PENDAMPINGAN PEMBUATAN DAN AKTIVASI QRIS UNTUK UMKM DESA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN TRANSAKSI NON TUNAI DESA MARTA JAYA KECAMATAN LUBUK RAJA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU
Keywords:
QRIS, GoPay Merchant, UMKM, pembayaran non tunai, KKN.Abstract
Perkembangan teknologi digital mendorong terjadinya transformasi sistem pembayaran dari tunai ke non-tunai, termasuk pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, masih banyak pelaku UMKM di wilayah pedesaan yang belum menerapkan pembayaran digital karena keterbatasan literasi dan pendampingan teknis. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan penerapan pembayaran non-tunai melalui aktivasi QRIS dan penggunaan aplikasi GoPay Merchant pada usaha pembuatan keripik tempe di Desa Marta Jaya, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten OKU. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, wawancara, serta pendampingan dan pelatihan langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemilik usaha mampu memahami konsep pembayaran non-tunai dan berhasil mengaktifkan serta menggunakan QRIS melalui GoPay Merchant. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan efisiensi transaksi, keamanan, dan profesionalisme usaha, serta mendukung digitalisasi UMKM dan inklusi keuangan di tingkat desa.
Downloads
References
Bank Indonesia. (2022). Sistem pembayaran dan uang elektronik di Indonesia. Bank Indonesia.
Gojek. (2023). Ekosistem digital Gojek. PT Aplikasi Karya Anak Bangsa.
GoPay. (2023). GoPay Merchant: Solusi pembayaran digital untuk UMKM. GoPay Indonesia.
Hutabarat, R., Effendy, A., & Setiawan, D. (2025). Digitalisasi sistem pembayaran dan peran UMKM dalam perekonomian nasional. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Digital, 5(1), 15–25.
Rahardjo, B. (2021). Transformasi pembayaran digital di Indonesia. Jurnal Sistem Informasi Keuangan, 3(2), 45–56.
Raharti, N., et al. (2026). Penerapan transaksi non-tunai terhadap pengelolaan keuangan UMKM. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 30–40.
Utami, N. (2025). Pengaruh adopsi QRIS terhadap kinerja keuangan UMKM. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 6(2), 78–88.

