saing nelayan meningkat, dan peran perempuan dalam ketahanan ekonomi keluarga nelayan di Desa Bogak dapat diperkuat.
Downloads
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: Syakir Media Press.
Adi, I. R. (2004). Ilmu Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Jakarta: FISIP UI Press.
Akhmad, A. N. (2020). Analisis Faktor-faktor yang Memengaruhi Pendapatan Nelayan Tradisional di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Jurnal Galung Tropik, 324-331.
Arifin, A. (2022). Kayanya Laut, Miskinnya Nelayan: Sebuah Paradoks di Jagad Maritim. Makassar: Unhas Press.
Bado, B., & Zulkifli. (2021). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Wilayah Pesisir. Banten: Desanta Muliavisitama.
Bahri, S., & P, F. (2019). Nelayan dan Kemiskinan : Nelayan Bugis Sumpang Minangae. Makassar: UPT. Unhas Press.
BPS Kabupaten Batubara. (2024). Kabupaten Batubara dalam Angka. Batubara: Pemerintah Kabupaten Batubara.
Dahuri. (2020). Keanekaragaman Hayati Laut: Aset Pembangunan Berkelanjutan Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Dahuri, R. (2004). Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. Jakarta: PT. Anem Kosong Anem.
Fahrudin, A. (2012). Pengantar Kesejahteraan Sosial. Balikpapan: Refika Aditama.
Fatmawati. (2022). Analisis Masalah Kemiskinan dan Kebijakan Sosial. Depok: Rajagrafindo Persada.
Fiantika, F. R. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. Padang: Global Eksekutif Teknologi.
Gde Wikan Pradnya Dana, d. (2025). Transformasi Digital Pelayanan Administrasi Desa Berbasis Website Sebagai Upaya Menuju Smart Village di Desa Peguyangan Kaja. Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi, 1-10.
Iing Mursalin, d. (2024). Strategi Nasional Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting 2025-2029. Jakarta: Sekretariat Wapres Republik Indonesia.
Irawan, d. (2023). Pengelolaan Administrasi Pemerintahan Desa untuk Mendukung Desa Digital. Jurnal Teknologi Pengabdian Masyarakat, 20-24.
Kusnadi. (2002). Konflik Sosial Nelayan: Kemiskinan dan Perebutan Sumber Daya Perikanan. Yogyakarta: Penerbit LkiS.
Kusnadi. (2009). Kebudayaan Nelayan dan Dinamika Ekonomi Pesisir. Yogyakarta: Amiruz Media.
Kusnadi. (2022). Nelayan: Strategi Adaptasi dan Jaringan Sosial. Yogyakarta: Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS).
Kusumastuti, A. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Semarang: Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo.
Murdiyanto, E. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: LPPM UPN Veteran Yogyakarta Press.
Najib, M. A., Nurjannah, S., & Parama, I. M. (2024). Menyingkap Realitas Kemiskinan Pada Masyarakat Pesisir Di Desa Kuranji Dalang Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat. Sosiologi Universitas Mataram, 69-88.
Nuris, N. D. (2024). Hubungan Patron-Klien dalam Membentuk Kemiskinan Nelayan. Innovative: Journal of Social Science Research, 6849-6855.
Purnomo, & Tahir, I. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Berbasis Kearifan Lokal. Sukoharjo: Epigraf Komunikata Prima.
Retnowati, E. (2020). Nelayan Indonesia dalam Pusaran Kesmiskinan Struktural (Perspektif Sosial, Ekonomi, dan Hukum. Perspektif, 149-159.
Sari, R. D., & Heriyanti, L. (2025). Dampak Judi Online Terhadap Keluarga Nelayan di Pulau Baai Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah IDEA, 127-138.
Siagian, S. (2011). Administrasi Pembangunan: Konsep, Dimensi, dan Strateginya. Jakarta: Bumi Aksara.
Silalahi, M. M. (2024). Analisis Faktor Penyebab Kemiskinan: Studi Kasus Nelayan Tradisional di Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate. Journal of Geographical Sciences and Education, 9-17.
Sitohang, d. (2015). Pola Pengembangan Ekowisata Mangrove di Pantai Bali Desa Masjid Lama Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara. Acta Aquatica, 107-111.
Suleman, A. (2019). Kemiskinan Struktural dan Hubungan Patron Klien Nelayan di Desa Maitara Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan. Jurnal Holistik, 1-20.
Suriadi, A. (2024). Model Pemberdayaan Perempuan Keluarga Nelayan Miskin Berbasis Lokalitas di Pesisir Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara. Medan: Sekolah Pascasarjana USU.
Syarif, E., & Maddatuang. (2023). Dinamika Kemiskinan Nelayan. Purbalingga: Eureka Media Aksara.

