INSTALASI INSINERATOR UNTUK MENCEGAH PENCEMARAN UDARA DI DESA PERIAN
Keywords:
Pencemaran udara, Pengolahan sampah, InsineratorAbstract
Seiring meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi masyarakat, permasalahan pengelolaan sampah menjadi tantangan signifikan di berbagai daerah, termasuk di Desa Perian. Praktik pembakaran sampah secara terbuka masih banyak dilakukan dan menjadi salah satu penyumbang utama pencemaran udara yang berdampak negatif terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, teknologi insinerator diperkenalkan sebagai alternatif pengolahan sampah yang lebih terkontrol dan ramah lingkungan. Instalasi insinerator ini ditujukan untuk mengurangi tingkat pencemaran udara di Desa Perian. Setelah tiga bulan berjalan, penerapan insinerator ini berpotensi meningkatkan kualitas lingkungan dengan menekan emisi berbahaya dan mengurangi dampak negatif pembakaran sampah terbuka. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah desa dan pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan strategi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Downloads
References
DAFTAR PUSTAKA
Iskandar, J. (2016). Indek dan Skala dalam Penelitian. Bandung: Puspaga. Handoko, T. Hani dan Rektor, R. Achmad. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia. BPFE Yogyakarta.
Dewi, A., Rahman, T., & Lestari, P. (2024). Efektivitas teknologi insinerator dalam mengurangi volume sampah rumah tangga. Jurnal Pengelolaan Lingkungan, 12(1), 45–56.
Hermansyah, B., Siregar, M., & Hidayat, R. (2017). Dampak pembakaran sampah terbuka terhadap kualitas udara. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 9(2), 101–110.
Maliq, A., Pratama, D., & Wulandari, S. (2025). Teknologi insinerator dan tantangan implementasinya di masyarakat. Jurnal Teknologi Hijau, 7(3), 22–34.
Muldiani, S., Fathurrahman, L., & Putri, N. (2024). Analisis kualitas udara pada wilayah pemukiman berbasis pengelolaan sampah modern. Jurnal Sains Lingkungan, 14(2), 88–97.
Suhardono, Y., & Suryawan, A. (2024). Pengaruh penggunaan insinerator terhadap penurunan polusi udara di daerah pedesaan. Jurnal Lingkungan Berkelanjutan, 8(1), 14–26.
Syamsiro, M., Kartika, D., & Lazuardi, A. (2023). Pengelolaan sampah berkelanjutan sebagai upaya mitigasi pencemaran lingkungan. Jurnal Energi & Lingkungan, 11(4), 203–215.
Suwito, A., & Sukmana, R. (2024). Peran teknologi tepat guna dalam meningkatkan kualitas lingkungan desa. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 55–67.
Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. (2003). Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 13/MENLH/3/2003 tentang Baku Mutu Emisi. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup.

